Suara.com - Sukarelawan Ganjar Sejati melakukan aksi nyata pemberdayaan masyarakat lewat pelatihan membuat olahan bakso tahu di Kampung Cibodas, Kelurahan Utama, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi, Jawa Barat.
Ganjar Sejati optimistis bila edukasi berbasis kuliner ini bisa dipahami serta diimplementasikan nantinya bakal berdampak kepada ekonomi masyarakat setempat di masa mendatang.
Koordinator Wilayah Ganjar Sejati Bandung Raya Imam Turniman mengatakan pangsa pasar dari usaha bakso tahu memang cukup bagus serta sangat mudah diterima oleh masyarakat.
Tingginya penggemar bakso tahu menjadikan peluang usaha kuliner tersebut kini semakin menjanjikan.
Melalui pelatihan ini Ganjar Sejati ingin mengakselerasi pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat. Kegiatan pelatihan bakso tahu ala Ganjar Sejati ini disambut oleh antusiasme masyarakat.
Ganjar Sejati menghadirkan Ajat Drajatna yang sudah bertahun-tahun berkecimpung mengembangkan UMKM Kuliner Bakso Tahu sebagai pemateri pada pelatihan.
"Tujuan kegiatan ini yang pertama memberikan ilmu untuk masyarakat tentang UMKM yang selama ini mencari resep secara praktis dipraktekkan kepada masyarakat," kata Imam ditulis Rabu (4/10/2023).
Menurut dia, camilan yang terbuat dari perpaduan tahu dan campuran ikan tenggiri dan ayam ini memiliki cita rasa yang lezat, kenyal, nan lembut sangat cocok untuk mengisi perut.
Imam menyebut pihaknya juga akan memberikan pendampingan lanjutan hingga warga di Kota Cimahi yang mengikuti pelatihan tersebut mahir dan mampu membuat bakso tahu.
Baca Juga: 5 Rekomendasi Kuliner Dekat Stasiun Kereta Cepat Padalarang: Dari Legendaris Hingga Kekinian
Selain itu, Ganjar Sejati turut menyosialisasikan sosok Ganjar Pranowo sebagai bakal calon presiden 2024.
"Betul jadi kami dari Ganjar sejati tidak hanya ingin mensosialisasikan figurnya, tapi bagaimana membangun potensi masyarakat untuk kedepannya bisa mengembangkan potensi ekonomi di bidang kuliner seperti itu," jelas dia.
Ajat selaku pemateri pelatihan mengatakan membuat kuliner jajanan bakso tahu ini terbilang cukup mudah. Hanya perlu menyiapkan beberapa bahan seperti tepung aci, tahu, ikan tenggiri, dan ayam, serta bumbu-bumbu lainnya.
Menurut Ajat, modal yang dibutuhkan dalam membuat bakso tahu tidak terlalu besar tetapi dapat menghasilkan cuan yang menjanjikan.
"Untuk bakso tahu ini modal gak terlalu besar tapi juga bisa menjanjikan dan itu dijual tergantung lokasi. Bisa di pemukiman warga biasa itu dengan harga paling satu butir Rp1.000," jelas dia.
"Kalau misalkan untuk langganan saya keseharian dari modal Rp200 ribu (untuk 100 porsi) saya bisa menghasilkan Rp400-500 ribu," tukas Ajat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- 6 Sepatu Puma Wanita yang Lagi Diskon 55 Persen di Toko Resmi, Ada Model Lari hingga Sneaker
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Tak Cuma AS, Pemerintah RI Siapkan 'Karpet Merah' DHE SDA Eksportir Asing
-
Perkuat GCG dan Efisiensi, Pengamat Apresiasi Tata Kelola BUMN
-
Danantara Sumberdaya Indonesia Beroperasi, Pemerintah Masih "Buta" Soal Target Kinerja
-
DSI Resmi Kelola Ekspor Mulai 1 Juni, Ada Bocoran Peran Dirjen Bea Cukai
-
Belajar dari 'TikTok', Rugi di Pasar Modal: Bahaya Investasi Berbasis Tren Media Sosial
-
Bisnis Gerai Minuman di Tengah Tekanan Ekonomi, Ada yang Tutup dan Berkembang
-
IHSG Ambles Tapi Aset Emiten Melesat Rp94 Triliun, Ini Penyebabnya
-
Harga CPO Anjlok Pertengahan Tahun 2026, Kemendag Ungkap Penyebabnya
-
Rincian Aturan Baru Pajak UMKM: CV, Firma, dan PT Baru Kehilangan Fasilitas PPh
-
Harga Pangan Kian Meroket: Cabai Merah Besar Tembus Rp107 Ribu, Beras Ikut Naik