Suara.com - Sejak dimulai masa Angkutan Lebaran atau Angleb 2024 pada 31 Maret 2024 sampai dengan 21 April 2024, PT Kereta Api Indonesia atau PT KAI Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta memantau jumlah konsumen pengguna kereta api (KA) yang telah dan akan berangkat sampai Lebaran hari kedua (11/4/2024) mencapai 692.948 orang.
Dikutip dari kantor berita Antara, KAI Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta menyatakan ketersediaan kereta api pada hari kedua Lebaran 2024 adalah 75 KA.
"Jumlah KA per hari ini ada 75 KA," jelas Ixfan Hendriwintoko, Manajer Humas KAI Daop 1 Jakarta di Jakarta, Kamis (11/4/2024).
Berdasarkan data sementara KAI Daop 1 Jakarta, sebanyak 41.707 penumpang akan dan telah meninggalkan Jakarta menggunakan transportasi kereta api jarak jauh (KAJJ).
Perinciannya, 17.247 penumpang berangkat dari Stasiun Gambir, dan 24.460 penumpang berangkat dari Stasiun Pasar Senen.
"Data ini akan berubah karena proses penjualan tiket masih berlangsung dan tiket mudik pascalebaran masih tersedia. Ketersediaan tempat duduk per tanggal 11 April 2024 sebanyak 208.068 atau 18.915 seat per hari," tambah Ixfan Hendriwintoko.
Ada pun rute tujuan yang masih menjadi favorit penumpang adalah Surabaya, Malang, Solo, Yogyakarta, Kutoarjo, Semarang, dan Purwokerto.
Dengan banyaknya KAJJ yang beroperasi, KAI mengimbau masyarakat pengguna jalan raya yang hendak bepergian hendaknya selalu berhati-hati saat akan melintas di perlintasan sebidang, baik yang terjaga maupun tidak terjaga.
"Selalu disiplin dalam berlalu lintas, patuhi rambu-rambu yang telah terpasang sebelum perlintasan KA. Tengok kanan dan kiri sebelum melintas, pastikan tidak ada KA yang akan lewat," imbau Ixfan Hendriwintoko.
Baca Juga: Tol Bocimi Dibuka Kembali dan Gratis, Manfaatkan untuk Silaturahmi Lebaran 2024
Berita Terkait
-
Stasiun Bekasi Timur Diselimuti Karangan Bunga, Simbol Duka untuk Korban Kecelakaan KA Argo Bromo
-
Anggaran Rp4 T untuk 1.800 Perlintasan Kereta, DPR: Cukup Buat Palang Pintu, Gak Cukup Buat Flyover
-
Kemenhub Tak Urus Prasarana Kereta Api Lagi, Diserahkan ke KAI
-
10 Jam Terjepit di Kereta, Kisah Endang Melawan Maut Usai Sempat Dikira Meninggal
-
Pasca Kecelakaan Bekasi, DPR Usul Kabin Masinis Dilengkapi Monitor CCTV Pantau Jalur 2 Km ke Depan
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
- 5 Rekomendasi Sepeda Roadbike Rp1 Jutaan, Cocok untuk Pemula hingga Harian
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Emiten Sawit SSMS Tebar Dividen Rp 800 Miliar
-
DJP Perpanjang Lapor SPT PPh Badan hingga Akhir Mei 2026
-
Tekan Emisi 286 Ribu Ton CO2, PLN NP Genjot Cofiring Biomassa
-
Panas! Menteri Ara Siap Lawan Hercules Demi Bangun Rusun di Tanah Abang
-
UMKM Digenjot Naik Kelas lewat Pemanfaatan Teknologi AI
-
Bos Bio Farma Temui Kepala BPOM, Bahas Strategi Kuasai Pasar Global
-
Pemerintah Yakin B50 Bikin Hemat Negara Rp 139,8 Triliun
-
Agar Subsidi Tepat Sasaran, QR Code BBM Kini Diawasi Lebih Ketat
-
Akses Sanitasi Masih Minim, Industri Arsitektur Mulai Cari Solusi
-
Pemerintah Bentuk Satgas Baru untuk Pertumbuhan Ekonomi, Ini Tugasnya