Suara.com - CVV sangat penting karena berfungsi sebagai otorisasi keamanan serta kode untuk transaksi debit online. Berikut terdapat penjelasan mengenai kartu debit BRI apa saja yang punya CVV.
Sebagai informasi, CVV merupakan singkatan dari Card Verification Value. CVC (Card Verification Code) atau CVV (Card Verification Value) adalah tiga digit angka terakhir yang terdapat pada bagian belakang kartu kredit/debit MasterCard.
CVV hanya ada di kartu debit berlogo Visa, MasterCard, dan JCB. Tiga digit angka itu berada di tempat tanda tangan pada kartu kredit atau kartu debit BRI. Bagi nasabah BRI dengan debit berlogo MasterCard, mereka bisa menjumpai CVV pada bagian belakang kartu (kebalikan dengan nomor kartu ATM).
Kartu Debit BRI Apa Saja yang Punya CVV?
Secara umum, kartu debit BRI yang memiliki CVV adalah kartu debit BritAma. Bagi pemilik Simpedes, mereka tak mempunyai CVV karena kartu debit mereka berlogo GPN, bukan MasterCard.
GPN adalah singkatan dari Gerbang Pembayaran Nasional. Itu merupakan jenis kartu ATM dengan sistem pembayaran nontunai yang mendukung proses transaksi di dalam negeri. Sistem GPN sendiri sudah terintegrasi secara nasional.
GPN hanya melayani transaksi dalam negeri sehingga kalian perlu kartu debit berlogo Visa atau MasterCard apabila ada di luar negeri. Kartu debit BRI yang punya CVV yaitu BritAma, BritAma Bisnis, dan BritAma Valas.
Beberapa kartu debit BRI yang tidak memiliki CVV mencakup Simpedes, BRI Junio, BritAma X (berlogo GPN) dan BRI Simple. Kartu ATM populer milik perusahaan adalah kartu ATM BRI BritAma. BRI merupakan salah satu bank terbesar di Indonesia. Kantor cabang, ATM, hingga layanan khusus milik BRI bahkan sudah bisa ditemukan di berbagai pelosok daerah.
BRI Britama sendiri merupakan produk tabungan yang sudah mendukung fasilitas e-banking dan sistem real time online. Dikutip dari laman resmi perusahaan, ini memungkinkan nasabah untuk bertransaksi kapanpun dan dimanapun.
Baca Juga: Apakah Contact BRI 1500017 Bisa Dihubungi Lewat HP? Aktif 24 Jam
Nasabah atau pengguna ATM biasanya ditawarkan dua opsi antara kartu ATM Black atau Silver. Biaya kartu ATM BRI BritAma Black sebesar Rp 6.500 sementara Silver Rp 2.000. Kedua jenis kartu mempunyai setoran awal minimal Rp 250 ribu dan biaya administrasi bulanan Rp 12 ribu.
Kartu ATM Black mempunyai sejumlah keunggulan terkait limit transfer sesama kartu, limit transfer antarbank, dan limit belanja di merchant. Limit transfer sesama kartu BRI Silver (per hari) Rp 50 juta, sementara Black mencapai Rp 100 juta. Black mempunyai limit transfer antarbank Rp 15 juta dan Silver hanya Rp 10 juta per hari.
Itulah tadi penjelasan mengenai kartu debit BRI apa saja yang punya CVV, sudah terjawab bukan?
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- Denada Akhirnya Akui Ressa Anak Kandung, Bongkar Gaya Hidup Hedon di Banyuwangi
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
Pilihan
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
Terkini
-
Lobi Investor Asing, Bos Danantara Pede IHSG Rebound Besok
-
Danantara Punya Kepentingan Jaga Pasar Saham, Rosan: 30% 'Market Cap' dari BUMN
-
Profil PT Vopak Indonesia, Perusahaan Penyebab Asap Diduga Gas Kimia di Cilegon
-
Bos Danantara Rosan Bocorkan Pembahasan RI dengan MSCI
-
IHSG Berpotensi Rebound, Ini Saham yang Bisa Dicermati Investor Pekan Depan
-
Pengamat: Menhan Offside Bicara Perombakan Direksi Himbara
-
AEI Ingatkan Reformasi Pasar Modal RI Jangan Bebani Emiten
-
Bongkar Muat Kapal Molor hingga 6 Hari, Biaya Logistik Kian Mahal
-
Strategi Pemerintah-OJK Berantas Praktik Saham Gorengan
-
Geger Platform Emas Digital Gagal Bayar Nasabah Gegara Aksi Tarik Dana Massal