Suara.com - AirNav indonesia memprediksi pergerakan pesawat selama musim libur natal dan tahun baru 2024 (Nataru) akan masif. Terutama, pada tujuan-tujuan dengan destinasi wisata favorit hingga pusat perayaaan natal.
Kepala Sub Divisi Pengendalian Pelayanan Lalu Lintas Penerbangan AirNav Indonesia, Syahrial mengungkapkan, terdapat lima tujuan penerbangan yang paling masif selama nataru di Bandara Soekarno-Hatta.
Lima rute itu diantaranya, Denpasar - Bali, Medan - Sumatra Utara (Sumut), Makassar - Sulawesi Selatan (Sulsel), Surabaya - Jawa Timur (Jatim), dan Yogyakarta.
"Nataru itu adalah ajang masyarakat untuk melakukan liburan, jadi tidak hanya perayaan Natal. Makanya datanya 16 persen ke Denpasar dan ke Medan. Medan ini karena juga menjadi hub di Sumatera, mayoritas merayakan hari Natal. Ujung Pandang (Makassar) termasuk besar juga, tapi bukan tujuan langsung, mungkin transit," ujarnya di di kantor cabang Jakarta Air Traffic Services Center (JATSC), Tangerang, Jumat (15/12/2023).
Sementara, Syahrial memproyeksikan pergerakan atau trafik pesawat akan meningkat 24 persen di selama nataru. Rinciannya, diproyeksikan ada sebanyak 4.467 penerbangan domestik dan 609 penerbangan internasional selama musim libur Nataru.
"Jadi ada peningkatan penerbangan yang kami proyeksikan. Kalau kita jumlahkan rata-rata sampai 24 persen," jelas dia.
Adapun, Syahrial juga telah menerima pengajuan penerbangan atau extra flight selama nataru, di mana per Kamis (14/12) kemarin telah ada 1.990 pengajuan penerbangan tambahan.
Tercatat, maskapai yang mengajukan extra flight diantarnyata, Super Air Jet sebanyak 384 permintaan extra flight, Lion Air 368 permintaan, Batik Air 354 permintaan, Citilink 313 permintaan, dan Garuda Indonesia 215 permintaan.
"Kami sudah proyeksikan penerbangan pasti akan meningkat," pungkas Syahrial.
Baca Juga: Dijamin Aman, Segini Jumlah Stok Beras yang Dimiliki Bulog di Nataru
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
KPK Benarkan Lakukan OTT di Jakarta Hari Ini, Siapa Targetnya?
-
Resmi! Indonesia Masuk Daftar Kandidat Tuan Rumah Piala Asia 2031
-
Mauro Zijlstra Resmi Gabung Persija
-
KPK Bakal Panggil Pihak Terkait Kasus Bank BJB, Termasuk Aura Kasih?
-
Jakarta Diguyur Hujan Deras Lagi: Puluhan RT di Jaksel Kembali Terendam, Petogogan Paling Parah
Terkini
-
Asosiasi Emiten Minta Kewajiban Free Float 15 Persen Diterapkan Bertahap
-
Prabowo Teken Keppres Cuti Bersama 2026, Total Ada 8 Hari
-
Bursa Kripto Global Ini Catatkan Kepemilikan Aset Rp486 Triliun
-
RI Bakal Punya Pembangkit Nuklir, Hashim Djojohadikusumo: 70 Gigawatt Akan Dibangun
-
Misbakhun Masuk Radar Bos OJK, Hasan Fawzi: Terbuka Buat Semua!
-
Profil Mukhamad Misbakhun: Ketua Komisi XI DPR RI, Calon Ketua OJK?
-
Prabowo Bakal Tambah Polisi Hutan Jadi 70.000 Personil
-
Pemilik Lippo Karawaci (LPKR) dan Gurita Bisnisnya di Indonesia
-
Dihantam Tekanan Jual, IHSG Memerah Lagi
-
IHSG Ambles dan Aksi Jual Marak Usai Kabar Misbakhun Jadi Bos OJK