Suara.com - PT Bursa Komoditi Nusantara (CFX), bursa kripto yang teregulasi di Indonesia terus mendukung dan mengapresiasi berbagai kegiatan edukasi dan literasi mengenai aset kripto, salah satunya melalui dukungan penuh CFX pada kegiatan Bulan Literasi Kripto (BLK) 2024 yang terselenggara sepanjang bulan Mei 2024.
“BLK merupakan bagian penting perjalanan kami untuk mengedukasi masyarakat dalam rangka meningkatkan pemahaman tentang investasi kripto. Kami meyakini, rangkaian edukasi yang telah dijalankan dalam BLK ini berdampak positif tidak hanya bagi partisipan yang mengikuti, namun diharapkan bisa mendorong kemajuan industri kripto di Indonesia,” kata Direktur Utama CFX Subani ditulis Jumat (31/5/2024).
BLK 2024 merupakan inisiasi dari Asosiasi Pedagang Aset Kripto Indonesia-Asosiasi Blockchain Indonesia (Aspakrindo-ABI). Mengusung tema “Exploring Crypto for Tommorrow’s Landscape”, berbagai kegiatan BLK 2024 mulai dari opening hingga roadshow yang diisi berbagai kegiatan workshop, seminar, webinar, dan diskusi panel dengan menghadirkan berbagai narasumber berpengalaman yang mampu menarik ribuan peserta.
CFX juga turut andil berpartisipasi dalam kegiatan BLK 2024 di antaranya menjadi pembicara dalam acara yang diadakan oleh Aspakrindo di Yogyakarta bertema “Tren Narasi Kripto Pasca Halving”. Direktur CFX Lukas Lauw hadir memberikan informasi mengenai bursa kripto, perannya, serta ekosistem di dalamnya.
Kegiatan lainnya, CFX mengadakan seri diskusi EduKripto bertemakan “Yuk Berkenalan dengan Ekosistem Kripto” dengan menggandeng Badan Pengawas Berjangka Perdagangan Komoditi (BAPPEBTI) yang dihadiri oleh Kepala Biro Pembinaan dan Pengembangan Perdagangan Berjangka Komoditi BAPPEBTI Tirta Karma Senjaya, serta dua lembaga Self-Regulatory Organization (SRO) yakni PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI) dan PT Kustodian Koin Indonesia (ICC), serta melibatkan anggota bursa yakni Pluang.
“Rangkaian kegiatan Bulan Literasi Kripto 2024 resmi berakhir di penghujung bulan Mei 2024. Meski begitu, komitmen CFX untuk mendukung kegiatan edukasi dan literasi akan terus berjalan sebagai bagian inisiatif untuk memperkuat pemahaman masyarakat tentang investasi aset kripto.” tutup Subani.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Ramadan Jadi Momentum Refleksi Finansial, Nanovest Ajak Investor Susun Portofolio Sehat
-
S&P Peringatkan Indonesia soal Tekanan Fiskal, Ada Risiko Penurunan Rating
-
Kementerian ESDM: Perusahaan Amerika Tetap Harus Investasi Jika Mau Akses Mineral Kritis Indonesia
-
Belanja Pakaian Naik Tapi Pabrik Tekstil Boncos, Kemenperin: Impor Terus
-
BRI Cetak Laba Rp57,13 Triliun di 2025, Kredit Tumbuh 12,3% dan NPL 3,07%
-
Indeks Kepercayaan Industri Merosot di Februari ke Level 54,02
-
Tanpa Tim HR, UKM Kini Bisa Rekrut Karyawan Pakai AI
-
Menkop Mau Evaluasi Jarak Alfamart-Indomaret dengan Pasar Tradisional
-
Gandeng Inggris, OJK Pecut Perbankan Percepat Pembiayaan Iklim
-
56,3 Juta Pengguna QRIS, Indonesia Jadi Target Ekspansi AI Perbankan