Suara.com - Kabar gonjang – ganjing rumah tangga datang dari pasangan selebritis Ruben Onsu dan Sarwendah. Isu mengenai daftar bisnis Ruben Onsu yang bangkrut pun ikut terseret mengingat presenter ini juga terkenal gigih dalam membangun gurita bisnis.
Sayangnya, kini rumah tangga Ruben dan Sarwendah sedang tidak baik – baik saja. Sang istri diketahui sudah dua bulan terakhir tak tinggal bersama Ruben, melainkan di rumah adiknya.
Sarwendah dalam penjelasannya, pisah rumah bukan karena sedang bertengkar dengan Ruben Onsu. Dia memilih tinggal di rumah adik karena Ruben tengah sibuk belakangan ini. Sementara Sarwendah masih dalam pemulihan usai dirawat di rumah sakit.
Daftar bisnis Ruben Onsu yang bangkrut pun langsung mengarah pada merek ayam geprek kebanggaannya, Geprek Bensu. Awal 2022 lalu, brand geprek ini menghadapi gugatan dengan nilai Rp100 miliar. Gugatan tersebut dilayangkan oleh Pengusaha Benny Sujono.
Gugatan Benny dilayangkan oleh PT Ayam Geprek Benny Sujono di Pengadilan Negeri Niaga Jakarta Pusat pada 4 April 2022. Ruben Onsu sebagai tergugat I dan Kementerian Hukum dan HAM jadi tergugat II.
Di dalam gugatannya, Benny minta pengadilan agar memutuskan bahwa pihaknya jadi pemilik sah dari merek Ayam Geprek Bensu. Selain itu, dia juga menuntut adanya pembatalan hukum pendaftaran merek "I am Geprek Bensu" atas nama Ruben Onsu dengan segala akibat hukumnya.
Seperti diketahui, Ruben membuka bisnis kuliner ayam geprek dengan merek Geprek Bensu yang tak lain adalah akronim dari namanya sendiri. Kedai Bensu menyuguhkan menu ayam geprek dengan berbagai tingkat kepedasan di bawah naungan PT Onsu Pangan Perkasa. Kuliner ayam geprek yang disukai berbagai kalangan membuat Geprek Bensu telah memiliki cabang di berbagai kota di Indonesia, bahkan sudah ada di Malaysia dan Hong Kong.
Ruben Onsu mengajukan gugatan atas nama Bensu yang digunakan untuk merek dagang ayam geprek lain pada September 2018. Ruben menggugat PT Ayam Geprek Benny Sujono dengan merek I Am Geprek Bensu.
Gugatan Ruben Onsu pada September 2018 ditolak majelis hakim pada Februari 2019. Selang 6 bulan, Ruben kembali mengajukan gugatan dan kembali ditolak pada Juni 2020 lantaran PT Ayam Geprek Benny Sujono merupakan pemilik dan pemakai pertama merek "I Am Geprek Bensu".
Baca Juga: Nostalgia Momen Sarwendah Dapat Tas Mewah Rp600 Juta dari Ruben Onsu, Reaksinya Jadi Perbincangan
Namun pada Oktober 2020, Kemenkumham mendadak menghapus merek Geprek Bensu. Benny Sujono lantas menggugat putusan penghapusan itu dan dikabulkan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) pada Februari 2021.
Penghapusan merek Geprek Bensu kabarnya menjadi celah untuk Ruben Onsu mendaftarkan mereknya. Pihak PT Ayam Geprek Benny Sujono sebenarnya sempat mengajak berdamai dengan memperbolehkan Ruben menggunakan nama Geprek Bensu, hanya saja harus membayar sejumlah kompensasi.
Di sisi lain, pengacara pihak Ruben Onsu menilai Geprek Bensu tidak perlu membayar kompensasi meski kalah, melainkan harus mengganti logo. Akhir dari polemik Geprek Bensu tak lagi tersorot.
Terakhir, hanya diberitakan bahwa gugatan Benny Sujono yang tak terima merek Geprek Bensu dihapus telah dikabulkan PTUN. Bertahun – tahun kasus itu bergulir, kini nama Geprek Bensu yang mirip milik kedua pengusaha tersebut tetap eksis.
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni
Berita Terkait
-
Kini Tak Serumah, Ingat Lagi Usaha Ruben Onsu Dapatkan Hati Sarwendah: Ditolak 4 Kali, Pernikahan Ditentang
-
Ramalan Hard Gumay soal Artis Inisial R Bakal Cerai Tahun Ini, Netizen Wanti-wanti Ruben Onsu
-
Intip 4 Koleksi Tas Hermes Sarwendah, Semua di Atas Rp500 Juta
-
Nostalgia Momen Sarwendah Dapat Tas Mewah Rp600 Juta dari Ruben Onsu, Reaksinya Jadi Perbincangan
-
Ketimbang Gugat Cerai, Sarwendah Ingin Fokus Jadi Istri dan Ibu yang Baik Saja
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
IHSG Cetak Rekor ke Level 9.000, BEI: Kepercayaan Investor Makin Kuat
-
NWP Property Operasikan PLTS Atap di Empat Pusat Perbelanjaan
-
Pemerintah Mau Guyur Dana Rp 6 Miliar Buat Hidupkan Industri Tekstil
-
Tata Kelola Jadi Kunci Kepercayaan di Ekosistem Venture Capital
-
Pelaku Industri Keluhkan Kuota PLTS Atap Masih Jadi Hambatan
-
Shell, BP dan Vivo Diminta Bernegosiasi dengan Pertamina untuk Beli Solar
-
ESDM Beberkan Sosok Perusahaan Pemenang Tender Pembangunan WKP Telaga Ranu
-
CEO Danantara: 1.320 Huntara Bakal Diserahkan ke Korban Banjir Sumatera Besok
-
Perusahaan Dompet Digital Mulai Sasar Segmen Olah Raga
-
Pemerintah Buka Seluasnya Akses Pasar Ekspor untuk Redam Gejolak Ekonomi Global