Suara.com - Guna meningkatkan kenyamanan dan kemudahan bagi nasabahnya, Bank Rakyat Indonesia (BRI) menawarkan kenaikan limit transaksi Debit BRI mulai tanggal 1 Juli 2024. Perubahan ini memberikan peluang lebih besar bagi para pengguna Debit BRI untuk melakukan transaksi dengan lebih fleksibel dan nyaman.
Berikut adalah detail kenaikan limit transaksi Debit BRI:
1. Limit Setor Tunai Debit BritAma Silver dan Simpedes GPN
Sebelumnya: Rp 30 juta
Sekarang: Rp 50 juta
2. Limit Setor Tunai Debit BRI Black, BritAma X dan BritAma Bisnis
Sebelumnya: Rp 50 juta
Sekarang: Rp 300 juta
3. Limit Pembayaran EDC Debit BRI Private dan BRI Prioritas
Sebelumnya: Rp 1 miliar
Sekarang: Sesuai dengan jumlah saldo
4. Limit Tarik Tunai Debit Simpedes UMi Pegadaian
Sebelumnya: Rp 15 juta
Sekarang: Rp 20 juta
5. Limit Transfer Online via BRImo Semua Jenis Debit BRI
Rp 100 juta per transaksi
Rp 250 juta per hari
Perubahan ini akan memberikan fleksibilitas lebih bagi nasabah BRI dalam mengelola transaksi keuangan mereka. Dengan kenaikan limit transaksi ini, diharapkan para nasabah dapat lebih leluasa dalam melakukan transaksi sehari-hari, baik itu setor tunai, pembayaran, atau transfer online.
Untuk para nasabah yang ingin mengetahui lebih lanjut mengenai kenaikan limit transaksi ini, informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui situs resmi BRI atau langsung menghubungi cabang terdekat.
Baca Juga: BRI Taipei Perkuat Layanan Keuangan di Taiwan, Setoran PNBP Langsung ke Kas Negara
Jangan lewatkan kesempatan ini untuk menikmati kemudahan dan kenyamanan dalam melakukan transaksi keuangan dengan Debit BRI.
Berita Terkait
-
Eiger Beri Diskon Hingga Rp500.000 untuk Nasabah BRI, Buruan Belanja!
-
Lupakan Mantan Tim, Mohammed Rashid Bertekad Bawa Bali United Tumbangkan Persib Demi Final BRI Liga 1
-
BRI Peduli Salurkan 1000 Paket Sembako untuk Umat Buddha di Temanggung
-
Tinggalkan Persik Kediri, Flavio Silva Ingin Cari Tantangan Baru
-
BRI Taipei Perkuat Layanan Keuangan di Taiwan, Setoran PNBP Langsung ke Kas Negara
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
Terkini
-
Ekonom Bongkar Biang Kerok Lemahnya Rupiah: Aturan DHE SDA Prabowo Terhambat di Bank Indonesia
-
Danantara Bakal Borong Saham, Ini Kriteria Emiten yang Diserok
-
Lobi Investor Asing, Bos Danantara Pede IHSG Rebound Besok
-
Danantara Punya Kepentingan Jaga Pasar Saham, Rosan: 30% 'Market Cap' dari BUMN
-
Profil PT Vopak Indonesia, Perusahaan Penyebab Asap Diduga Gas Kimia di Cilegon
-
Bos Danantara Rosan Bocorkan Pembahasan RI dengan MSCI
-
IHSG Berpotensi Rebound, Ini Saham yang Bisa Dicermati Investor Pekan Depan
-
Pengamat: Menhan Offside Bicara Perombakan Direksi Himbara
-
AEI Ingatkan Reformasi Pasar Modal RI Jangan Bebani Emiten
-
Bongkar Muat Kapal Molor hingga 6 Hari, Biaya Logistik Kian Mahal