Suara.com - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Ida Fauziyah mengapresiasi Mediator Hubungan Industrial (MHI) atas kinerjanya dalam menciptakan hubungan industrial yang harmonis.
"Saya kasih aplaus buat teman-teman mediator yang berkontribusi cukup besar dalam penciptaan hubungan industrial yang harmonis," ucap Ida saat membuka Festival Hubungan Industrial (HIFest) di Jakarta, Kamis (14/12/2023).
"Kinerja teman-teman mediator bisa dilakukan dengan baik padahal belum ada festival, apalagi kalau kemudian kita hari ini kita mulai memperkenalkan kepada masyarakat secara luas, saya yakin dan percaya kontribusinya teman-teman mediator dalam membangun hubungan industrial yang harmonis pasti akan jauh lebih baik lagi," ucapnya.
Meski demikian Ida mendorong MHI untuk terus meningkatkan kompetensinya dalam memberikan pelayanan mediasi, sehingga hubungan industrial terus berjalan dengan harmonis.
Ia menyatakan, Kemnaker tidak segan memberikan penghargaan kepada MHI. Penghargaan tersebut seperti memberikan kesempatan MHI untuk belajar ke negara lain yang dikenal memiliki hubungan industrial yang baik. Dengan menimba ilmu ke luar negeri, ia berharap MHI menjadi benchmark Kemnaker dalam memberikan pelayanan mediasi sebagai mediator hubungan industrial.
"Kami tidak akan pelit memberikan reward kepada seluruh teman-teman mediator karena jelas kontribusinya terhadap terciptanya hubungan industrial ini, jadi jangan khawatirkan apresiasi kami kepada bapak ibu teman-teman mediator hubungan industrial," ucapnya.
Berita Terkait
-
Tingkatkan Kualitas Layanan untuk Masyarakat, Kemnaker dan Rumah Sakit Bersinergi Terapkan K3
-
Timnas AMIN di Hadapan Mahasiswa: Cari Capres yang Sehat, Jangan yang Pernah Stroke dan Emosian!
-
Sepanjang Tahun 2023, Kemenperin Cetak 38 Ribu Tenaga Kerja
-
Agar Perlindungan Tenaga Kerja Terpenuhi, Kemnaker Terus Mengoptimalkan Kolaborasi dan Koordinasi
-
Menaker Imbau Masyarakat yang Ingin Kerja di Luar Negeri Ikuti Prosedur
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Bank Mandiri Jalankan 1.174 Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Sepanjang 2025
-
Klasterku Hidupku BRI Jadi Penggerak UMKM Panaba Banyuwangi
-
Danantara Segera Mulai Pembangunan Pabrik Bioetanol di Banyuwangi
-
Kementerian PU Angkut 698 Ton Sampah dari Aceh
-
BRI Dorong UMKM Batam Lewat MoU Investasi dan Digitalisasi Qlola
-
IHSG Menguat Lagi, Purbaya: Pasar Mulai Terima Thomas Djiwandono
-
Profil Shinhan Sekuritas, Digeledah Polisi Imbas Dugaan Saham Gorengan
-
Merger Trio Anak Usaha Pertamina Dikebut
-
Diminta Bereskan Saham Gorengan, Purbaya: Jangan Biarkan Investor Ritel Rugi
-
Purbaya: Saya Tak Bisa Kendalikan Saham, Tapi Pastikan Ekonomi Naik Cepat