Suara.com - PT Surveyor Indonesia gelar giat Panen Raya Kopi dan Peresmian Gudang Pupuk bersama di Desa Srikandi, Wanasuka, Pangalengan. Selain itu disalurkan pula bantuan laptop sebagai bagian dari program Lab Komputer Keliling untuk siswa-siswi SDN Srikandi 01. Kegiatan dihadiri langsung oleh Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PT Surveyor Indonesia, Wahyu Witjaksono.
Rangkaian kegiatan ini merupakan bagian dari inisiatif Surveyor Indonesia Peduli, sebagai komitmen dari perusahaan untuk terus hadir diantara masyarakat dan mendukung peningkatan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB/SDGs), dalam hal ini adalah Pendidikan Berkualitas, Konsumsi dan Produksi Yang Bertanggung Jawab, Kota dan Pemukiman yang Berkelanjutan, Ekosistem Daratan, dan Kemitraan Untuk Mencapai Tujuan.
Dalam kegiatan ini, Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PT Surveyor Indonesia, Wahyu Witjaksono langsung turun dalam kegiatan panen raya biji kopi robusta yang merupakan hasil tanam petani setempat, kemudian bersama Sekolah Tani Indonesia, turut serta meresmikan Gudang Pupuk berbahan baku kompos cacing tanah.
Surveyor Indonesia juga berkolaborasi dengan local heroes telah rutin menggelar Lab Komputer Keliling, dan bersamaan dengan kegiatan panen raya, dilakukan juga sesi mengajar komputer dan pemberian bantuan sejumlah 10 unit laptop untuk SDN Srikandi 01 yang masih berdekatan dengan lokasi panen.
Wahyu Witjaksono menyampaikan komitmen Surveyor Indonesia untuk menjaga dan menguatkan komitmen serta upaya-upaya untuk mendorong pertumbuhan masyarakat dalam berbagai aspek pembangunan berkelanjutan.
“Kami ingin terus hadir diantara teman-teman petani, anak-anak penerus bangsa, pelaku UMKM, local heroes dan semua yang berada dalam ekosistem keberlanjutan, sehingga dapat menjaga dan menguatkan komitmen, serta upaya dan inisiatif kami untuk mendorong pertumbuhan masyarakat dalam aspek pembangunan berkelanjutan, antara lain pendidikan, pangan, dan pengelolaan komoditas berkelanjutan,” kata Wahyu ditulis Jumat (7/6/2024).
“Hal yang kami lakukan hari ini bukanlah pemberian bantuan sekali-dua kali yang sifatnya charity atau filantropi, namun bagian dari upaya secara terus menerus untuk mengedukasi, mengembangkan, dan mendukung pertumbuhan komunitas-komunitas yang berkelanjutan seperti Sekolah Tani ini, yang memang sudah berjalan sejak beberapa tahun yang lalu,” pungkas Wahyu.
“Kegiatan serupa ini juga sudah rutin kami lakukan baik secara korporat, maupun dalam lingkup Holding BUMN Jasa Survei, IDSurvey bersama PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero) dan PT SUCOFINDO,” tutupnya.
Surveyor Indonesia terus berupaya meningkatkan perannya dalam membangun ekonomi kerakyatan. Dengan begitu, selain membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara langsung, sekaligus sebagai stimulus dalam pertumbuhan ekonomi nasional.
Baca Juga: Anies Baswedan Sebut Kopi Tubruk adalah Human Right: Jangan Tubruk yang Lain
Kini, para petani kopi di Wanasuka ini berhasil meningkatkan produktivitas dan efisiensi dari proses bisnis maupun hasil panen. Alhasil, pendepatan mereka naik dan kesejahteraan keluarganya terjaga.
"Terima kasih kepada Surveyor Indonesia atas kerjasamanya dalam membangun ekonomi masyarakat Desa Wanasuka. Ke depan banyak hal lain yang masih perlu disinergikan untuk terus meningkatkan kesejahteraan petani," ujar Founder Sekolah Tani Indonesia, Fatoni Saputra.
Selanjutnya, Surveyor Indonesia bersama Sekolah Tani Indonesia berfokus dalam peningkatan kualitas proses dan produk kopi. Dengan begitu, ke depannya kopi yang dihasilkan dapat memenuhi standar kualitas yang dibutuhkan pasar, baik dalam negeri maupun luar negeri, mulai dari proses panen, pengeringan hingga proses pengemasan produk.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Komisi Gojek Turun Jadi 8 Persen, Driver Ojol Kini Kantongi 92 Persen Pendapatan
-
Pertamina dan ASRI Energi Edukasi Bangun Kesadaran Transisi Energi kepada Pelajar Jakarta
-
Masa Bodo Rupiah Melemah, Restrukturisasi BUMN Karya Tetap Gaspol
-
IBC Berharap Pemerintah Beri Insentif untuk Baterai Nikel Buatan Dalam Negeri
-
Pemerintah Pelit Informasi Soal Pembentukan Badan Ekspor
-
Garuda Indonesia Kembali Jadi Maskapai Paling Tepat Waktu di Dunia Versi OAG
-
Kehadiran Dasco Belum Jadi Sentimen Positif, IHSG Makin Ambruk 3,46%
-
Perusahaan Entertaiment Jumbo Mau IPO, Clue-nya Miliki Kebun Binatang
-
Badan Ekspor Mirip Orde Baru? Ekonom CELIOS Wanti-Wanti Risiko Monopoli dan Rente Negara
-
Lampaui Standar IMF, Ini Alasan Cadangan Devisa Indonesia Diklaim Kebal Krisis Global