Suara.com - PT. Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) jadi salah satu bank yang turut melakukan pertemuan Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) atau Indonesia Eximbank untuk mendorong pertumbuhan ekspor Indonesia.
Selain BRI, LPEI juga turut mengadakan pertemuan dengan PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN), dan PT Bank Central Asia Tbk (BCA), LPEI juga membahas sinergi memperkuat dukungan kepada eksportir Indonesia baik UKM maupun korporasi.
“Sebagai mitra strategis bagi LPEI, pertemuan dengan jajaran pimpinan bank nasional dan internasional menjadi langkah yang positif untuk memperkuat kolaborasi bisnis yang lebih produktif, mendukung pertumbuhan ekspor masa depan, dan menjadi salah satu penggerak roda perekonomian di Indonesia,” kata Direktur Eksekutif LPEI Riyani Tirtoso di Jakarta, Rabu (27/3/2024) lalu/
Direktur Utama BRI Sunarso menyatakan bahwa akan tetap mendukung dan menjalin hubungan bisnis dengan LPEI.
“Kami mendukung LPEI untuk mengambil langkah penyehatan portofolio bisnis, serta melakukan transformasi yang berfokus pada pengembalian fungsi LPEI sebagai government agency dengan penerapan GCG”, ungkap Sunarso.
Senada, Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu menyatakan sinergi antara BTN dan LPEI akan terus dikembangkan untuk mendorong dan memperluas ekosistem ekspor, serta meningkatkan perekonomian Indonesia melalui kegiatan ekspor.
“BTN confident, BTN dan LPEI akan terus melanjutkan kerja sama yang telah terjalin cukup lama,” kata Nixon LP Napitupulu.
Dalam pertemuan tersebut, Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) menjelaskan serangkaian langkah transformasi berkelanjutan sejak tahun 2020, termasuk pembaharuan model bisnis dengan memperkuat kolaborasi dalam ekosistem ekspor, peningkatan tata kelola, serta peningkatan infrastruktur dan sumber daya manusia.
Riyani menyatakan bahwa LPEI berkomitmen untuk menyediakan pembiayaan kepada sektor-sektor yang memiliki potensi pertumbuhan dan memberikan dampak positif terhadap ekspor, pendapatan, peningkatan lapangan kerja, serta menjalankan mandat dari pemerintah untuk meningkatkan daya saing produk dan mendorong ekspor nasional.
Baca Juga: Enggan Menyerah, Persikabo 1973 Kejar Kemenangan di Kandang Persik Kediri
Pertemuan tersebut mencerminkan upaya bersama antara LPEI dan mitra-mitra perbankan dalam mendukung ekspor Indonesia melalui langkah-langkah konkret dan kerjasama yang profesional.
Riyani menegaskan bahwa LPEI, sebagai lembaga keuangan khusus negara, berkomitmen untuk menjunjung tinggi tata kelola perusahaan yang baik, berintegritas, serta menerapkan kebijakan zero tolerance terhadap korupsi dan pelanggaran hukum.
Berita Terkait
-
Bek Persib Bandung Merendah Tak Mudah Lawan Bhayangkara FC yang Lagi di Ambang Terlempar dari BRI Liga 1
-
BRI Liga 1: Persebaya Surabaya Masuk Top 10 Usai Tekuk Arema FC, Dewa United Jaga Asa 4 Besar
-
Jadwal Siaran Langsung BRI Liga 1 Hari Ini: Duel Persib Bandung vs Bhayangkara FC
-
Klaster Usaha Rumput Laut Kampung Pogo, UMKM Binaan BRI yang Dorong Perekonomian Nelayan Pesisir Sulawesi Selatan
-
Enggan Menyerah, Persikabo 1973 Kejar Kemenangan di Kandang Persik Kediri
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- 5 Sunscreen Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Segala Usia
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- 3 HP Murah Rp1 Jutaan RAM 8 GB April 2026 untuk Multitasking Lancar
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Indeks FTSE Russell Pertahankan IHSG di 'Secondary Emerging Market'
-
Banjir Rendam 40 Titik Palembang, Dua Lansia Sakit Tak Berdaya hingga Dievakuasi dari Rumah Terendam
-
Baru 17 Tahun, Siti Khumaerah Sudah Diterima di 5 Kampus Dunia
-
Sidoarjo Mencekam! Tim Jibom Turun Tangan Selidiki Ledakan Maut di Pabrik Baja Waru
-
Siap-siap, Kejari Sleman Beri Sinyal Tersangka Baru Kasus Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Zulhas Pasang Badan: Meski Dunia Membara, Stok Pangan RI Aman Hingga 2027!
-
OJK: Harus Ada Sanksi Pidana untuk Financial Influencer di Medsos dalam RUU P2SK
-
Zulhas Akui Konflik Global Hantam Ekonomi RI: Karung Gabah Langka, Ongkos Pesawat Melejit!
-
Kepala BGN: Pengadaan 25.000 Motor Listrik untuk Kepala SPPG
-
RKAB Batubara 2026 Hampir Rampung, Dekati Angka 600 Juta Ton
-
IHSG Justru Melorot di Sesi I, 398 Saham Merah
-
BREAKING NEWS: Indeks FTSE Russell Pertahankan IHSG di 'Secondary Emerging Market'
-
CIMB Niaga Bidik Nasabah Pelaku Usaha dari UMKM hingga Korporasi
-
Nego Buntu, Trump Ancam Serang Wilayah Sipil Iran Jika Selat Hormuz Tetap Tutup
-
Pehatian Emak-emak! Harga Cabai Rawit Masih Tinggi Usai Lebaran