Suara.com - Pendiri Tokopedia, William Tanuwijaya, resmi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Komisaris PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) setelah diambil alih TikTok.
Pengunduran diri William tersebut disampaikan dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) yang dipublikasikan pada Senin (20/5/2024). Langkah mundur ini dilakukan dirinya setelah hampir 15 tahun lamanya membangun aplikasi e-commerce tersebut.
Masa jabatan William Tanuwijaya di Dewan Komisaris GOTO akan berakhir setelah penutupan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPS) dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang akan diadakan pada tanggal 11 Juni 2024 mendatang.
Keputusan William Tanuwijaya untuk mundur dari GOTO dikaitkan dengan berakhirnya masa jabatannya. Selain itu, William juga dikabarkan ingin fokus pada bidang lain di luar GOTO.
Pengunduran diri William Tanuwijaya dari GOTO menjadi kehilangan besar bagi perusahaan teknologi tersebut. William merupakan salah satu pendiri Tokopedia yang berperan penting dalam kesuksesan perusahaan e-commerce tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
Pilihan
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
Terkini
-
Fundamental Ekonomi Kuat di tengah Ketidakpastian, Indonesia Kian Dilirik Investor Global
-
Harga Nikel Langsung Terkerek Aturan Baru ESDM, Tapi Tekan Industri Smelter
-
Program 3 Juta Rumah Libatkan 185 Industri dan Serap Tenaga Kerja
-
Program Gentengisasi Digeber, 40 Ribu Rumah di Jabar Dapat Bantuan
-
Anggaran Subsidi Energi Terus Bengkak, Insentif EV Perlu Diberlakukan Lagi?
-
Alasan Harga Emas Justru Turun di Tengah Konflik
-
Di saat Harga Avtur Melambung, Maskapai Vietnam Justru Agresif Tambah Frekuensi Penerbangan
-
Pemerintah Umumkan Respons Pembelaan Investigasi Dagang AS Hari Ini
-
Airlangga Akui AS Penyumbang Surplus Perdagangan dan Destinasi Ekspor Terbesar RI
-
Airlangga Ungkap Alasan Cicilan Kopdes Merah Putih Dibayar dari APBN