Suara.com - PetroChina International Jabung Ltd menyiapkan stretegi untuk bisa mencapai target produksi minyak dan gas (Migas) yang ditetapkan SKK Migas. Selain itu, PetroChina juga berkomitmen untuk bisa mencapai target 12 miliar standar kaki kubik per hari (BSCFD) gas di tahun 2030.
ield Manager PetroChina Jabung, Rudy Hermawan mengatakan, salah satu cara untuk mencapai target tersebut dengan melakukan eksplorasi secara agresif.
"Kami terus menggenjot berbagai program eksplorasi dan pengembangan demi meningkatkan produksi di WK Jabung," ujarnya di Betara Gas Plant (BGP), Jambi, Rabu (19/10/2023).
Rudy menjelaskan, pihaknya akan berencana melakukan 2 pemboran sumur eksplorasi, NEB SUN-1 & NEB BASE-3, sebagai bagian dari pemenuhan komitmen kerja pasti di WK Jabung tahun 2023. Kemudian, PetroChina Jabung, juga mencanangkan 11 program pengeboran pengembangan di 6 lapangan yang berada di Wilayah Kerja Jabung di tahun ini.
"Sampai saat ini, tujuh sumur telah ditajak, yakni WB-D16, NEB-101, SB-D21, NEB-93, Panen-D15, NEB-83 dan Gemah-75," jelas dia.
Selain itu, tutur Rudy, pihaknya tengah mempersiapkan Survei Seismik 3D & 2D 2023 untuk WK Jabung yang akan dimulai pada kuartal 4 tahun 2023 dan berlangsung selama 15 bulan.
"Sosialisasi kegiatan Survei Seismik di Kabupaten Tanjung Jabung Timur telah dimulai pada 4 September 2023," kata dia.
Dalam kesempatan yang sama, Exploration Manager PetroChina Jabung, Hendra Niko menambahkan, pada tahun ini, PetroChina Jabung akan fokus dalam menemukan cadangan sumber daya migas baru di WK Jabung. Dia menyebut, dengan target Indonesia menuju transisi energi, maka keberadaan WK Jabung yang dikelola oleh PCJL menjadi selaras dengan target tersebut.
"Di WK Jabung, 65% produksinya adalah gas, hal ini terkait dengan pengendapan masa lalu materi pembuatan hidrokarbon yang kebanyakan gas," imbuh dia.
Baca Juga: PetroChina Ekspor Gas Hasil Eksplorasi ke Singapura
Sebagai informasi, PetroChina International Jabung Ltd telah mengoperasikan WK Jabung seluas 1.643 kilometer persegi di Provinsi Jambi sejak 2002, yaitu setelah mengakuisisi WK ini dari operator sebelumnya, Devon Energy. Sejak 2006, PetroChina Jabung telah membukukan produksi harian rata-rata yang stabil di atas 50.000 BOEPD (barel setara minyak per hari).
Pada tahun 2022, PetroChina Jabung mencatatkan realisasi lifting harian rata-rata sebesar 15.618 BOPD minyak dan kondensat serta 173 MMSCFD gas.
Dua fasilitas utama pengolahan migas yang terdapat di WK Jabung adalah Betara Gas Plant (BGP) di Kecamatan Betara, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, serta North Geragai Fractionation (NGF) di Kecamatan Geragai, Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Pada tanggal 27 Februari 2023, PetroChina Jabung telah resmi memulai masa perpanjangan kontrak sebagai operator Wilayah Kerja Jabung untuk periode 2023 - 2043.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Sunscreen Menghilangkan Flek Hitam Usia 40 Tahun
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 5 Bedak Murah Mengandung SPF untuk Dipakai Sehari-hari, Mulai Rp19 Ribuan
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 50 Kode Redeem FF Terbaru 17 Januari 2026, Klaim Hadiah Gojo Gratis
Pilihan
-
Jelang Kunjungan Prabowo ke Inggris, Trah Sultan HB II Tolak Keras Kerja Sama Strategis! Ada Apa?
-
Siapa Ario Damar? Tokoh Penting Palembang yang Makamnya Kini Dikritik Usai Direvitalisasi
-
Fadli Zon Kaget! Acara Serah Terima SK Keraton Solo Diserbu Protes, Mikrofon Direbut
-
Tim SAR Temukan Serpihan Pesawat ATR42-500 Berukuran Besar
-
KLH Gugat 6 Perusahaan Rp 4,8 Trliun, Termasuk Tambang Emas Astra dan Toba Pulp Lestari?
Terkini
-
Harga Emas Antam Tembus Rp 2,7 Juta/Gram Hari Ini
-
Kemenhub Ungkap Kondisi Awak Hingga Pesawat ATR 42-500 Fit dan Layak Terbang
-
IHSG Masih Betah di Level 9.000 di Pembukaan Awal Pekan
-
IHSG Diprediksi Sideways, Cek Saham-saham Rekomendasi Analis Hari Ini
-
Harga Emas di Pegadaian Stabil, Pembeli Bisa Pesan Secara Online
-
Daftar Kode SWIFT BNI dan Cara Pakai untuk Transfer Internasional
-
Bencana Sumatera Jadi Alarm Keras: Pemerintah Didesak Perketat Standar Tata Kelola Tambang
-
Rentetan Penelitian Ungkap Kerusakan Permanen Akibat Tambang Ilegal
-
Pergerakan Saham BUMI: Dilepas Asing, Diborong Lokal, Proyeksi Masih Kuat?
-
Membangun Fondasi Ekonomi Masa Depan Melalui Pendidikan Dini