Suara.com - PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM) kembali menargetkan optimalisasi kinerja produksi dan penjualan komoditas inti Perusahaan. ANTAM secara konsisten mengimplementasikan kebijakan strategis dalam pengelolaan biaya yang tepat dan efisien, guna memaksimalkan kinerja komoditas nikel, emas, dan bauksit. Di tahun 2024, Perusahaan berfokus pada strategi pengembangan basis pelanggan di dalam negeri terutama pada produk emas, bijih nikel, dan bauksit.
"Di tahun 2024, ANTAM menargetkan volume produksi dan penjualan produk feronikel masing-masing sebesar 22.464 ton nikel dalam feronikel (TNi), tumbuh 5% dari capaian produksi unaudited feronikel tahun 2023 sebesar 21.473 TNi, dan tumbuh 12% dari capaian penjualan unaudited feronikel tahun 2023 sebesar 20.138 TNi," kata Direktur Utama Antam, Nicolas Kanter, Senin (25/3/2024).
Penetapan target produksi dan penjualan feronikel tahun 2024 turut memperhitungkan outlook penyerapan produk feronikel di pasar global, kondisi pasar, serta tingkat utilisasi dan kestabilan operasi pabrik feronikel ANTAM di Kolaka, Sulawesi Tenggara.
Untuk produk bijih nikel, tahun ini ANTAM menargetkan total produksi bijih nikel konsolidasian yang digunakan sebagai bahan baku pabrik feronikel ANTAM dan penjualan kepada pelanggan domestik sebesar 20,58 juta wet metric ton (wmt), meningkat 53% dari capaian produksi unaudited bijih nikel tahun 2023 sebesar 13,45 juta wmt.
Penjualan bijih nikel pada tahun 2024 ditargetkan mencapai 18,75 juta wmt atau meningkat 60% dari capaian penjualan unaudited bijih nikel tahun 2023 sebesar 11,71 juta wmt. Target penjualan bijih nikel tersebut seiring dengan outlook pertumbuhan industri pengolahan nikel di dalam negeri.
Pada komoditas emas, Perusahaan menargetkan produksi emas yang berasal dari tambang emas Perusahaan sebesar 958 kg (30.800 troy oz) dengan target penjualan emas pada tahun 2024 sebesar 37.354 kg (1.200.959 troy oz), meningkat 43% dari capaian penjualan unaudited emas tahun 2023 sebesar 26.129 kg (840.067 troy oz).
Untuk mencapai target tersebut, Perusahaan terus melakukan inovasi penjualan produk-produk logam mulia serta fokus pada upaya peningkatan basis pelanggan logam mulia di pasar dalam negeri seiring dengan meningkatnya kesadaran masyarakat dalam berinvestasi emas sebagai instrumen lindung nilai.
Untuk komoditas bijih bauksit, ANTAM menargetkan volume produksi tahun 2024 sebesar 3,47 juta wmt sesuai dengan tingkat kebutuhan bauksit pabrik Chemical Grade Alumina (CGA) Tayan dan proyeksi penjualan bijih bauksit kepada pelanggan pihak ketiga. Target produksi ini tumbuh sekitar 72% dibandingkan capaian produksi unaudited bijih bauksit tahun 2023 sebesar 2,01 juta wmt.
Terkait penjualan bijih bauksit, Perusahaan menargetkan tingkat penjualan sebesar 3,05 juta wmt, meningkat 103% dibandingkan capaian penjualan unaudited bijih bauksit tahun 2023 sebesar 1,50 juta wmt. Seiring dengan larangan ekspor bijih bauksit pada tahun 2023, Perusahaan berfokus dalam pengembangan penjualan bijih bauksit di pasar domestik.
