Suara.com - Tempe sebagai pangan yang bergizi dan mempunyai protein tinggi tentunya ini menjadi favorit bagi masyarakat Indonesia, dan terus dikembangkan melalui inovasi menjadi bahan olahan yang sangat menarik dan tambahan bahan makanan pokok.
Tempe sebagai makanan semua kalangan, dan dapat di olah menjadi berbagai macam menu yang sangat di sukai masyarakat. Dan tempe mudah dan murah pula di beli di pasar- pasar tradisional.
"Kemarin kami (INKOPPAS) di undang bersama- sama dengan gabungan koperasi pengrajin tahu dan tempe, bersama- sama keduanya merayakan hari Tempe Nasional, yang di adakan 6 Juni 2024 kemarin di Balikpapan lebih tepatnya di daerah somber," Ketua harian (Induk Koperasi Pedagang Pasar ) INKOPPAS Andrian Lame Muhar dalam keterangannya, Senin (10/6/2024).
"Somber itu lokasi terintegrasi untuk pengerajin tahu dan tempe. Dengan air bersihnya yang memadai, pengolahan limbahnya yang cukup baik, dan itu bagus sebagai tempat percontohan daerah- daerah lain untuk mengelola tahu dan tempe dengan cara yang benar dan higienis," ujarnya.
Lebih lanjut Andrian menerangkan, "Diadakan di sana sekaligus deklarasi bahwa Tempe itu akan menjadi Warisan Budaya tak benda Indonesia yang sudah diajukan ke UNESCO bulan Maret kemarin, dan insya allah suratnya sudah keluar dari Unesco maret tahun depan".
"Karena tahu sudah di ambil negara lain, jadi kita hanya bisa mengajukan tempe, tempe itu adalah makanan super food di Indonesia," tambah Andrian.
"Semua kalangan bisa makan tempe, dan kendala- kendala yang terjadi kita bahas semua di acara deklarasi, salah satunya pasokan kedelai sebagai bahan dasar tempa." paparnya.
"Kedelai ini kita impor dari luar negeri, sedangkan makanan tempe ini adalah makanan murah meriah di Indonesia," katanya.
"Walaupun kita sudah berdiskusi bagaimana caranya untuk swasembada kedelai namun itu cukup sulit, tapi kita berusaha agar harga kedelai dan pasokan kedelai bisa stabil di Indonesia ," tuturnya.
Baca Juga: Oleh-oleh Khas Keripik Tempe Rohani Sukses Kembangkan Usaha Berkat Pinjaman BRI
"Alhamdullilah semua berjalan lancar, dari BAPANAS, Inkoppas, Pj Gubernur Kalimantan Timur dan Walikota Balikpapan, Kementerian Perdagangan, dan Kementerian Koperasi, juga ikut hadir dalam acara ini".
Kita juga mengadakan lomba- lomba untuk anak-anak bagaimana membuat tempe yang baik, membuat tempe yang ukuran besar dan berbagai macam makanan olahan tempe.
Ada dari Ketua Forum Tempe Indonesia menjelaskan bahwa tempe sudah menjadi makanan super food, yaitu semua gizi ada di dalamnya.
"Mengapa terkait di Inkoppas karena tempe bahan pangan pokok yang banyak di jual di pedagang pasar," terang Andrian.
"Kalau dari hulu mungkin koperasinya( KOPTI )tetapi di hilirnya tetap ketemu dengan Inkoppas dan anggota Koppas- koppas yaitu para pedagang pasar, menjual cukup masif," ungkapnya.
Kalau tempe sampai tidak di pedulikan pemerintah ini akan menjadi langka sehingga makanan yang seharusnya murah menjadi sulit.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 7 Sunscreen Tone Up Terbaik untuk Kulit Kusam sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
Terkini
-
PFII Diramalkan Akan Bawa Rp500 Triliun ke Indonesia
-
Kemasan Rokok Polos: Siapa Sebenarnya yang Menanggung Biaya Regulasi?
-
Kementerian Ekonomi Kreatif Susun Rindekraf Perkuat Talenta dan Daya Saing
-
BTN dan BPS Berkolaborasi Hadirkan Solusi Berbasis Data Guna Perluas Akses Kepemilikan Rumah
-
Transaksi Olein Tembus Rp7,3 Triliun dan Timah Rp2,6 Triliun di Tengah Gejolak Global
-
Setelah Purbaya, Said Iqbal Mau Geruduk Kantor BPJS Ketenagakerjaan
-
Rupiah Kembali Rp18.000, Mata Uang RI Melemah Akibat Kasta IHSG Turun?
-
Demo 1.500 Buruh di Kemenkeu Batal Digelar usai Said Iqbal Lobi Purbaya
-
Fondasi SDM Masa Depan, Kualitas Pendidikan Anak Sejak Dini Jadi Sorotan
-
Ikut Kunker ke New York, Anak Menteri PU Bernama Aurellia Ternyata Bekerja di Vale Indonesia