Suara.com - Maskapai Garuda Indonesia mulai menjajakan produk-produk buatan UMKM yang tersedia selama penerbangan. Maskapai pelat merah ini membuka oleh-oleh khas daerah secara seamless yang nantinya akan diterima langsung di area kedatangan di bandara tujuan atau terminal kedatangan.
Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, Irfan Setiaputra mengatakan, dengan program Garuda Oleh-Oleh penumpang dengan tiket penerbangan langsung (direct flight) rute domestik dapat menikmati added value layanan berupa kemudahan pembelian oleh-oleh produk UMKM unggulan setempat.
Melalui program ini pengguna jasa dapat melakukan transaksi pembelian paket oleh-oleh yang akan langsung dapat diterima di bandara kedatangan.
Kedepannya program ini akan dapat segera diakses melalui aplikasi FlyGaruda. Adapun saat ini layanan Garuda Oleh-Oleh tersedia di Surabaya, Jayapura, Sorong, Timika dan Biak.
:Hadirnya layanan ini diharapkan dapat menghadirkan pilihan bagi penumpang Garuda Indonesia di tengah kesibukan dalam melaksakan perjalanannya untuk memberikan buah tangan bagi kerabat di destinasi tujuan," ujarnya yang dikutip, Kamis (16/5/2024).
Irfan melanjutkan, program ini fiharapkan tidak hanya akan memberikan nilai tambah bagi para pengguna jasa namun juga dapat menjadi wadah untuk mengembangkan competitive advantage UMKM setempat yang dapat dihadirkan melalui touch point layanan penerbangan Garuda Indonesia
Pada tahap awal Garuda Indonesia telah berkolaborasi dengan dua merchant penyedia produk oleh-oleh di antaranya yaitu Sambal Bu Rudy yang dapat diakses untuk rute penerbangan dari dan menuju Surabaya, serta merchant Abon Gulung Pawai yang dapat diakses melalui rute penerbangan dari dan menuju hub Indonesia Timur seperti Jayapura, Biak, Sorong, dan Timika.
Ke depannya Garuda Indonesia akan terus mengembangkan kerjasama dengan berbagai merchant penyedia produk oleh-oleh khas dari berbagai kota yang dilayani oleh Garuda Indonesia.
"Upaya Perusahaan dalam memberikan kemudahan untuk membeli berbagai macam pilihan paket oleh-oleh yang seamless dapat dirasakan dampaknya untuk masyarakat, bukan hanya bagi para pengguna jasa kami, melainkan juga para pelaku UMKM yang juga diharapkan dapat mendongkrak ekonomi daerah," pungkas Irfan.
Baca Juga: Nasib Pesawat Garuda yang Mesinnya Terbakar Saat Angkut Jamaah Haji
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Prioritaskan Transparansi, BRI Dukung Proses Hukum Kasus KoinWorks
-
Rupiah Menguat ke Rp 17.333/US$, Harapan Damai di Timur Tengah Jadi Tenaga
-
Segini Jumlah Uang yang Diterima Para Bos Bea Cukai di Hotel Borobudur
-
Purbaya Akui Kebobolan soal Pengadaan Motor Listrik BGN, Anggaran Bakal Diperketat
-
Fokus Jualan Pulsa Hingga Token Listrik, Bukalapak PHK 594 Karyawan
-
Aliansi Strategis Pertamina Dorong Teknologi dan Efisiensi Operasi Hulu Migas
-
Krakatau Osaka Steel Tutup Pabrik, 200 Buruh Terkena PHK
-
Purbaya Tak Berhentikan Posisi Dirjen Bea Cukai Usai Namanya Terseret Dakwaan Suap KPK
-
Penjualan Tanah Komersial CBDK Naik 492 Persen
-
Ini 5 Investasi Aman yang Cocok untuk Pemula, Modal Mulai Rp10 Ribuan Saja!