Suara.com - Emiten energi dan infrastruktur milik Grup Sinarmas, PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA), secara resmi mengumumkan rencana strategis untuk melakukan pemecahan nilai nominal saham atau stock split.
Langkah ini menjadi perhatian serius para pelaku pasar mengingat posisi DSSA sebagai salah satu saham dengan harga nominal tertinggi di bursa domestik saat ini.
Berikut adalah fakta-fakta penting terkait rencana aksi korporasi tersebut yang perlu dicermati oleh investor:
1. Rasio Pemecahan Saham 1:25
DSSA telah menetapkan rasio stock split sebesar 1:25. Artinya, setiap 1 saham lama dengan nilai nominal tinggi akan dipecah menjadi 25 saham baru dengan nilai nominal yang lebih kecil.
Aksi ini secara otomatis akan mengubah postur jumlah saham beredar perseroan menjadi 25 kali lipat lebih banyak dari jumlah saat ini.
2. Jadwal Keputusan RUPSLB
Kepastian mengenai eksekusi rencana ini akan diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB). Pertemuan krusial tersebut dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 11 Maret 2026.
Agenda utamanya mencakup permohonan persetujuan pemegang saham atas stock split dan penyesuaian pasal-pasal terkait dalam anggaran dasar perseroan.
Baca Juga: Laju Bursa Asia Terpangkas Libur Imlek, Nikkei Terpeleset Isu Wait and See
3. Ketentuan Kuorum dan Pengambilan Keputusan
Agar keputusan dalam RUPSLB dinyatakan sah dan mengikat, terdapat syarat kuorum yang ketat:
Rapat harus dihadiri oleh pemegang saham yang mewakili minimal dua pertiga (2/3) dari seluruh saham dengan hak suara sah.
Keputusan baru dapat dijalankan jika disetujui oleh lebih dari dua pertiga (2/3) suara yang hadir atau diwakili dalam rapat tersebut.
4. Tujuan Strategis: Harga Lebih Terjangkau
Manajemen menjelaskan bahwa alasan utama di balik langkah ini adalah untuk menurunkan hambatan masuk bagi investor ritel.
Berita Terkait
-
IHSG Menghijau Pagi Ini Usai Libur Panjang, 331 Saham Melonjak
-
IHSG Diramal Menghijau Usai Libur Panjang, Cek Rekomendasi Saham Ini
-
Deretan Saham yang Diprediksi Menguat saat Ramadan
-
Ramalan IHSG untuk Sepekan Ini, Investor Diharap Fokus Saham Fundamental
-
Laju Bursa Asia Terpangkas Libur Imlek, Nikkei Terpeleset Isu Wait and See
Terpopuler
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- 5 Motor Listrik Terbaik Buat Ojol: Jarak Tempuh Jauh, Harga Terjangkau, Mesin Bandel
- 6 Bedak Padat untuk Makeup Natural dan Anti Kusam, Harga Terjangkau
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
- 5 Motor Listrik Fast Charging, Bebas Risau dari Kehabisan Baterai di Jalan
Pilihan
-
Tragedi Gas Maut di TB Simatupang: 4 Nyawa Melayang dalam Toren, Proyek 8 Lantai Kini Senyap
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
Terkini
-
Nunggak Utang Pinjol Otomatis Lunas Setelah 90 Hari? Ini Fakta Pahitnya
-
Perang Iran - AS Ganggu Bisnis, Ongkos Logistik Melonjak
-
Misi Dagang ke Beijing, RI Bidik Investasi dan Rantai Pasok Global
-
Genjot Inovasi dan Layanan, Perusahaan Dessert Ini Perkuat Dominasi Pasar Ritel
-
Begini Strategi MyFundAction Ciptakan Multiplier Effect Ekonomi
-
Bulog Tindaklanjuti Aspirasi Petani dan Pastikan Serap Tebu Petani Blora Sesuai Harga Pemerintah
-
Hadapi Gejolak Energi Global, Pertamina Percepat Pengembangan Energi Terbarukan
-
Pertamina NRE dan USGBC Perkuat Kolaborasi Pengembangan Bioetanol Berbasis Knowledge Exchange
-
Menkeu Purbaya Lantik Fauzi Ichsan Jadi Dewan Pengawas INA
-
Dua Pekan Lagi OJK Mau Geruduk Kantor MSCI, Apa yang Dibahas?