Suara.com - PT Indika Energy Tbk (INDY) harus menelan pil pahit karena laba bersih perusahaan mengalami penurunan yang cukup dalam sepanjang tahun 2023 lalu.
Dalam laporan keuangan INDY pada laman Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa (2/4/2024) tertulis laba bersih hanya senilai USD119,68 juta pada tahun 2023, atau anjlok 73,6% dibanding tahun 2022 yang mencapai USD452,67 juta.
Kondisi ini membuat laba per saham dasar melorot ke level USD0,023 per lembar pada akhir tahun 2023. Sedangkan di akhir tahun 2022 berada di level USD0,0869 per helai.
Direktur Utama INDY Arsjad Rasjid melaporkan pendapatan perusahaan mencapai USD3,026 miliar pada tahun 2023. Hasil itu turun 30,1% dibanding tahun 2022 yang mencapai USD4,334 miliar.
Hal ini terjadi karena nilai ekspor batu bara yang turun 35,02% secara tahunan menjadi USD2,174 miliar pada tahun 2023. Begitu juga dengan penjualan batu bara ke pasar dalam negeri yang merosot 6,4% secara tahunan menjadi USD478,4 juta.
Setali tiga uang, pendapatan kontrak jasa pertambangan longsor 23,4% secara tahunan menjadi USD274,69 juta.
Demikian juga dengan pendapatan perdagangan lainnya menyusut 16,9% secara tahunan menjadi USD98,997 juta.
Walau beban pokok kontrak dan penjualan dapat ditekan sedalam 14,2% secara tahunan menjadi USD2,474 miliar pada tahun 2023. Tapi laba kotor tetap terpapas 62% secara tahunan yang tersisa USD551,97 juta.
Sementara itu, jumlah kewajiban berkurang 22,9% secara tahunan menjadi USD1,735 miliar pada tahun 2023.
Baca Juga: PT KBI Raup Laba Bersih Rp 60,7 Miliar Sepanjang 2023
Pada sisi lain, total ekuitas bertambah 2,7% secara tahunan menjadi USD1,377 miliar pada tahun 2023. Patut dicermati, kas bersih digunakan untuk aktivitas operasi tercatat senilai USD199,08 juta pada tahun 2023. Pasalnya, kas hasil dari operasi hanya sebesar USD535,23 juta.
Pada saat yang sama, INDY harus membayar pajak penghasilan dan pajak lainnya senilai USD676,33 juta dan beban keungan senilai USD81,455 juta.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
Terkini
-
Klaim Swasembada Dibayangi Risiko, Pengamat Ingatkan Potensi Penurunan Produksi Beras
-
Penyaluran Beras SPHP Diperpanjang hingga Akhir Januari 2026
-
BBRI Diborong Asing Habis-habisan, Segini Target Harga Sahamnya
-
Produksi Beras Pecah Rekor Tertinggi, Pengamat: Berkah Alam, Bukan Produktivitas
-
Update Pangan Nasional 11 Januari 2026: Harga Cabai Kompak Turun, Jagung Naik
-
8 Ide Usaha Makanan Modal Rp500.000, Prediksi Cuan dan Viral di Tahun 2026
-
Saham BUMI Dijual Asing Triliunan, Target Harga Masih Tetap Tinggi!
-
ANTM Gelontorkan Rp245,76 Miliar untuk Perkuat Cadangan Emas, Nikel dan Bauksit
-
AMMN Alokasikan USD 3,03 Juta untuk Eksplorasi Sumbawa, Ini Mekanismenya
-
Harga Emas Akhir Pekan Stabil, Pegadaian Sediakan Berbagai Variasi Ukuran