Suara.com - Buku tabungan sangat penting bagi nasabah karena itu menyimpan data terkait saldo dan aktivitas transaksi. Berikut terdapat penjelasan mengenai cara mengurus buku tabungan BRI Simpedes hilang.
Perlu diketahui, BRI merupakan salah satu bank terbesar di Indonesia. Kantor cabang, ATM, hingga layanan khusus milik BRI bahkan sudah bisa ditemukan di berbagai pelosok daerah. Mereka memberikan berbagai layanan untuk memudahkan pengurusan administrasi terkait buku tabungan yang hilang.
Sebelum pergi ke Customer Service, pastikan bahwa Anda sudah melengkapi persyaratan untuk membuat buku tabungan baru. Berikut sejumlah syarat utama membuat buku tabungan bagi kalian yang kehilangan buku tabungan BRI Simpedes:
- Kartu identitas diri seperti e-KTP atau KTP Digital.
- Kartu ATM yang sesuai dengan nomor rekening pada buku tabungan Simpedes.
- Uang tunai untuk membayar biaya pembuatan buku tabungan (pemilik buku tabungan Simpedes bakal dikenakan biaya Rp 25.000).
Anda juga perlu membawa Surat Keluarga dan Surat Tanda Laporan Kehilangan Barang dari kepolisian untuk berjaga-jaga apabila diminta oleh Customer Service. Perlu diketahui, setiap cabang BRI mempunyai kebijakan berbeda terkait pengurusan buku Tabungan BRI BritAma hilang.
Namun dua kartu identitas yang wajib dibawa adalah KTP dan kartu debit ATM. Beberapa cabang BRI hanya meminta dua syarat itu untuk pengurusan buku tabungan yang baru.
Namun ada pula yang meminta Surat Kehilangan dari kepolisian. Berikut cara mengurus buku Tabungan BRI Simpedes hilang:
- Datang ke kantor cabang BRI terdekat (pastikan Anda membawa kartu debit BRI dan KTP).
- Ambil nomor antrean untuk ke Customer Service.
- Tunggu pemanggilan sembari duduk di kursi. Setelah dipanggil, infomasikan kepada Customer Service bahkan kalian kehilangan buku tabungan BRI Simpedes.
- Apabila data cocok, petugas bank akan membuat Surat Keterangan bahwa Anda merupakan nasabah BRI berstatus aktif. Surat Keterangan itu bisa dibawa ke kantor polisi terdekat.
- Pergi ke Polsek atau Polres di dekat tempat tinggal kalian.
- Sampaikan pada petugas kepolisian bahwa Anda kehilangan buku tabungan dan memerlukan Surat Tanda Laporan Kehilangan Barang. Petugas kepolisian akan menanyakan kronologi tentang bagaimana Anda kehilangan buku tabungan dan memberikan Surat Kehilangan.
- Setelah mendapat Surat Tanda Laporan Kehilangan Barang dari kepolisian, bawa surat ini ke kantor cabang BRI.
- Antre kembali di BRI sampai mendengarkan panggilan dari Customer Service.
- Petugas bank akan mencetak buku tabungan baru setelah Anda menyerahkan Surat Kehilangan, KTP, dan kartu ATM.
Langkah keempat hingga ketujuh bisa dilewati apabila Customer Service tidak meminta Surat Tanda Laporan Kehilangan Barang dari kepolisian. Apabila Anda tak ingin ribet dalam mencetak buku tabungan, aplikasi BRImo memudahkan nasabah terkait pengecekan riwayat transaksi.
Ini berarti kalian tak perlu pergi ke kantor cabang untuk mencetak riwayat transaksi dan update saldo di buku tabungan BRI Simpedes. Berikut cara print buku tabungan BRI Simpedes melalui aplikasi BRImo:
- Login ke aplikasi BRImo.
- Isi Username dan Password (atau memakai sidik jari).
- Klik menu Mutasi (ada di sebelah bawah, dekat ikon Home).
- Pilih Rentang Waktu (pilih 7 hari terakhir, bulan, tanggal atau jenis transaksi).
- Buat e-Statement.
- Pilih Rekening dan Pilih Bulan.
- Pilih tipe dokumen (biasanya PDF).
- Klik Buat e-Statement > pilih Ya.
- Mutasi rekening akan dikirimkan ke email Anda yang terdaftar di BRImo. Cek email dan download file mutasi rekening. Dokumen
- tersebut bisa dicetak di berbagai mesin printer.
Itulah tadi penjelasan mengenai cara mengurus buku Tabungan BRI Simpedes hilang, langkahnya nggak ribet kan?
Baca Juga: Macam-macam Kredit UMKM BRI dan Cara Mengajukannya
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- 5 HP Infinix Kamera Bagus dan RAM Besar, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Samsung Kamera Bagus dan RAM Besar, Pas buat Multitasking
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Penerimaan Pajak dari MBG Cuma 3-5 Persen, Setara Rp 10,05 T hingga Rp 16,75 T
-
Toko Online Dibanjiri Produk China, Purbaya Mau Tarik Pajak E-commerce Pertengahan 2026
-
Negosiasi Buntu, Iran ke AS: Rasakan Harga Bensin Kalian!
-
Komitmen Nyata BRI Group, Sinergi Holding UMi Perkuat Fondasi Ekonomi Masyarakat
-
Purbaya Kesal Restitusi Pajak 2025 Tembus Rp 360 Triliun, Duga Ada Kebocoran
-
OJK Sebut Banyak Orang Mulai Malas Bayar Cicilan Pindar
-
Karpet Merah Family Office di Bali: Ambisi Prabowo, Warisan Luhut, dan Kiblat Abu Dhabi
-
Purbaya Siapkan Bea Keluar Batu Bara Gegara Banyak Selundupan, Nikel Menyusul
-
Ekonom UI Ramalkan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Kuartal I 2026 Capai 5,54 Persen
-
Harga Minyak dan Emas Bakal Meroket Efek Nego AS-Iran Buntu, Bagaimana Nasib BBM RI?