Suara.com - Potensi bisnis event di Indonesia sangat menjanjikan. Pada tahun 2022 lalu dari 7 dari 12 komunitas, nilai bisnis event mencapai Rp 34,5 -164,4 triliun dengan jumlah event mencapai 1.725 -2.950 event per tahun.
Hal itu disampaikan Harry D. Nugraha, Pendiri Indonesia Professional Organizer Summit (IPOS), dalam Press Gathering di Langit Seduh (Rooftop) @ 101 URBAN Jakarta, Senin (1/4/2024)
“Bisnis ini belum termasuk bisnis wedding yang mencapai Rp 101,5 triliun per tahun. Adapun pergerakan peserta mencapai 46,7 juta- 121,4 juta per tahun dengan jumlah pekerja mencapai 90.463 orang,” paparnya.
Harry mengungkapkan, untuk itu, IPOS yang merupakan bisnis to bisnis ( Forum B2B) tahunan ini untuk mempertemukan para pelaku industri (Buyer dan Seller) dari hotel dan profesional penyelenggara acara hadir.
“Untuk tahun 2024 ini, ditargetkan ada sekitar 40 buyer, dan yang sudah terdaftar baru 29. 50 persen buyer merupakan buyer baru, dan sisanya yang lama,” tegasnya.
Perhelatan IPOS Vol.9 tahun 2024 sengaja mengusung tema "Green Gathering: Beyond Borders, Beyond Events" sejalan dengan komitmen global untuk mendukung kegiatan (event) yang tidak hanya mencapai kesuksesan ekonomi dan sosial, tetapi juga memprioritaskan kesadaran lingkungan. Dalam menghadapi tantangan global, IPOS mengakui peran penting industri event dalam merespons dan mepengaruhi arah pembangunan berkelanjutan.
Adapun Forum B2B tahunan ini akan diselenggarakan pada tanggal 6-8 Mei 2024 di Discovery Convention Center Ancol, Jakarta. Diharapkan akan dihadiri oleh lebih dari 200 delegasi dari PCO, EO, Promotor termasuk industri perhotelan & venue-venue terkemuka di Indonesia.
Disamping forum Business Matching, tahun ini diselenggarakan pula Smart Forum yang akan membahas berbagai tren dan business practice terkait Green Tourism, Industry Update dan Destination Update. Seperti diketahui, pasar pariwisata berkelanjutan global diprediksi mencapai 148,3 miliar di 2030, dengan CAGR 7,1 persen dari 2022.
“Dalam menerapkan konsep kegiatan MICE yang ramah lingkungan, para event planner diharapkan dapat memprioritaskan lokasi dan hotel yang memiliki paket pertemuan berkonsep hijau dan mengantongi sertifikat di bidang lingkungan seperti ASEAN Green Hotel Standard, atau environmental management system (EMS),” terang Staf Ahli Bidang Pengembangan Usaha KEMENPAREKRAF Masruroh.
Mulkan Kamaludin, Ketua Umum DPP IVENDO, menambahkan untuk itu, proses memilih dan memilah serta memprioritaskan suatu produk yang berorientasi ramah lingkungan membutuhkan kapasitas dan kapabilitas tertentu.
“Pelaku industri Event di Indonesia terus mengikuti tren perkembangan pariwisata global saat ini. Untuk tujuan itu IVENDO bersiap memperkenalkan program EO-HIJAU,” terangnya.
Berita Terkait
-
Jet Pribadi Lewat, Harvey Moeis Sempat Manjakan Sandra Dewi dengan Kapal Pesiar
-
Kisah Kelam Sandra Dewi Menangis 2 Tahun Setiap Malam, Selalu Ada Pertanyaan Sebelum Bertemu Suami
-
Kini Ditagih Warganet, Intip Betapa Mewahnya Souvenir Penikahan Sandra Dewi dan Harvey Moeis di Disneyland Tokyo
-
Kaesang Pangarep Akui Modal Utama Bisa Punya Gurita Bisnis karena Jadi Anak Presiden: Itu Privilege
-
Tambang Ilegal yang Dilakukan Suami Bisa Sebabkan Banjir, Sandra Dewi Prihatin atas Musibah di Babel
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Importir Sepakat Jaga Harga Kedelai Rp11.500/Kg untuk Pengrajin Tahu Tempe
-
Bank Dunia: Danantara Kunci Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di 2027
-
RI Ekspor Ribuan Ton Klinker ke Afrika
-
Purbaya Klaim Pertumbuhan Ekonomi RI Triwulan Pertama Tinggi Bukan Karena Lebaran
-
Transaksi E-Commerce Tembus Rp96,7 Triliun, Live Streaming Jadi Sumber Pendapatan Baru Warga RI
-
Hadapi Musim Kemarau Panjang, Menteri PU Mau Penuhi Isi Bendungan
-
BRI Buka Layanan Money Changer, Tukar Riyal Jadi Lebih Praktis untuk Jamaah Haji
-
Purbaya Turun Tangan Atasi Proyek KEK Galang Batang, Investasi Rp 120 T Terancam Batal
-
Pengusaha Konstruksi Ngeluh Beban Operasional Naik 8% Gegara Harga BBM dan Material
-
Gelar RUPST, BRI Setujui Dividen Tunai Rp52,1 Triliun dan Perkuat Fundamental Kinerja