Suara.com - Penerbangan haji kekinian tengah disorot oleh publik. Hal ini setelah banyaknya terjadi penundaan penerbangan atau delay yang membuat jamaah haji menunggu.
Namun berbeda di Bandara Hang Nadim, Batam yang justru lebih awal dari jadwal penerbangan.
VP Airport Service Bandara Hang Nadim, Bambang Soepriono menyebut, hampir seluruh penerbangan haji tepat waktu. Menurut dia, ada satu penerbangan pesawat Saudi Airlines yang delay, tetapi itu hanya hitungan menit.
"Selama pelayanan haji ini terkait dengan penerbangannya on time terus ya. Pernah sih sekali delay tapi cuma 3 menit, jadi anggap saja itu clear lah," ujarnya di Bandara Hang Nadim, Batam, Selasa (28/5/2024).
"Tapi kebanyakan dari sekarang ini sudah 15 kloter, itu before. Kebanyakan sebelum jadwal penerbangan dia sudah bisa take off," sambung dia.
Bambang melanjutkan, kondisi pesawat Saudi Arabian Airlines juga minim insiden. Dia mengakui, satu waktu pesawat sempat melakukan pergantian ban, tetapi tidak membuat jamaah haji menunggu lama.
"Pesawat itu saya lupa klotter berapa, itu ada penggantian ban, jadi ada di cek oleh teknisi, ada ban yang nggak standar, kemudian diganti. Nah proses penggantian itu cepat sekali, jadi sehingga nggak sampai delay," ucap dia.
Dari sisi pelayanan, Bambang menambahkan, pihaknya juga menerapkan bandara ramah lansia dalam layanan haji ini. Misalnya, jamaah haji yang hanya bisa menggunakan kursi roda, diprioritaskan ke bandara lebih awal.
"Ramah lansia, jadi jama'a yang menggunakan wheelchair kita dulukan, berangkat duluan pakai ambulan.Langsung kita naikkan dulu ke atas, kita stand back-an di atas, di situ yang kursi roda. Kemudian prosesnya tetap kita bantu, kita sediakan di sini eskalator. Jadi bukan langsung naik tangga tapi ada eskalator," jelas dia.
Baca Juga: Bandara Hang Nadim Sediakan Layanan Ramah Lansia untuk Jamaah Haji
"Kemudian jika nggak berani pakai eskalator kita menggunakan lift, kita sediakan lift di sini. Jadi di situlah kita ramah lansianya seperti itu," pungkas Bambang.
Untuk diketahui, calon jemaah haji yang berangkat dari embarkasi Batam berasal dari Kepulauan Riau, Riau, dan Provinsi Kalimantan Barat, dengan menggunakan Pesawat Saudi Arabian Airlines berjenis Boeing 747-400.
Dari total 12.437 calon jemaah haji yang dibagi menjadi 28 kloter, sampai hari ini sudah kloter 16 yang terdiri dari 7.092 calon jemaah haji yang diberangkatkan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Rusak Parah, Warga Kulon Progo Pasang Spanduk Protes: 'Ini Jalan atau Cobaan?'
- Resmi Gabung Persib, Bojan Hodak Ungkap Jadwal Latihan Kurzawa dan Kedatangan Markx
Pilihan
-
Menperin Pastikan Industri Susu Nasional Kecipratan Proyek MBG
-
MSCI Melihat 'Bandit' di Pasar Saham RI?
-
Harga Emas di Palembang Nyaris Rp17 Juta per Suku, Warga Menunda Membeli
-
IHSG Anjlok Hampir 8 Persen Gegara MSCI, BEI: Kita Melakukan Segala Effort
-
IHSG Anjlok 7 Persen Usai MSCI Soroti Transparansi dan Likuiditas Saham RI, BEI Buka Suara
Terkini
-
Purbaya soal IHSG Anjlok: Beres Sebelum Mei, Hanya Syok Sesaat
-
PU Kebut Normalisasi Sungai Aek Doras, Upaya Redam Ancaman Banjir di Sibolga
-
Tekanan Global hingga AI Warnai 2026, MCorp Buka Ruang Dialog Strategis Lintas Industri
-
Pos Indonesia Gandeng Emiten WIFI Bantu Distribusi Internet Rakyat
-
IHSG Terjun Bebas, BEI: Investor Jangan FOMO Jual Saham
-
Menperin Pastikan Industri Susu Nasional Kecipratan Proyek MBG
-
Jembatan Energi Jawa Hampir Tersambung: Proyek Cisem II Rampung Maret 2026
-
Nuklir Jadi Prioritas Pemerintah, Bahlil Lahadalia Pimpin Dewan Energi Nasional
-
Industri Baja Tambah Investasi, Kemenperin Dorong Penguatan Kapasitas Produksi Nasional
-
Bahlil Jadi Ketua Harian Dewan Energi Nasional, Ini Struktur DEN Terbaru