Suara.com - Jika Anda pengguna media sosial X tentu tidak asing dengan nama akun yang dimiliki dokter Tifa. Belakangan, ia kembali membuat geger dunia maya dengan mengkritik Gibran, setelah sebelumnya melayangkan kritik pada Ganjar beberapa waktu lalu. Sekilas profil pendidikan dan pekerjaan dr. Tifa yang kritik Gibran bisa Anda cermati di sini.
Memiliki nama lengkap Tifauzia Tyassuma, ia kembali melayangkan tudingan ijazah palsu pada Gibran Rakabuming Raka. Beberapa waktu yang lalu, ia juga pernah melayangkan tudingan serupa pada Presiden Joko Widodo.
Pendidikan dari dr. Tifa
Jika mengacu pada apa yang dituliskan pada akun LinkedIn miliknya, ia adalah seorang lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada Yogyakarta.
Ia kemudian melanjutkan pendidikannya dan mendapatkan gelar Ph.D. untuk bidang Molecular Epidemiology dari Universitas Indonesia.
Meski dapat dikatakan cukup bergengsi di bidang pendidikan dan kedokteran, namun ternyata sosok dokter fenomenal ini tercatat pernah menjadi mahasiswa di Sekolah Tinggi Filsafat Driyarkara. Pada sebuah kesempatan, dr. Tifa mengaku lulus dan mendapatkan gelar doktor dari perguruan tinggi di Jakarta Pusat tersebut.
Namun demikian klaim ini kemudian dibantah oleh pihak Sekolah Tinggi Filsafat Driyarkara. Pihak tersebut membenarkan nama dr. Tifa sempat mengambil program doktor di perguruan tinggi ini, namun dirinya tidak menyelesaikan pendidikan yang diambilnya tersebut hingga mendapatkan gelar.
Pekerjaan yang Dijalankannya saat Ini
Namanya sendiri diketahui pernah menjabat beberapa posisi penting. Saat ini, ia tercatat sebagai Presiden Ahlina Institute, Jakarta. Jabatan ini diembannya sejak tahun 2017 lalu.
Baca Juga: Akhirnya Buka Suara, Ini Kata Gibran Soal Tuduhan Ijazah Palsu UTS
Kemudian ia juga pernah menjadi Direktur Eksekutif di Center for Clinical Epidemiology & Evidence RSCM Jakarta pada tahun 2009 lalu. Tidak berhenti sampai situ saja, dr. Tifa pernah menjabat sebagai Sekretaris Jenderal untuk Indonesian Clinical Epidemiology & Evidence-Based Medicine Network RSCM Jakarta pada 2010.
Kembali Viral Lantaran Membahas Ijazah Gibran
Seperti beberapa waktu yang lalu ketika namanya viral karena membahas tudingan ijazah palsu yang dimiliki Presiden Joko Widodo, ia kembali mendapatkan perhatian publik setelah mempertanyakan tingkat pendidikan dan keaslian ijazah dari Gibran Rakabuming Raka, calon wakil presiden dari Prabowo Subianto.
Dalam akun X pribadi miliknya, ia menciutkan opini dan pertanyaan atas status serta legalitas dari ijazah yang dimiliki Gibran tersebut. Tentu saja, tanggapan publik di X langsung ramai merespon pertanyaan ini.
Kontributor : I Made Rendika Ardian
Berita Terkait
-
Ragam Reaksi Gibran Tanggapi Tuduhan Ijazah Palsu: Saya Anggap Itu Lucu-lucuan
-
Kontroversi Dokter Tifa: Tak Puas Tuduh Ijazah Jokowi Palsu, Kini Giliran Tuding Gibran
-
Gibran Tepis Isu Ijazah Palsu: Kalau Nggak Percaya, Saya Pesanin Tiket ke Singapura
-
Heran Isu Ijazah Palsu Baru Dipermasalahkan, Gibran Rakabuming: Saya Anggap Lucu-lucuan
-
Akhirnya Buka Suara, Ini Kata Gibran Soal Tuduhan Ijazah Palsu UTS
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Skandal Dana Umat di Aek Nabara, BNI Janji Dana Gereja Dikembalikan Sepenuhnya
-
Iran Kembali Tutup Selat Hormuz Sampai Waktu yang Tak Ditentukan, Gegara Ulah Trump
-
Pemerintah Segera Tutup Praktik Open Dumping di Seluruh TPA
-
Pemerintah Mulai Kaji Kereta Papua, Rute Sentani-Kota Jayapura Jadi Proyek Awal
-
Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi
-
Permudah Akses Keuangan Pedagang, BTN Ekspansi Bisnis ke Ekosistem Koperasi Pasar
-
Lawan Imunitas Algoritma, Prof Harris: Masa Rokok Bisa Digugat, Kode Digital Tidak?
-
Ambisi Swasembada Gula 2028 Terganjal Mesin Tua dan Kiamat Lahan
-
Bos-bos BCA Kompak Serok Saham Sendiri Saat Harga Diskon, Apa Dampaknya?
-
Orang Kaya Ngeluh LPG 12 Kg Naik, Bahlil: Sorry Yee!