Suara.com - Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) menyambut baik penganugerahan Doktor Kehormatan (Honoris Causa) kepada Soedjai Kartasasmita yang diberikan Universitas Sumatera Utara (USU).
Anugerah tersebut disematkan atas pemikiran, kiprah, dan kontribusinya yang luar biasa di bidang Perkebunan khususnya dalam Pembangunan Perkebunan di Indonesia.
Direktur Utama Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), Mohammad Abdul Ghani, menyampaikan bahwa anugerah tersebut sangat layak diberikan kepada Sang Begawan Perkebunan Indonesia.
Menurutnya, pria kelahiran Bandung, Jawa Barat ini telah memberikan dedikasi dan keberhasilan dari awal karir hingga masa purna baktinya sehingga sangat patut untuk diteladani bagi planters perkebunan.
“Bapak Soedjai Kartasasmita adalah salah satu putra terbaik bangsa, beliau telah menunjukkan kepedulian yang besar terhadap pengembangan sumber daya manusia, penerapan teknologi informasi, dan prinsip-prinsip keberlanjutan dalam industri perkebunan, sehingga menjadikannya sebagai inspirasi utama bagi generasi muda planters nusantara yang ingin berkontribusi di sektor ini.” ungkapnya usai menghadiri penganugerahan tersebut.
Soedjai Kartasasmita telah memainkan peran penting dalam berbagai aspek perkembangan industri perkebunan. Kepeduliannya terhadap peningkatan kompetensi sumber daya manusia (SDM) tercermin melalui program pelatihan yang bekerja sama dengan negara lain, bertujuan untuk mengembangkan pengetahuan SDM tentang manajemen perkebunan modern.
Tidak hanya itu, ia menginisiasi kerjasama untuk mempromosikan energi terbarukan dan mengedepankan inovasi penggunaan cangkang kelapa sawit sebagai bahan bakar untuk pembangkit listrik ramah lingkungan, menjadikan industri perkebunan lebih berkelanjutan dan efisien.
Dengan jaringan yang luas baik di dalam maupun luar negeri, Soedjai menjadi pemain kunci dalam memfasilitasi kerja sama dan kolaborasi yang strategis untuk memajukan industri perkebunan di Indonesia.
Keberadaannya tidak hanya memperluas cakupan akses terhadap teknologi dan sumber daya, tetapi juga membuka pintu bagi pertukaran ide dan praktik terbaik dari berbagai negara.
Baca Juga: Musim Giling PTPN 1 Mulai dengan Petik Tebu Manten, Dorong Ekonomi Warga Jatiroto
Pada kesempatan tersebut, Menteri Pertanian periode 2000-2004 Bungaran Saragih, menyatakan bahwa Soedjai Kartasasmita merupakan pioneer di bidang perkebunan.
“Sukses sawit kita ini disebabkan oleh sumber daya alam, SDM, manajemen, dan leadership yang bagus, dan salah satu pemain utamanya adalah beliau,” ungkapnya.
Dia menilai, pemberian penganugerahan Doktor Kehormatan yang diberikan Universitas Sumatera Utara adalah hal yang tepat.
“Saya sangat menghargai itu. Karena banyak contoh yang dikasih beliau, tidak hanya pembangunan perkebunan, tetapi juga kepribadian yang baik. Tidak banyak anak Indonesia yang seperti ini, dan kita harus menghargai itu,” ucapnya.
Hal senada juga disampaikan Menteri Pertanian Periode 1998-1999, Justika Baharsjah. Dia menyampaikan, Soedjai Kartasasmita sangat berjasa untuk kemajuan perkebunan Indonesia.
“Dengan amalan dan kontribusinya, sehingga sudah sangat pantas beliau mendapat anugerah kehormatan ini,” ujarnya.
Komisaris PT KBP Chakra, Rachmat Badruddin, menyampaikan, meski Soedjai Kartasasmita utamanya dikenal sebagai ahli di bidang sawit, tetapi pengetahuannya di industri perkebunan lain sangat mumpuni.
“Beliau sangat kuat di bidang sawit, tapi ternyata juga sangat menguasai di bidang perkebunan teh dan yang lain,” ucapnya.
Sementara itu, Founder dan Direktur Eksekutif Palm Oil Agribusiness Strategic Policy Institute (PASPI), Tungkot Sipayung, menambahkan bahwa kita bersyukur Soedjai Kartasasmita sebagai seorang pioner dan pejuang perkebunan Indonesia memperoleh penghargaan yang luar biasa.
Menurutnya, Soedjai Kartasasmita adalah perintis perkebunan yang hasilnya bisa kita nikmati hari ini.
“Kemajuan perkebunan Indonesia yang kita dapat saat ini salah satunya hasil kontribusi beliau, mulai dari perkebunan, hilirisasi, maupun riset. Anak muda saat ini jangan sia-siakan apa yang telah dibuat pendahulu kita, termasuk oleh pak Soedjai,” tambah Tungkot.
Pemberian gelar kehormatan kepada Soedjai Kartasasmita juga dihadiri oleh sejumlah direktur Perusahaan Perkebunan serta kolega yang berasal dari dalam dan luar negeri, menunjukkan pengakuan akan kontribusinya yang luas serta jaringan yang luas yang telah dibangunnya dalam industri perkebunan.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Satu Rumah Dihuni 10 Orang, Pemerintah Bedah 82 Hunian di Menteng Tenggulun
-
Proyek Percontohan Gentengisasi Prabowo Disorot, Kontraktor Jujur: Bukan Genteng, Kita Pakai Spandek
-
Kantongi Sertifikat, Pertamina Bisa Jual Avtur dari Minyak Jelantah Secara Global
-
RI-India Mau Kembangkan Industri Logam
-
Nasib THR Ojol Akan Ditentukan Selasa Pekan Depan
-
MKBD Tembus Rp 1 Triliun, KISI Perkuat Fundamental di Tengah Persaingan Sekuritas
-
Jangan Kehabisan! Penukaran Uang Baru BI Mulai Besok, Wajib Daftar Online Dulu
-
Krisis Batu Bara Ancam PLTU, Pasokan Listrik Aman?
-
Setoran Pajak Kripto Tembus Rp1,93 Triliun, PMK Baru Jadi Angin Segar Exchange Lokal
-
Kemenperin Bantah Industri Tahan Produksi Usai Kesepakatan Tarif RI-AS