- Tugu Insurance meraih rating global A- (excellent) dan ICR a- dari AM Best, menunjukkan permodalan sangat kuat.
- Keberhasilan mempertahankan rating internasional satu dekade didukung fundamental kuat, tata kelola, dan layanan prima.
- AM Best menyoroti neraca keuangan solid Tugu didukung kinerja operasional stabil serta kepemilikan segmen kuat di industri asuransi.
Suara.com - Emiten Asuransi, PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk. (TUGU) atau Tugu Insurance dinilai memiliki permodalan yang sangat kuat.
Hal ini, setelah adanya penilaian dari Lembaga pemeringkat global AM Best dengan rating Financial Strength Rating (FSR) A- atau excellent dan Long-Term Issuer Credit Rating (ICR) a- atau excellent.
Selain itu, berdasarkan Indonesia National Scale Rating (NSR), perseroan memperoleh peringkat aaa.ID (Exceptional) dengan stable outlook.
Corporate Secretary Tugu Insurance, Dudi Subekti, mengatakan keberhasilan mempertahankan rating internasional selama satu dekade tidak terlepas dari fundamental perusahaan yang kuat.
"Tugu Insurance berkomitmen untuk menerapkan tata kelola, meningkatkan kualitas layanan, serta mendorong inisiatif keberlanjutan. Hal ini semakin menegaskan posisi Tugu Insurance sebagai perusahaan asuransi umum terkemuka di Indonesia," ujar Dudi seperti dikutip, Selasa (24/2/2026).
Secara keseluruhan, AM Best menilai peringkat tersebut mencerminkan kekuatan neraca keuangan Tugu Insurance yang sangat solid, didukung kinerja operasional yang stabil serta penerapan manajemen risiko yang tepat.
Struktur permodalan yang kuat dinilai menjadi fondasi penting dalam menjaga ketahanan bisnis di tengah dinamika industri asuransi.
AM Best juga menyoroti bahwa Tugu Insurance mampu mencatatkan kinerja keuangan yang konsisten positif. Hal ini ditopang oleh hasil underwriting dan investment income yang solid.
Portofolio investasi perseroan dinilai memiliki risiko moderat dan terdiversifikasi dengan baik, dengan mayoritas penempatan dana pada obligasi dan deposito berjangka.
Baca Juga: Kantongi Laba Rp1,3 T, Bos CBDK Sulap Kawasan Ini Jadi Simpul Ekonomi Baru
Sebagai anak usaha PT Pertamina (Persero), Tugu Insurance juga dinilai memiliki posisi yang kuat di industri asuransi umum nasional, khususnya pada segmen energi, aviasi, kebakaran, dan marine hull.
Ke depan, perseroan terus mendorong ekspansi bisnis ritel sebagai bagian dari strategi diversifikasi jangka panjang.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Mantri BRI di Sumatera Utara Ini Tak Gentar Lumpur dan Sinyal Demi Majukan UMKM Desa
-
Kesempatan Beli, Harga Emas Antam Turun Tipis Jadi Rp2.633.000/Gram
-
Ini Dedikasi Mantri BRI di Sumatera Utara: Menembus Batas Pelosok Demi UMKM Naik Kelas
-
Mengenal Apa Itu Museum Date, Kencan Elegan ala Ayu Ting Ting dan Kevin Gusnadi
-
Spanyol Sudah di Final, Siapa Kini Favorit Juara Piala Dunia 2026?
-
5 Cara Memilih Bedak yang Tepat untuk Kulit Kombinasi, Makeup Tetap Segar dan Bebas Cakey
-
Lawan Isu 'Dalang Kerusuhan' Demo Agustus, PDIP Gugat Zulfan Lindan dan Total Politik ke PN Jaksel
-
Mengubah Hidup Keluarga, Misi Mulia Mantri BRI di Pelosok Sumatera Utara
-
IHSG Lanjutkan Tren Positif di Awal Perdagangan, RANS Masih Diburu
-
Siap-siap BBM Naik Lagi, Harga Minyak Dunia Telah Melonjak 4 Hari