Suara.com - Pada hari ini, Jumat (8/3/2024), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) mengalami kenaikan mengikuti tren positif di pasar saham Asia dan global.
IHSG membuka perdagangan dengan kenaikan sebesar 24,50 poin atau 0,33 persen menjadi 7.398,45. Sementara itu, kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 juga mengalami kenaikan sebesar 4,88 poin atau 0,49 persen menjadi 1.001,45.
"IHSG berpeluang menguat pada akhir pekan ini," sebut Tim Riset Lotus Andalan Sekuritas, via Antara.
Bank Indonesia (BI) melaporkan bahwa cadangan devisa (cadev) Indonesia pada Februari 2024 mencapai 144 miliar dolar Amerika Serikat (AS), mengalami penurunan dari posisi pada akhir Januari 2024 sebesar 145,1 miliar dolar AS. Faktor yang turut memengaruhi penurunan cadev antara lain adalah pembayaran utang luar negeri pemerintah.
PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) baru-baru ini melakukan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan memutuskan untuk membagikan 60 persen dari laba tahun buku 2023, senilai Rp33,04 triliun, dengan dividen sebesar Rp353,96 per saham.
Di pasar global, investor tengah menantikan laporan pekerjaan AS yang akan dirilis pada Jumat (08/03) sebagai respons terhadap data terbaru yang dapat mempengaruhi keputusan pemangkasan suku bunga The Fed. Jumlah klaim tunjangan pengangguran di AS tetap stabil pada 217 ribu pada pekan yang berakhir 2 Maret 2024, tidak mengalami perubahan dari revisi minggu sebelumnya, dan sedikit di atas ekspektasi pasar sebesar 215 ribu.
Di Eropa, optimisme investor meningkat setelah Bank Sentral Eropa menurunkan perkiraan inflasi dan pertumbuhan tahunan pada Kamis. Meskipun demikian, bank sentral tersebut mempertahankan suku bunga utama tetap stabil.
Pasar saham AS mengalami kenaikan pada Kamis (07/03). Indeks S&P 500 naik sebesar 1,03 persen menjadi 5.157,36 poin, sementara indeks Nasdaq Composite yang berfokus pada teknologi melonjak 1,51 persen menjadi 16.273,38 poin. Dow Jones Industrial Average juga mengalami kenaikan sebesar 130,30 poin atau 0,34 persen, menutup perdagangan di 38.791,35 poin.
Baca Juga: Saham Perbankan Diprediksi Terus Meroket, Bagaimana Nasib Sektor Lain?
Berita Terkait
-
Punya 8 Persen Saham, INA Nikmati Dividen BMRI Rp2,6 Triliun
-
Suntik Modal Rp250 Miliar, BJBR Resmi Pegang Kendali Saham Bank Bengkulu
-
Kekayaan Melimpah, Ini Daftar Saham yang Dimiliki Rosano Barack Mertua Syahrini
-
Jadwal Pembagian Dividen BBRI 2024, Nilainya Bisa Buat Belanja Lebaran!
-
Saham Perbankan Diprediksi Terus Meroket, Bagaimana Nasib Sektor Lain?
Terpopuler
- 8 Sepatu Skechers Diskon hingga 50% di Sports Station, Mulai Rp300 Ribuan!
- Ramalan Shio Besok 29 November 2025, Siapa yang Paling Hoki di Akhir Pekan?
- Cek Fakta: Jokowi Resmikan Bandara IMIP Morowali?
- 3 Rekomendasi Sepatu Lari Hoka Terbaik Diskon 70 Persen di Foot Locker
- 7 Rekomendasi Sepatu New Balance Diskon 70 Persen di Foot Locker
Pilihan
-
4 HP Snapdragon Paling Murah, Cocok untuk Daily Driver Terbaik Harga mulai Rp 2 Jutaan
-
Dirumorkan Latih Indonesia, Giovanni van Bronckhorst Tak Direstui Orang Tua?
-
Jadi Kebijakan Progresif, Sineas Indonesia Ingatkan Dampak Ekonomi LSF Hapus Kebijakan Sensor Film
-
Daftar Maskapai RI yang Pakai Airbus A320
-
5 Tempat Ngopi Tersembunyi di Palembang yang Bikin Ketagihan Sejak Seduhan Pertama
Terkini
-
Dorong UMKM Naik Kelas, BRI Jalin Kolaborasi dengan SOGO
-
Update Harga Emas Sepanjang Hari Ini di Pegadaian
-
BRI Peduli Salurkan Perahu Karet dan Paket Makanan untuk Korban Bencana di Padang
-
Jangan Sampai Tertipu! Kenali 7 Ciri Pinjol Ilegal dan Cara Mudah Mengecek Izin Resmi dari OJK
-
Kejagung Cabut Status Dirut PT Djarum Victor Hartono, Ini Alasannya
-
BRI Peduli Salurkan Bantuan TJSL ke Seluma, Dukung Produktivitas Petani
-
Cara Mengelola Uang Saku dengan Baik untuk Pelajar, Keterampilan yang Tak Diajarkan di Sekolah
-
Apa Itu Desil dan Cara Cek Penentu Bansos PKH dan BPNT
-
Sosok Pemilik PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET)
-
Fakta-fakta Bank Jatim (BJTM) Jadi Induk Bank Banten, Siapa Pengendali Sahamnya?