Suara.com - Kenaikan tol kembali diumumkan oleh Badan Usaha Jalan Tol PT JTD Jaya Pratama. Penyesuaian ini dilakukan pada enam ruas jalan tol yang dikelola, yakni Jalan Tol Dalam Kota Jakarta Ruas Semanan-Sunter, dan Sunter-Pulogebang Seksi A Kelapa Gading Pulogebang.
Dasar regulasi penyesuaian tarif ini adalah Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 544/KPTS/M/2024 tentang Penyesuaian Tarif Tol pada 6 Ruas Jalan Tol Dalam Kota Jakarta Ruas Semanan-Sunter dan Sunter-Pulogebang Seksi A Kelapa Gading-Pulogebang.
Berapa Besaran Kenaikannya?
Belum ada informasi dan angka resmi mengenai kenaikan yang akan terjadi pada tarif tol Kelapa Gading-Pulogebang ini. Namun demikian kabarnya tarif tol akan naik berdasarkan harga tarif sebelumnya dan mengacu pada inflasi yang terjadi, sehingga tetap memiliki nilai yang setara
Proses evaluasi dan peninjauan terus dilakukan oleh berbagai pihak agar menghasilkan keputusan terbaik untuk tarif tol baru ini. Tarif lama sendiri adalah sebagai berikut.
- Golongan I, Rp19,000
- Golongan II, Rp28,000
- Golongan III, Rp28,000
- Golongan IV, Rp37,500
- Golongan V, Rp37,500
Tarif ini sebenarnya sudah berlaku sejak tahun 2021 lalu.
Alasan Kenaikan Harga yang Dilakukan
Kenaikan tarif ini sendiri terjadi bukan tanpa alasan. Ada beberapa hal yang mendasari kenaikan ini, dan secara umum untuk meningkatkan layanan dan keselamatan bagi pengguna jalan tol.
1. Meningkatkan Layanan Transaksi dan Lalu Lintas
Baca Juga: Tarif Tol Jakarta-Cikampek Bakal Naik, Ini Daftarnya
Peningkatan layanan transaksi akan jadi fokus utama, dengan menyematkan mobile reader untuk mempercepat waktu transaksi dan meningkatkan kapasitas transaksi di gerbang tol. Juga ditambahkan Smart Surveillance System dan Dynamic Message Sign untuk memastikan keamanan dan kelancaran lalu lintas.
2. Perbaikan dan Pemeliharaan
Upaya peningkatan pelayanan juga dilakukan pada perbaikan dan pemeliharaan infrastruktur jalan tol, melakukan upaya zero pothole, pemeliharaan marka jalan, pemeliharaan penerangan jalan umum, hingga saluran udicht dan long pond.
3. Sosialisasi dan Informasi Publik
Sosialisasi melalui media komunikasi juga dilakukan untuk menyebarkan informasi tersebut, sehingga masyarakat dapat mengetahui secara gamblang apa yang dilakukan oleh pengelola. Dengan demikian transparansi dapat terjaga, dan masyarakat turut dapat mengontrolnya.
Kontributor : I Made Rendika Ardian
Berita Terkait
-
Faktor-faktor yang Buat Tarif Tol Jakarta-Cikampek dan Layang MBZ Naik
-
Jelang Ramadan, Jokowi Kerek Naik Tarif Tol MBZ Hingga 35%
-
Mulai 9 Maret Tarif Tol Jakarta-Cikampek dan Layang MBZ Naik 35%, Segini Besarannya
-
Tarif Baru Jalan Tol Pekanbaru - Dumai, Mulai Berlaku Maret 2024?
-
Tarif Tol Jakarta-Cikampek Bakal Naik, Ini Daftarnya
Terpopuler
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
Raksasa Ritel Jepang Perluas Ekspansi di RI, Incar Kawasan Pinggiran
-
Investor Asing Borong Saham Rp4,05 Triliun Sejak Awal Tahun
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Proyek Kilang RDMP Balikpapan Habiskan 115 Ribu Ton Semen
-
Lampaui Rata-Rata Nasional, Produktivitas Jagung Dekalb Capai 7 Ton per Hektare
-
BCA Digital Bagikan Strategi Resolusi Finansial 2026
-
Harga Emas Antam di Level Rp2,88 Juta per Gram pada Sabtu
-
Laka Kerja di PLTU Sukabangun Memakan Korban, Manajemen Audit Seluruh Mitra
-
Benarkah MBG Bebani Anggaran Pendidikan?