Aplikasi Jamsostek Mobile (JMO) yang selalu menjadi andalan para peserta, kini tercatat telah digunakan oleh lebih dari 20 juta orang. Sebagai One Access To Digital Ecosystem, JMO terus dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan para penggunanya.
Selain fitur utama, yakni pendaftaran, pembayaran iuran dan klaim, kini JMO juga dilengkapi dengan beragam fitur lainnya seperti fitur Manfaat Layanan Tambahan (MLT) bagi pekerja yang membutuhkan fasilitas pembiayaan perumahan, fitur pinjaman multiguna atau dana siaga, serta beragam fitur lain seperti layanan video streaming, e-Wallet, hingga informasi promo merchant. Bahkan dalam waktu dekat, peserta BPJS Ketenagakerjaan dapat berinvestasi dengan mudah lewat JMO.
Melalui aplikasi tersebut, para peserta juga dapat mendaftarkan pekerja BPU di lingkungannya untuk mendapatkan perlindungan dari BPJS Ketenagakerjaan. Fitur ini merupakan bagian dari gerakan SERTAKAN (Sejahterakan Pekerja Sekitar Anda) yang dilaunching beberapa waktu lalu.
“Fitur ini hadir untuk menjawab kebutuhan para peserta yang selama ini peduli terhadap perlindungan dan kesejahteraan para pekerja BPU di dekat mereka, seperti asisten rumah tangga (ART), supir pribadi atau bahkan tukang roti langganan. Ayo sama-sama kita sejahterakan mereka, karena perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan ini merupakan hak seluruh pekerja,”imbau Anggoro.
Meski saat ini layanan digital telah menjadi primadona, namun BPJS Ketenagakerjaan ingin tetap memberikan layanan fisik yang prima. Oleh karenanya seluruh kantor cabang tampil dengan desain baru yang lebih fresh dan ramah disabilitas.
“Kami ingin siapapun yang datang ke kantor cabang kami dapat merasakan ruangan yang nyaman serta mendapatkan layanan yang ramah dan hangat,”imbuh Anggoro.
Dukung Program Strategis Pemerintah
Sebagai bukti keseriusan BPJS Ketenagakerjaan dalam mendukung program-program strategis pemerintah, beberapa waktu lalu, Presiden Joko Widodo telah meresmikan pembangunan Kantor Pusat BPJS Ketenagakerjaan di kawasan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Pada kesempatan tersebut Presiden berharap hadirnya BPJS Ketenagakerjaan akan menambah lengkap fasilitas layanan masyarakat di IKN.
Anggoro yakin, beberapa tahun kedepan IKN akan terus tumbuh menjadi pusat pemerintahan dan penggerak perekonomian nasional yang juga akan menyerap banyak tenaga kerja. Keberadaan BPJS Ketenagakerjaan di IKN tentunya menjadi sangat penting untuk dapat memastikan seluruh pekerja terlindungi atas risiko kecelakaan kerja, kematian, hari tua, hingga kehilangan pekerjaan.
Menutup keterangannya, Anggoro berharap, perayaan HUT ini menjadi momentum yang tepat bagi BPJS Ketenagakerjaan untuk mempersiapkan diri menghadapi tantangan di depan sehingga cakupan kepesertaan dapat terus tumbuh secara berkelanjutan (sustainable growth).
Baca Juga: Menaker Dampingi Presiden Jokowi Groundbreaking Kantor BPJS Ketenagakerjaan di IKN
"Di usia ke 46 tahun ini, kita harus terus mengakselerasi upaya perluasan cakupan perlindungan program jaminan sosial ketenagakerjaan untuk memastikan kesejahteraan seluruh pekerja dan keluarga sehingga universal coverage jamsostek dapat segera terwujud," pungkas Anggoro.
Berita Terkait
-
Sepakat Lindungi Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan dan 11 Asosiasi ALB Kadin Jalin Kerja Sama
-
Dirut BPJS Ketenagakerjaan Serahkan Bantuan Melalui Baznas sebagai Bentuk Peduli Kemanusiaan Internasional
-
BPJS Ketenagakerjaan Gandeng Tanamduit, Beri Kemudahan Peserta Investasi Di SBN
-
Merajut Jaring Pengaman Pekerja Rentan: Membangun Aksi Kolektif Perkuat Jaminan Sosial
-
Berhasil Tingkatkan Kualitas Layanan Digital, BPJamsotek Raih Penghargaan di Ajang ICXC 2023
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
Pilihan
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
Terkini
-
Presiden RI dan PM Singapura Tegaskan Kesepakatan Perihal Selat Malaka
-
Mulai Juli 2026, Pemutihan Data SLIK Wajib Selesai dalam 3 Hari Kerja
-
Sudah Dapat 4 Juta Ha Lahan, Agrinas Akan Buka 400.000 Ha Kebun Sawit Baru
-
Penyeragaman Kemasan Rokok Akan Picu Masalah-masalah Baru
-
Agrinas Palma Buka 20.000 Lowongan Pekerjaan di Perkebunan Sawit Hasil Sitaan Satgas PKH
-
Riwayat Pinjol Kecil 'Dihapus' dari SLIK OJK, Ajukan KPR Kini Bisa Lebih Mudah
-
Ekonomi Kreatif Disiapkan Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Jakarta, OJK Perkuat Akses Pembiayaan
-
Utang di Bawah Rp1 Juta Tidak Masuk SLIK OJK, Ini Penjelasan Lengkapnya
-
Lagi-lagi SLIK Biang Masalah, Bikin Susah MBR Punya Rumah Murah
-
Terungkap! Masifnya Aliran Dana Investasi Kripto RI Rata-rata Hasil Penipuan