Baca Juga: Harga Emas Antam Tak Berubah di Awal Pekan Masih Rp 1.203.000/Gram
Sejalan dengan strategi ANTAM dalam mengoptimalkan operasi pabrik CGA Tayan serta meningkatkan volume penjualan produk-produk alumina, pada tahun 2024 Perusahaan melalui Entitas Anak, PT Indonesia Chemical Alumina menargetkan tingkat produksi alumina sebesar 160.000 ton alumina, relatif stabil dengan capaian produksi unaudited alumina pada tahun 2023 sebesar 160.940 ton alumina. Sedangkan, untuk penjualan alumina ditargetkan mencapai 170.000 ton alumina, meningkat 16% dari penjualan unaudited alumina tahun 2023 sebesar 146.238 ton alumina.
Berbagi Kebahagiaan bersama Emas tematik Idulfitri 2024/1445 Hijriah
Menyambut Idulfitri 2024/1445 Hijriah, ANTAM melalui Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian (UBPP) Logam Mulia kembali meluncurkan emas tematik Idulfitri dengan tema “Gempita Hari Raya”. Kehadiran emas tematik Idulfitro 2024/1445 Hijriah bertujuan untuk mempererat kehangata perayaan Hari Raya Idulfitri yang didesain sebagai pilihan hadiah yang sempurna untuk keluarga dan kerabat.
Produk emas tematik Idulfitri 2024/1445 Hijriah tersedia dalam dua kategori utama, yaitu emas batangan dengan berat 5 gram, serta Gift Series dengan berat 0,5 dan 1 gram. Desain kemasan Emas Idulfitri 2024/1445 Hijriah menciptakan produk yang unik dan istimewa dengan menggabungkan estetika tradisional dan fungsionalitas modern. Emas Idulfitri 2024/1445 Hijriah juga dilengkapi melalui fitur keamanan dan estetika yang mencakup Microtext, QR code, Rainbow Effect, dan 3D Effect pada permukaan emas.
Microtext adalah kode khusus berukuran sangat kecil dengan tingkat akurasi tinggi, menjadikannya sulit untuk dipalsukan. Rainbow Effect memberikan sentuhan warna khusus pada emas batangan saat terkena pantulan cahaya. QR Code mempermudah pelanggan untuk mendapatkan informasi lengkap tentang produk Logam Mulia, serta berbagai informasi seputar ANTAM UBPP Logam Mulia lainnya. Sementara itu, pada Gift Series, terdapat fitur keamanan Invisble Ink dan QR Code.
ANTAM senantiasa mengimbau seluruh pelanggan untuk senantiasa berhati-hati dalam melakukan transaksi logam mulia dan tidak mudah tergiur dengan harga maupun skema transaksi yang tidak wajar.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
- Deretan Mobil Bekas 80 Jutaan Punya Mesin Awet dan Bandel untuk Pemakaian Lama
- Jadwal M7 Mobile Legends Knockout Terbaru: AE di Upper, ONIC Cuma Punya 1 Nyawa
Pilihan
-
Ekonomi Tak Jelas, Gaji Rendah, Warga Jogja Berjuang untuk Hidup
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
Terkini
-
IHSG 2 Hari Berturut Merosot Hingga ke Level 8.900, Ada Apa?
-
Menperin: Kuasai 79% Pasar, Industri Pati Ubi Kayu Masih Terjepit Impor
-
Rupiah Menguat ke Level Rp 16.895, Sentimen Global Jadi Penopang
-
Purbaya Blak-blakan Bisa Pantau Rekening Pejabat Kemenkeu: Jadi Tak Bisa Sembunyi Lagi
-
Purbaya Minta Pegawai DJP Tak Takut Tagih Pajak: Kita Bekingnya Presiden Langsung!
-
Purbaya Rombak Pejabat Pajak usai Kena OTT KPK, Ancam Mutasi Besar-besaran
-
Pipa Bocor di Sumatera, RI Terancam Kehilangan Produksi Minyak 2 Juta Barel
-
Rp101,4 Triliun untuk BUMN Tekstil Baru, Saham-saham Ini Terbang!
-
Asing Mulai Kabur, Saham BUMI Kebakaran Harganya Udah Jeblok ke Rp 350-an
-
Utilisasi Baru 43%, Kemenperin Pacu Industrialisasi Pati Ubi Kayu Nasional