Suara.com - Perperangan antara Israel dengan Hamas di Gaza, Palestina ternyata berefek panjang pada ekonomi Global. Bahkan, ekonomi global bakal bisa alami kemunduran atau resesi imbas perang yang terus memanas itu.
Kepala Eksekutif Manajer BlackRock, Larry Fink mengatakan, perperangan yang terus terjadi itu telah membentuk kebiasaan dan masa depan baru bagi ekonomi dunia.
"Apalagi, risiko geopolitik merupakan komponen utama dalam membentuk seluruh kehidupan kita," ujar Fink Seperti dilansir dari The Guardian, Senin (6/11/2023).
Dirinya kembali menjelaskan, perperangan itu juga memicu ketakutan umat manusia, sehingga enggan mengeluarkan dananya untuk konsumsi atau belanja. Sehingga, hal ini yang membuat resesi global semakin nyata, di mana resesi itu akan terjadi di Eropa dan Amerika Serikat.
Sementara, Pimpinan JP Morgan, Jamie Dimon menurutkan, perperangan yang terus terjadi bikin ekonomi global tidak dapat diprediksi.
"Apa yang terjadi di bidang geopolitik saat ini adalah hal terpenting bagi masa depan dunia - kebebasan, demokrasi, pangan, energi, imigrasi," kata dia.
Dimon juga sempat mengungkapkan bahwa, dunia akan menghadi krisis yang paling berbahaya dalam beberapa dekade terakhir. Konflik yang meluas bisa menimbulkan dampak luas pada harga energi, harga pangan, perdagangan internasional, serta hubungan diplomatik.
Managing Partner EY Inggris, Anna Anthony memastikan, bahwa ekonomi Inggris walaupun jauh dari resesi, tetapi masih dihalau banyak tantangan.
"Tekanan biaya hidup yang signifikan terus mempengaruhi kemampuan belanja rumah tangga dan semakin banyak rumah tangga yang mengalami kesulitan untuk memenuhi pembayaran pinjaman," jelas dia.
Baca Juga: Lesu Darah! Pertumbuhan Ekonomi RI Kuartal III 2023 Anjlok, Begini Kondisinya
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Dugaan Skandal PT Minna Padi Asset Manajemen dan Saham PADI, Kini Diperiksa Polisi
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
Terkini
-
AS - Iran Memanas di Selat Hormuz, Brent Tembus 67 Dolar AS
-
Dolar AS Menguat, Rupiah Turun ke Level Rp16.766
-
Harga Emas Antam Melambung Tinggi, Hari Dibanderol Rp 2.964.000/Gram
-
Sama-sama Bisnis di Pertambangan, Perbedaan Perminas dengan MIND ID
-
IHSG Bergerak Dua Arah di Rabu Pagi, Cek Saham Pilihan
-
Profil PT Minna Padi Asset Manajemen: Jaringan, Pemilik Saham dan Afiliasi PADI
-
Purbaya: Pertumbuhan Ekonomi RI 2029 Bisa Dekati 8 Persen, Jika Saya Masih Menkeu
-
Tekan Biaya Transaksi Demi Likuiditas, Strategi Jangka Panjang Industri Kripto Nasional
-
BEI Buka Kembali 5 Emiten Ini, Cek Pergerakan Sahamnya
-
Dugaan Skandal PT Minna Padi Asset Manajemen dan Saham PADI, Kini Diperiksa Polisi