Suara.com - Berkolaborasi dengan Koperasi Radha Krisna yang memanfaatkan dana bergulir dari Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (LPDB-KUMKM), Krisna Oleh-oleh Nusantara meresmikan gerai terbarunya di Kota Yogyakarta.
Direktur Utama LPDB-KUMKM, Supomo menyatakan, LPDB-KUMKM sebagai kepanjangan tangan pemerintah terus fokus memberikan perkuatan permodalan kepada koperasi, terutama yang bergerak di sektor produktif, seperti Koperasi Radha Krisna.
"Koperasi ini berperan sebagai offtaker dan agregator produk-produk UMKM mulai dari kuliner, fashion, kerajinan tangan, hingga souvenir," kata Supomo dalam keterangannya.
Ia berharap, pembukaan Krisna Oleh-oleh Nusantara Jogja ini bisa semakin meningkatkan perluasan pasar produk UMKM, sehingga fokus UMKM hanya pada produksi saja, sementara Krisna mengurus pemasarannya, dan LPDB-KUMKM memberikan perkuatan permodalan kepada koperasinya.
"Harapannya, ekspansi ini akan memberikan dampak positif terhadap industri pariwisata dan juga perekonomian para UMKM serta anggota koperasi, dengan multiplier effect ekonomi tersebut, maka laju perekonomian bisa semakin meningkat, terbukanya lapangan kerja, menurunkan angka kemiskinan," terang Supomo.
Dengan ekspansi ini, sebanyak 183 produk UMKM Yogyakarta masuk ke dalam ekosistem Krisna Oleh-oleh Nusantara Jogja, menciptakan lapangan kerja bagi 110 orang, termasuk tenaga kerja dari penyandang disabilitas.
"Kami mewadahi UMKM untuk potensi suvenir, kuliner oleh-oleh Nusantara khususnya Yogya. UMKM yang bergabung 83 persen atau sekitar 183 UMKM dari DIY dan sekitarnya, sedang 110 karyawan semua dari Yogyakarta," kata Pemilik Krisna Oleh-oleh, Gusti Ngurah Anom atau yang lebih dikenal dengan Ajik Krisna.
Ia menyampaikan bahwa pelaku UMKM tidak perlu khawatir dan takut untuk bekerja sama dengan Krisna Oleh-oleh Nusantara Jogja.
"Kami didukung oleh pemerintah dari Kementerian Koperasi dan UKM melalui LPDB-KUMKM, yang memberikan kami perkuatan permodalan hingga bisa ada Krisna di Jogja ini. Terima kasih atas supportnya," jelas Ajik.
Baca Juga: Diresmikan Presiden Baru-baru Ini, LPDB-KUMKM Siap Dukung Koperasi Produsen Minyak Makan Merah
Ia juga menambahkan, pihaknya berterima kasih atas peran dari pemerintah mulai dari Kementerian Koperasi dan UKM, Kementrian Sosial, Kementerian Pariwisata dan juga Pemerintah Daerah yang sudah sangat welcome dengan Krisna.
"Atas kontribusi nyata ini, kami menjadi seperti sekarang ini, dan ini tidak akan berhenti. Kami akan terus berkembang dan terus berkolaborasi membangun industri pariwisata di Indonesia. Harapannya, ini akan semakin luas areanya, kami evaluasi tiga bulan, mudah-mudahan semakin ramai pengunjung," tambah Ajik.
Ia juga mengajak pelaku pariwisata untuk bersama-sama membangun industri yang semakin maju dan berkembang.
“Bawa wisatawan kepada pusat oleh-oleh yang lebih dulu ada di Yogyakarta, baru kemudian sisanya bawa ke Krisna Oleh-oleh Nusantara Jogja. Rezeki tidak akan tertukar," tandasnya
Peresmian Krisna Oleh-oleh Nusantara Jogja ini diharapkan dapat menjadi katalisator bagi kemajuan UMKM di Yogyakarta dan sekitarnya, serta memperkuat ekonomi lokal melalui sinergi yang baik antara pemerintah, koperasi, dan pelaku usaha pasca pandemi Covid-19 lalu.
Berita Terkait
-
Pengajuan Dana Bergulir Gratis, Waspada Penipuan Mengatasnamakan LPDB-KUMKM
-
LPDB-KUMKM dan BPJS Ketenagakerjaan Gelar Sosialisasi Jaminan Sosial Kepada Anggota Koperasi
-
Demi Tingkatkan Kesejahteraan Anggota, BMT Arin Banyuwangi Konsisten Bermitra dengan LPDB-KUMKM dan Patuh pada Regulasi
-
Melalui LPDB-KUMKM, KSPPS KARISMA Harap Menjadi Koperasi yang Bermanfaat bagi Masyarakat dan Profesional
-
Dukung Pengembangan Ekonomi Nasional, Kopdit CU Lete Konda NTT Mendapat Dana dari LPDB-KUMKM
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Harga Pangan Nasional 7 Mei 2026: Bawang Merah Meroket, Cabai dan Minyak Goreng Ikut Naik
-
Kurs Rupiah Hari Ini 7 Mei 2026 Naik ke Rp17.336, Ini Penyebabnya
-
BI: Program Makan Bergizi Gratis Jadi Pendorong Ekonomi Indonesia Meroket
-
IHSG Lanjutkan Tren Penguatan Pagi Ini, Melesat ke Level 7.100
-
Hari Buruh Internasional, Serikat Pekerja Pegadaian Makassar Gelar Pekan Olahraga dan Seni
-
Emas Antam Terus Meroket, Hari Ini Harganya Rp 2,84 Juta/Gram
-
Ngeri! Macet Jabodetabek Rugikan RI Rp 100 T, BUMN Ini Punya Solusinya
-
BI dan ASEAN+3 Siaga! Ancaman Krisis Ekonomi Global Kian Nyata
-
Ruijie Luncurkan Cybrey di RI Biar UKM Bisa Pakai Jaringan Kelas Kakap
-
Tekan Beban Klaim BPJS Kesehatan, Produk Tembakau Alternatif Jadi Opsi Realistis?