Suara.com - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BRI) bakal memperluas pembiayaan rantai pasok atau supply chain financing.
Produk pembiayaan ini ditujukan untuk mitra-mitra korporasi dari BRI, baik yang bergerak di sektor manufaktur, perdagangan, maupun jasa.
Alasan dengan adanya produk ini karena BRI melihat potensi yang besar dalam pembiayaan rantai pasok. Hal ini didukung oleh meningkatnya aktivitas perdagangan dan produksi di Indonesia.
Pembiayaan rantai pasok BRI dapat dimanfaatkan oleh pelaku usaha untuk meningkatkan cash flow, modal kerja, dan volume penjualan.
BRI menawarkan berbagai kemudahan dan keunggulan dalam pembiayaan ini, antara lain:
- Pembiayaan hingga 100% dari nilai invoice untuk vendor, dan hingga 80% dari nilai DO untuk distributor.
- Suku bunga bersaing, mulai dari 9,5% per tahun.
- Proses yang mudah dan cepat.
- Layanan yang tersedia di seluruh unit kerja BRI.
BRI berharap pembiayaan rantai pasok BRI dapat memberikan manfaat yang besar bagi mitra-mitranya, sehingga dapat meningkatkan daya saing dan pertumbuhan bisnis.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
RANS Entertaiment Mau IPO, Nama Kaesang Pangarep dan Kepala BP BUMN Jadi Pemegang Saham
-
IPO RANS, Perusahaan Akui Risiko Besar di Balik Ketergantungan pada Raffi Ahmad-Nagita Slavina
-
Haris Rusly Moti: Ada Kaum Oligarki Serakahnomic di Balik Narasi 1998 Redux
-
Profil Rans Entertaimen Indonesia, Perusahaan Raffi Ahmad yang Mau IPO
-
Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
-
RANS Mau IPO, Raffi Ahmad dan Gigi Bidik Dana Segar Rp429,25 Miliar
-
PLN Kekurangan Batu Bara 20 Juta Ton, Bahlil Turun Tangan Bentuk Tim Pengawas Khusus
-
Harga Cabai Mulai Mendingin, Kenaikan Beras dan Minyak Goreng Masih Membebani Konsumen
-
Rupiah Tertekan, Dolar AS Terus Naik ke Level Rp17.855
-
Cuan untuk Investor, Buyback Emas Antam Naik Lebih Tinggi dari Harga Jual