Suara.com - PT Mandiri Sekuritas memprediksi, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencapai level 7.640 pada tahun 2024, sejalan dengan kecenderungan penurunan suku bunga acuan secara global.
Kepala Analis Ekuitas dan Strategi Mandiri Sekuritas, Adrian Joezer menjelaskan, bank sentral di berbagai negara telah meningkatkan suku bunga sebanyak 250-525 basis poin selama dua tahun terakhir, yang telah menyebabkan perlambatan pertumbuhan ekonomi global. Namun, Indonesia, yang termasuk dalam ASEAN-5, diproyeksikan tetap tumbuh secara tangguh di tengah volatilitas global.
Selain itu, meski pertumbuhan laba bersih perusahaan melemah karena kebijakan moneter yang ketat, potensi penurunan suku bunga diharapkan dapat mendukung perbaikan pertumbuhan pada paruh kedua tahun 2024.
Kondisi fundamental ekonomi, perbankan, dan perusahaan dalam negeri yang lebih baik dibandingkan periode tightening sebelumnya, akan membuat tightening exit lebih baik pada 2024-2025.
“Tingkat leverage perusahaan yang rendah dan ROIC-WACC spread yang berada di level tertinggi sejak 8-9 tahun terakhir pun akan membantu mempercepat pemulihan pertumbuhan setelah kebijakan tightening berakhir dan juga membantu menopang imbal hasil dividen yang tinggi ke depannya,“ ujar Joezer.
Dalam kesempatan ini, Chief Economist Mandiri Sekuritas Rangga Cipta memproyeksikan Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia akan berada sekitar 5,1 persen pada 2024, ditopang oleh faktor-faktor seperti konsumsi rumah tangga dan inflasi.
Rangga mengatakan, Pemilihan Umum (Pemilu) yang akan diselenggarakan pada tanggal 14 Februari 2024 diharapkan akan mendorong konsumsi, meskipun prospek investasi kemungkinan akan sedikit melambat karena menanti hasil Pemilu serta arah kebijakan di masa mendatang.
Selain itu, proyeksi dari pihaknya menunjukkan bahwa inflasi diharapkan tetap stabil sekitar 3,2 persen sepanjang tahun 2024. Suku bunga Bank Indonesia (BI) diperkirakan akan mengalami penurunan sebesar 75 basis poin menjadi 5,25 persen, sementara nilai tukar rupiah diestimasi akan menguat menjadi sekitar Rp14.900 secara rata-rata, meskipun masih akan dipengaruhi oleh volatilitas ekonomi global di kuartal pertama tahun 2024.
Baca Juga: IHSG Awal Pekan Dibuka Menguat, Simak Saham-saham Perbankan Ini
Berita Terkait
-
Cuan Berlimpah! Ini Daftar Saham yang Bagikan Dividen Lebih dari 2 Kali Tahun 2023
-
PT Sumber Mineral Global Abadi Tbk. (SMGA) IPO Besok, Begini Prospeknya
-
Bukan EXCL, BCA Sekuritas Bakal Kuasai Saham FREN
-
Ada yang Bilang Main Saham Haram, Begini Faktanya
-
IHSG Awal Pekan Dibuka Menguat, Simak Saham-saham Perbankan Ini
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Krisis LPG di NTT, Sejumlah SPPG Hentikan Operasi Sementara
-
Kemendag Bakal Wajibkan Marketplace Transparan soal Biaya Admin Seller
-
Sejumlah SPBU Vivo di Jabodetabek Tutup, Netizen Heboh Keluhkan Isu Pembatasan Kuota
-
Cara Membersihkan Nama di SLIK OJK, Ini Panduannya agar Pengajuan Pinjaman Disetujui
-
BI Buka Suara Menkeu Purbaya Mau Turun Tangan Stabilkan Rupiah
-
Pertamina Goes to Campus 2026 Siap Jelajahi Kampus di Indonesia
-
Tembus Top 6 Dunia, Startup Binaan Pertamina Bawa Nama Indonesia di Ajang Inovasi Sosial Global
-
6 Emiten Keluar dari MSCI, OJK Ungkap Valuasi Saham RI di Bawah Asia
-
Harga Cabai Naik, Kemendag Masukkan Cabai ke Daftar Komoditas Prioritas Pengendalian Inflasi
-
Jangan Hanya Kejar Pertumbuhan, Industri Kripto Kini Dituntut Transparan