- Sinergi TikTok & Tokopedia pacu ekonomi lokal lewat konten kreatif.
- 13 juta video Ramadan diunggah & LIVE shopping ditonton 3,4 juta kali di awal musim.
- Gamis, mukena, hingga ponsel jadi barang terlaris hasil integrasi TikTok Shop & Tokopedia.
Suara.com - Ekonomi Indonesia terpantau makin bergairah di awal tahun 2026. Setelah mencatatkan pertumbuhan 4,87% pada kuartal I-2025 dengan Ramadan sebagai penopang utama, kini giliran sinergi raksasa digital yang ambil panggung. TikTok, Tokopedia, dan TikTok Shop resmi menggebrak lewat kampanye "Ramadan Ekstra Seru 2026".
Sinergi ini terbukti ampuh memicu aktivitas ekonomi lokal. Bayangkan saja, hanya dalam minggu pertama Ramadan tahun ini, sudah ada hampir 13 juta video singkat yang diunggah kreator dan penjual di TikTok. Angka ini melampaui setengah dari total video sepanjang Ramadan tahun lalu!
Efek 'racun' konten TikTok rupanya langsung berbuah transaksi di Tokopedia dan TikTok Shop. Communications Senior Lead Tokopedia & TikTok Shop Indonesia, Antonia Adega, mengungkapkan bahwa fitur LIVE shopping telah ditonton lebih dari 3,4 juta kali di awal Ramadan ini.
"Kekuatan penemuan TikTok memengaruhi tren perdagangan. Produk seperti gamis, mukena, kopi, ponsel, hingga kemeja menjadi yang paling laris manis," terang Antonia.
Hal ini sejalan dengan data tahun lalu yang menunjukkan 68% pengguna menjadikan TikTok sebagai titik awal perjalanan Ramadan mereka, mulai dari cari inspirasi takjil sampai keputusan belanja baju lebaran.
Dampak nyata dirasakan langsung oleh para pelaku usaha lokal. Brand mukena asal Bandung, Gwenza, mencatatkan kenaikan transaksi hingga 7 kali lipat berkat strategi live streaming 13 jam nonstop bersama artis dan affiliate.
Tak mau ketinggalan, Mukena Wisanggeni juga merasakan berkah serupa. "Pada Ramadan ini, nilai transaksi kami tumbuh lebih dari dua kali lipat," ujar sang founder, Nila Wulandari. Rata-rata brand lokal di kategori Fashion Muslim serta Makanan dan Minuman mencatatkan pertumbuhan transaksi lebih dari lima kali lipat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
BEI Akui Pelemahan IHSG Imbas Perang Panas Iran vs Amerika dan Israel
-
Update Harga Emas 5 Maret 2026 di Pegadaian, Tertahan Rp 3 Jutaan
-
Tren Ekonomi Halal Meningkat, Pengguna Jago Syariah Tembus 2,4 Juta
-
Raksasa Jepang Tokyo Gas & Hanwa 'Geruduk' Pohuwato, Ada Apa?
-
Gejolak Global vs. Pasar Kripto: Stabil atau Rentan? Direktur CFX Ungkap Fakta Ini
-
Penampakan Lukisan 44.000 Tahun di Lahan Tambang Milik BUMN
-
Askrindo Gelar Safari Ramadan di 11 Kota
-
Profil PT Berkah Beton Sadaya Tbk (BEBS), Saham yang Diduga Digoreng PT MASI
-
Ekonomi Israel di Ambang Kolaps, Perang Lawan Iran Habiskan Rp45 Triliun Per Minggu
-
Menuju Indonesia Digital, Akses Internet Cepat Menjadi Fondasi Utama