Suara.com - Perdagangan karbon, atau yang sering disebut sebagai carbon trading, adalah sebuah sistem yang bertujuan untuk mengurangi emisi gas rumah kaca yang menjadi penyebab utama perubahan iklim. Sistem ini menggunakan prinsip pasar, dimana entitas atau perorangan yang mampu mengurangi emisi karbon dapat menjual hak untuk melakukannya kepada mereka yang kesulitan mengurangi emisi mereka sendiri.
Pengertian Perdagangan Karbon
Perdagangan karbon bekerja dengan cara mengizinkan entitas atau individu untuk membeli atau menjual kredit karbon, yang mewakili hak untuk mengeluarkan satu metrik ton karbon dioksida atau gas rumah kaca lainnya. Kredit ini diperdagangkan di pasar karbon dan memberikan insentif bagi pelaku usaha untuk mengurangi emisi mereka.
Contoh Perdagangan Karbon
Sebagai contoh, sebuah perusahaan memiliki target untuk mengurangi emisi karbonnya, namun biaya untuk mengurangi emisi secara internal bisa sangat mahal. Sebaliknya, perusahaan tersebut dapat membeli kredit karbon dari perusahaan lain yang telah berhasil mengurangi emisi mereka dengan biaya lebih rendah. Dengan demikian, perusahaan yang membeli kredit karbon tersebut dapat mencapai target emisi mereka secara lebih efisien.
Aturan Perdagangan Karbon di Indonesia
Di Indonesia, perdagangan karbon diatur oleh pemerintah melalui berbagai kebijakan dan regulasi. Salah satunya adalah Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor P.16 Tahun 2016 tentang Pedoman Pelaksanaan Proyek Mitigasi Perubahan Iklim Berbasis Pasar.
Aturan ini menetapkan prosedur untuk proyek-proyek yang ingin berpartisipasi dalam perdagangan karbon di Indonesia.
Carbon X-change Rakyat, atau CXR, adalah inisiatif blockchain yang bekerja sama dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI), yang bertujuan untuk memfasilitasi dan mendemokratisasi perdagangan karbon di Indonesia. Sebagai negara dengan hutan hujan tropis terbesar ketiga di dunia, Indonesia memiliki potensi untuk menyerap lebih dari 100 gigaton total emisi karbon dunia.
Carbon eXchange Rakyat menjadi sebuah platform marketplace jual-beli karbon, yang tujuannya untuk mencapai target jangka panjang, terutama komitmen Net Zero Carbon Indonesia pada tahun 2060. Dengan begitu, langkah pertama yang penting dilakukan oleh CXR dan BRI adalah untuk membangun kesadaran individu akan pentingnya memperhatikan isu emisi karbon ini.
Kami percaya bahwa perdagangan karbon dapat membawa manfaat bagi seluruh masyarakat Indonesia. Melalui platform CXR, kami mendukung perdagangan karbon untuk memberdayakan petani, pemilik lahan, serta sektor pertambangan dan energi untuk bekerja sama secara sinergis.
Apa Saja Kegiatan Yang Dilakukan oleh CXR
1. Proses yang Terjamin Aman
CXR memfasilitasi pembelian dan penjualan proyek karbon baik di pasar lokal maupun global, sehingga menjadikan prosesnya lebih efisien, aman, dan transparan.
Baca Juga: Mengapa Intensitas Cuaca Ekstrem di Indonesia Meningkat? Begini Penjelasan BRIN
Melalui teknologi blockchain, CXR bertindak sebagai jembatan yang menghubungkan penjual dan pembeli proyek karbon, memberi token pada proyek karbon terverifikasi, menerbitkan sertifikat karbon, dan memfasilitasi transaksi perdagangan karbon dengan aman.
2. Menjadi Pioneer di Bidang Carbon Trading
CXR bertujuan untuk menjadi pionir dalam platform lokal yang memfasilitasi perdagangan karbon di Indonesia.
Dengan luasnya hutan hujan tropis di Indonesia yang mencakup lebih dari 125,9 juta hektar, dan mampu menyerap lebih dari 100 gigaton total emisi karbon dunia, negara ini memiliki potensi besar untuk melakukan perdagangan karbon secara mandiri dengan dukungan platform resmi lokal.
3. Mendukung Pertumbuhan Industri Hijau
Kami berkomitmen terhadap pelestarian lingkungan hidup dengan mendukung pertumbuhan industri hijau Indonesia, bahkan hingga segmen terkecil.
Kami percaya bahwa setiap proyek ramah lingkungan dapat memiliki sertifikat karbon, hingga ke segmen terkecil. Kami memberdayakan setiap petani, pemilik lahan, dan proyek ramah lingkungan lainnya untuk memiliki sertifikat karbon yang dapat diperdagangkan secara global. Melalui CXR, kami mempromosikan netralitas emisi karbon sekaligus memberdayakan perekonomian lokal.
Keunggulan Carbon Trading di Platform CXR
Salah satu platform perdagangan karbon terkemuka di Indonesia adalah CXR. Carbon Trading Platform ini menawarkan berbagai keunggulan, seperti transparansi yang tinggi, kemudahan dalam bertransaksi, dan dukungan penuh dari tim ahli di bidangnya. CXR juga memiliki jaringan luas dari berbagai industri, sehingga memungkinkan para pelaku usaha untuk menjual atau membeli kredit karbon dengan lebih efisien.
Berita Terkait
-
Dubai Banjir Bandang Parah! Ilmuan Sebut Penyebabnya karena Ini
-
Dokter Duga Lonjakan Drastis DBD di Indonesia Disebabkan Perubahan Iklim: Nyamuk Beradaptasi!
-
Ini Cara Agar Anak Muda Makin Terlibat Dalam Aksi Iklim
-
MUI Keluarkan Fatwa Perubahan Iklim, Soroti Dampak Ekonomi dan Kesehatan Masyarakat
-
Ancaman Perubahan Iklim Meningkat, UNUSIA Gelar Kajian Mengenai Fiqih Lingkungan
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Isi Proposal OJK dan BEI ke MSCI: Janji Ungkap Penerima Manfaat Akhir Saham RI
-
MSCI Buka Suara Usai Diskusi dengan BEI, OJK dan KSEI Perihal IHSG
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
-
Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
Terkini
-
Emiten BUMI Bangkit Kembali Setelah ARB, Siapa yang Borong Sahamnya?
-
Purbaya Sebut Proyek 'Olah Sampah' Prabowo Rp 58 Triliun Sebagian Dibiayai APBN
-
IHSG Akhirnya Menguat 1,57% di Sesi I, Saham-saham Ini Bisa Dipantau
-
Profil PT Joyo Agung Permata, Entitas di Balik Delisting HITS Milik Tommy Soeharto
-
Hashim Sebut 4 Perusahaan Protes ke Prabowo Soal Izinnya Dicabut
-
Tommy Soeharto Lepas Semua Saham HITS, Intip Kondisi Keuangannya
-
Aksi Borong Danantara Dongkrak Laju IHSG ke Level 8.000 Siang Ini
-
KB Bank Dorong Wirausaha Muda Berkelanjutan lewat Program Inkubasi GenKBiz Yogyakarta
-
Prabowo Luncurkan Proyek 'Gentengisasi', Biaya Ditanggung APBN
-
Harga Beras Naik di Tengah Deflasi, Harga Eceran Inflasi 3,44 Persen