Suara.com - Emiten PT Kokoh Exa Nusantara Tbk (KOCI) secara resmi melisting saham perdana atau Initial Public Offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, pada hari ini, Jumat (6/10/2023).
Dalam proses ini, perusahaan berhasil menghimpun dana segar sekitar Rp54 miliar. Mayoritas dari dana tersebut rencananya akan dialokasikan untuk melunasi pembelian tanah.
Perseroan menjual sekitar 450 juta lembar saham atau setara dengan 10,19 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan setelah IPO, dengan harga penawaran umum sekitar Rp120 per saham.
Dengan demikian, perseroan berhasil meraih dana segar senilai Rp54 miliar, yang sekitar 64,51 persen akan digunakan untuk belanja modal atau capital expenditure (capex) dalam rangka pelunasan pembelian tanah seluas 25,53 hektar. Kemudian, sisanya sebesar 35,49 persen akan digunakan untuk modal kerja perseroan.
Dikutip dari Antara, bertindak sebagai Penjamin Pelaksana Emisi Efek dan juga sebagai Penjamin Emisi efek adalah PT Panca Global Sekuritas.
Hingga pukul 09.55 WIB, saham KOCI tercatat turun 14,17 persen atau 17 poin ke posisi Rp103 per saham dari harga perdana senilai Rp120 per saham.
Sebagai informasi, saat ini perseroan sedang mengembangkan kawasan hunian berkonsep Kota Mandiri bernama Kokoh City di kawasan Gerbang Kertasusila yang berjarak 15 kilo meter (km) dari pusat Kota Surabaya.
Selain menyediakan tipe rumah non subsidi, perseroan juga melayani Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) dengan produk rumah subsidi dalam upaya berkontribusi pada program pemerintah untuk memenuhi kebutuhan rumah tinggal yang layak. Perseroan telah mendapatkan izin lokasi seluas 300 hektar (ha).
Melalui kerja sama dengan Bank BTN, BTN syariah dan beberapa bank lainnya sebagai penyedia kredit pemilikan rumah (KPR), penghasilan perseroan selain dari aktivitas penjualan rumah tapak juga dari jasa konstruksi.
Baca Juga: Sumber Global (SGER) Siap Bagi Dividen Rp590 Miliar
Berita Terkait
-
Simak Pergerakan Saham PTPP Usai Genggam Proyek Kantor di IKN Nusantara
-
GPF Lagi-lagi Berikan 392,02 Juta Saham GOTO ke Karyawan dan Konsultan
-
China Pegang Saham Kereta Cepat Indonesia, Segini jumlahnya
-
Pemegang Obligasi Tolak Hasil RUPO Waskita Karya, Nasib Sahamnya Bagaimana?
-
Belum Bisa Tenang, Waskita Karya Kembali Hadapi Gugatan PKPU
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
Pilihan
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
Terkini
-
Purbaya Lantik Robert Marbun Jadi Sekjen Kemenkeu, Gantikan Heru Pambudi
-
KPPU Sebut Kesepakatan Bunga Pinjol 0,8 Persen Rugikan Konsumen, Ternyata Bukan Arahan OJK
-
Mudik 2026, SIG Berangkatkan Ribuan Orang dan Salurkan Bantuan
-
Harga Emas Pegadaian Jumat Ini Stagnan, Cek Perbandingan Galeri 24 dan UBS
-
KPPU Hukum 97 Pinjol, Denda Fantastis Rp755 Miliar Menanti
-
Rupiah Terus Lemas, Kurs Dolar AS di Jual Rp17.000 di Mandiri, BNI, BRI, dan BCA
-
Perang Timur Tengah Guncang Ekonomi Global, Maskapai hingga Pertanian Alami Kerugian
-
BRI Perkuat UMKM: Dari Modal Rp250 Ribu, Usaha Kuliner Ayam Panggang Bu Setu Sudah Bergulir 35 Tahun
-
Subsidi Energi Bengkak, Program Kompor Listrik Didorong Diperkuat
-
Harga Pangan Nasional Pasca-Lebaran: Cabai Turun Tajam, Daging Sapi Naik