Suara.com - PT DCI Indonesia Tbk (DCII), menjadi operator data center pertama yang meraih Tier IV Gold Certification of Operational Sustainability (TCOS) oleh Uptime Institute. Dengan penghargaan itu, infrastruktur Data Center yang dibangun DCII diakui oleh dunia.
Adapun, Uptime Institute merupakan Otoritas Infrastruktur Digital Global yang berfokus pada penilaian dan peningkatan keandalan, ketahanan, dan keberlanjutan pusat data dan infrastruktur penting.
Uptime Institute's Tier Certification of Operational Sustainability (TCOS) dari Uptime Institute dikenal dengan evaluasi ketatnya terhadap operasi pusat data, perilaku yang diprioritaskan, dan penilaian risiko, yang memastikan kinerja yang efektif dan efisien.
CEO DCI Indonesia, Toto Sugiri mengatakan, meskipun fasilitas data center tersebut menyumbang 20% dari fondasi perseroan, tetapi kekuatan pendorong sebenarnya di balik kesuksesan kami terletak pada 80% sisanya yang didedikasikan untuk operasi perseroan.
"Fasilitas kami yang canggih menyediakan infrastruktur yang kokoh, namun sinergi dari tim operasi kami yang sangat ahli dan mudah beradaptasilah yang menjadi kekuatan pendorong kesuksesan kami. Selain itu, operasi DCI didukung oleh otomatisasi dan pemeliharaan prediktif, yang membedakan kami dari industri lainnya," ujarnya yang dikutip, Selasa (17/10/2023).
Sebagai perusahaan pertama di Asia Tenggara yang meraih Sertifikasi TCOS Emas Tier IV, DCI bangga mewakili Indonesia sebagai salah satu pemimpin regional dalam industri pusat data, yang menetapkan tolok ukur baru untuk keunggulan operasional dan keberlanjutan.
Mirip dengan sertifikasi Tingkat DCI lainnya, Sertifikasi TCOS ini diberikan kepada JK5 Data Center Hall 5A DCI, namun SOP, proses, dan standar berlaku secara seragam di seluruh pusat data Platform DCI (yaitu kampus H1, H2, E1).
"Manajemen operasi, kerangka kerja, dan eksekusi mereka yang khas serta fasilitas Tier IV mereka menetapkan tolok ukur baru di kawasan ini. Pencapaian DCI Indonesia menunjukkan dedikasi mereka dalam memastikan pengoperasian pusat data yang berkesinambungan dan andal, memberikan landasan yang kuat bagi kebutuhan bisnis penting klien mereka," kata Mustapha Louni, Senior Vice President, IMEA & SAPAC Regions untuk Uptime Institute.
Pengakuan Uptime Institute atas pencapaian DCI Indonesia menegaskan dedikasi perusahaan terhadap praktik terbaik dan melampaui standar industri bagi mitra dan kliennya. Penghargaan Tier IV Gold TCOS Certification menandai pencapaian signifikan bagi DCI Indonesia dan mengukuhkan posisi mereka sebagai penyedia solusi pusat data terkemuka di Indonesia dan kawasan.
Baca Juga: Ini Infrastruktur yang Mau Dibangun Dato Sri Tahir di IKN Sampai Minta Izin Ibu
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Mulai Hari Ini Pemerintah Tanggung PPN Tiket Pesawat Kelas Ekonomi
-
BRILink Agen Mekaar 426 Ribu, BRI Perluas Inklusi hingga Desa
-
BRI Consumer Expo 2026 Surabaya Tawarkan Promo Spesial dan Hiburan Musik
-
Hampir Separuh UMKM di Sektor Pangan, Masalah Pasar Masih Jadi Hambatan
-
OJK Perpanjang Batas Laporan Keuangan Asuransi hingga Juni 2026
-
OJK: Bank Bisa Penuhi Kebutuhan Valas Tanpa Bikin Rupiah Semakin Goyah
-
Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Tembus Rp64.050/Kg, Telur Ayam Nyaris Rp32 Ribu
-
Masih Harus Uji Coba, Status Bahan Bakar Bobibos Tunggu Kepastian Kategori BBN atau BBM
-
Saham BBCA Anjlok ke Level Era Covid-19, Asing Penyebabnya
-
Pegadaian Cabang Bima Serahkan Bantuan CSR Peralatan Ibadah ke Masjid Al Ijtihad