Suara.com - Libur Natal dan Tahun Baru merupakan momen yang ditunggu-tunggu oleh banyak orang. Momen ini biasanya dimanfaatkan untuk berlibur bersama keluarga dan teman.
Namun selama hari libur Natal dan Tahun Baru pula, sejumlah orang tetap membutuhkan layanan perbankan seperti transaksi penarikan tunai, penyetoran, transfer, pembayaran tagihan dan transaksi lainnya.
Menyadari hal tersebut, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. tetap memberikan layanan terbaik kepada nasabahnya di masa libur Natal dan Tahun Baru dengan menyediakan berbagai layanan perbankan yang dapat dimanfaatkan oleh nasabah untuk melakukan transaksi perbankan dengan nyaman dan aman.
Selama masa libur Natal dan Tahun Baru, transaksi perbankan nasabah akan dilayani melalui Layanan Operasional terbatas, Weekend Banking dan Jaringan e-channel seperti ATM BRI serta AgenBRILink. Nasabah juga dapat memanfaatkan layanan digital banking BRI melalui BRImo dan Qlola by BRI serta Contact BRI yang tersedia 24 jam untuk melayani nasabah.
BRI menyediakan berbagai layanan perbankan yang dapat dimanfaatkan oleh nasabah selama libur Natal dan Tahun Baru 2024 antara lain:
1. Transaksi perbankan di Kantor Cabang BRI
Selama Libur Natal dan Tahun Baru, BRI membuka layanan Weekend Banking BRI pada 23, 24, 30 dan 31 Desember 2023 mulai Jam 08.00 sd 16.00 wib. Layanan Weekend Banking BRI ini tersedia di 67 lokasi. Cek lokasi di sini.
BRI juga membuka Layanan Operasional Terbatas pada tanggal 26 Desember 2023 mulai jam 08.00 sd 16.00 wib. Layanan ini tersedia di 32 Kantor Layanan Terbatas di berbagai wilayah. Cek lokasi di sini.
2. Transaksi perbankan melalui ATM BRI
Baca Juga: Geliat Kelompok Maratua Lestarikan Terumbu Karang Bersama BRI Peduli
Transaksi perbankan melalui ATM BRI dapat dilakukan di 21.514 ATM BRI yang tersebar di seluruh Indonesia.
3. Transaksi perbankan melalui AgenBRILink
AgenBRILink sebanyak 719.028 dapat melayani kebutuhan transaksi perbankan lebih mudah dan lebih dekat.
4. Transaksi perbankan melalui QLola by BRI
Bagi para pengusaha, layanan QLola cash management dari BRI juga tetap bisa diakses selama libur Natal dan Tahun Baru 2024 selama 24 jam.
5. Transaksi perbankan melalui BRImo
Berita Terkait
-
Michael Schumacher dalam Kenangan Mamma Rosella Giannini: Ingin Pastikan Sebastian Vettel Merasa Ferrari Rumah Sendiri
-
Cara Urus Buku Tabungan Hilang Lewat Call Center BRI 1500017
-
5 Tips Kelola Uang Selama Liburan Agar Kantong Gak Kering, Jangan Sampai Impulsif Belanja
-
QRIS BRImo Kini Bisa Transaksi di Singapura, Praktis dan Aman
-
Pindahkan Akun BRImo ke HP Baru, Gampang Banget!
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Harga Pangan Nasional 7 Mei 2026: Bawang Merah Meroket, Cabai dan Minyak Goreng Ikut Naik
-
Kurs Rupiah Hari Ini 7 Mei 2026 Naik ke Rp17.336, Ini Penyebabnya
-
BI: Program Makan Bergizi Gratis Jadi Pendorong Ekonomi Indonesia Meroket
-
IHSG Lanjutkan Tren Penguatan Pagi Ini, Melesat ke Level 7.100
-
Hari Buruh Internasional, Serikat Pekerja Pegadaian Makassar Gelar Pekan Olahraga dan Seni
-
Emas Antam Terus Meroket, Hari Ini Harganya Rp 2,84 Juta/Gram
-
Ngeri! Macet Jabodetabek Rugikan RI Rp 100 T, BUMN Ini Punya Solusinya
-
BI dan ASEAN+3 Siaga! Ancaman Krisis Ekonomi Global Kian Nyata
-
Ruijie Luncurkan Cybrey di RI Biar UKM Bisa Pakai Jaringan Kelas Kakap
-
Tekan Beban Klaim BPJS Kesehatan, Produk Tembakau Alternatif Jadi Opsi Realistis?