Suara.com - Grup Band asal Inggris Coldplay bakal manggung dalam konser di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) Rabu (15/11/2023) hari ini. Biaya gelar konser Coldplay pun tidak murah.
Kendati demikian, grup musik papan atas ini berencana manggung enam hari di Singapura yakni pada 23, 24, 26, 27. 30, dan 31 Januari 2024. Melihat lebih banyaknya tanggal, panitia pasti merogoh kocek lebih dalam untuk mengundang Coldplay ke Negeri Singa tersebut.
Biaya Gelar Konser Coldplay
Melansir dari Celebrity Talent, biaya mengundang Coldplay bergantung pada banyak variabel. Namun, secara umum prkiraan mengundang Coldplay untuk suatu acara konser berkisar antara USD 2.500.000 – USD 6.000.000 atau berkisar Rp28 hingga Rp87 miliar.
Promotor, PK Entertainment Group menyatakan bahwa seluruh tiket konser Coldplay untuk semua kategori dalam konser bertajuk Music of The Spheres World Tour telah habis terjual pada 19 Mei 2023 lalu. Namun demikian, pihak promotor tidak mengatakan secara terperinci berapa jumlah tiket yang terjual.
Sementara, jika dihitung kasar, biaya datangkan konser Coldplay ke Indonesia mari kita simulasikan jumlah penonton grup Inggris tersebut sama seperti penonton girlband Korea Selatan Blackpink yang juga berkonser di GBK pada Maret 2023 lalu.
Saat itu, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno, menulis ada sekitar 70.000 penonton menyambangi konser Blackpink. Jika tiket konser Coldplay laku dengan jumlah yang sama, dengan rata-rata setiap orang merogoh kocek Rp2,5 juta untuk membeli tiket, maka dari penjualan tiket konser tersebut bisa tembus Rp175 miliar. Jumlah ini belum termasuk tiket dari penjualan suvenir dan perlengkapan konser lainnya.
Coldplay sendiri menjadi grup band idola di tahun 2000-an dengan gaya musik rock alternatif. Beberapa lagu yang menjadi favorit pendengar antara lain Viva La Vida, Yellow, Fix You, dan Hymn for The Weekend.
Harga Tiket Konser Coldplay
Baca Juga: Ada Lebih dari 20 Lagu, Simak Prediksi Setlist Konser Coldplay di SUGBK
Tiket konser Coldplay di GBK dibanderol paling mahal dengan nominal Rp11 juta. Namun, yang paling murah ada pada kisaran Rp800.000. Berikut rinciannya.
1. Festival (Free standing) Rp 3.500.000
2. Cat 1 (Numbered seated) Rp 5.000.000
3. Cat 2 (Numbered seated) Rp 4.000.000
4. Cat 3 (Numbered seated) Rp 3.250.000.
5. Cat 4 (Numbered seated) Rp 2.500.000
Berita Terkait
-
6 Potret Chris Martin Nyeker di Jalanan Jakarta, Penampilannya Langsung Jadi Sorotan
-
Penonton Konser Coldplay Dihimbau Gunakan Transportasi Umum
-
Komentar Kocak Artis hingga Netizen saat Lihat Chris Martin Nyeker di Jakarta
-
Menguak Manfaat Jalan Kaki Nyeker Seperti Vokalis Coldplay Chris Martin: Kurangi Stres
-
Ada Lebih dari 20 Lagu, Simak Prediksi Setlist Konser Coldplay di SUGBK
Terpopuler
- 3 Mobil Bekas 60 Jutaan Kapasitas Penumpang di Atas Innova, Keluarga Pasti Suka!
- 5 Sepatu Lokal Senyaman Skechers, Tanpa Tali untuk Jalan Kaki Lansia
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- Cek Fakta: Viral Ferdy Sambo Ditemukan Meninggal di Penjara, Benarkah?
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
Pilihan
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
-
Daftar Saham IPO Paling Boncos di 2025
Terkini
-
Pembayaran Digital Meningkat, Gen Z Mulai Pilih untuk Berbisnis
-
Purbaya Tarik Dana SAL Rp 75 T dari Perbankan demi Belanja Pemerintah
-
Wamendag Cek Minyakita di Pasar Jakarta, Harga Dijual di Bawah HET
-
Harga Perak Melemah Tipis Awal Tahun 2026, Aksi China Bisa Picu Kenaikan Lagi?
-
Purbaya: Pertumbuhan Ekonomi RI 2025 5,2 Persen, Optimistis 6 Persen di 2026
-
Harga BBM SPBU Shell, Vivo, BP Serentak Turun, Ini Daftarnya
-
Dirut BSI Komitmen Terus Tingkatkan Pelayanan Nasabah di Tahun 2026
-
Penolakan Pembayaran Tunai, Wamendag Tegaskan Uang Cash Masih Berlaku di Pasar
-
Evaluasi Target Harga BUMI Usai Investor China Ramai Lego Saham Akhir 2025
-
Starbucks Masih Akan Tutup Tokonya di Tahun 2026, PHK Karyawan Mengintai