Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) makin gencar turun gunung menemui masyarakat menjelang 2 pekan pencoblosan atau pada 14 Februari 2024 mendatang.
Kali ini Jokowi yang ditemani Ibu Negara Iriana Joko Widodo mmeninjau langsung ketersediaan dan harga sejumlah bahan pokok di Pasar Kota Wonogiri, Kabupaten Wonogiri, Provinsi Jawa Tengah, pada Kamis (1/2/2024).
Dalam blusukannya tersebut Jokowi mengatakan harga sejumlah bahan pokok di pasar tersebut masih dalam kondisi yang baik.
“Ya harga-harga baik. Saya lihat tadi bawang merah harga bagus 25 (ribu), kemudian cabai-nya 35 (ribu) dulu kan sampai 100 (ribu) sekarang sudah 35 (ribu), kemudian yang agak naik memang beras,” ujar Presiden dalam keterangannya kepada awak media usai peninjauan dikutip dari laman Presidenri.go.id.
Terkait harga beras yang masih tinggi, Presiden Jokowi mengatakan bahwa ia telah menginstruksikan kepada Bulog untuk menggelontorkan beras Stabilisasi Pasokan Harga Pangan (SPHP) di Pasar Kota Wonogiri. Sedangkan terkait stok, Presiden menjelaskan bahwa ketersediaan beras masih dalam kondisi aman.
“Stok beras tidak ada masalah, hanya perlu intervensi untuk harga,” ucap Presiden.
Dalam kesempatan tersebut, Presiden Jokowi juga memberikan bantuan modal kerja kepada sejumlah pedagang. Lasiyem, salah seorang pedagang ayam, bersyukur dan berterima kasih atas bantuan yang diberikan.
“Dikasih uang bantuan ini untuk modal. Senang alhamdulillah matur nuwun, terima kasih,” ucapnya.
Hal serupa dirasakan oleh Sri Lanjari, pedagang kerupuk yang telah berjualan selama 17 tahun. Ia mengaku akan memanfaatkan bantuan yang diterimanya untuk tambahan modal usaha.
“Terima kasih Bapak Jokowi. Senang banget. Buat tambahan modal. Terharu, pokoknya terima kasih, sehat selalu Bapak Jokowi,” ungkapnya.
“Semoga lebih baik lagi, terus Presiden yang akan datang bisa meneruskan cita-citanya Indonesia makin maju,” sambungnya.
Tag
Berita Terkait
-
Soroti Keberpihakan Presiden, UII Dorong Para Menteri hingga Kepala Daerah yang Terlibat Pemilu 2024 Mengundurkan Diri
-
Soroti Kemunduran Demokrasi, UII Bersuara Lewat Pernyataan Sikap Indonesia Darurat Kenegarawanan
-
Kampanye di Tapanuli Selatan, Anies Singgung soal Bansos: Bukan Program Pribadi, Itu Uang Rakyat
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
Pilihan
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
Terkini
-
Dorong WFH 1 Hari dalam Sepekan, Menaker Pastikan Hak Pekerja Tak Dipangkas
-
Dana SAL Rp 420 Triliun, Purbaya Buka Opsi Pakai Kas Pemerintah demi Amankan APBN
-
Imbauan WFH 1 Hari Seminggu di Sektor Swasta Dapat Dukungan Pengusaha dan Pekerja
-
Purbaya Proyeksi Defisit APBN 2026 Tembus 2,9% Meski Harga Minyak Terus Naik
-
Purbaya Ungkap Harga BBM Stabil karena Ditanggung Pertamina Sementara
-
Harga BBM Tak Naik, Purbaya Akui Anggaran Subsidi Bengkak hingga Rp 100 Triliun
-
IHSG Akhirnya Bangkit, Ternyata Ini Pemicunya
-
Rupiah Ditutup Menguat, Dolar AS Turun ke Level Rp16.983
-
Siap-siap! Investor Bank Danamon Raih Dividen Rp 142 per Saham
-
Transformasi Kerja dan Efisiensi Energi Keniscayaan di Tengah Dinamika Global