Suara.com - Balapan adalah sebuah ajang olah raga otomotif yang sangat bisa disandingkan dengan dunia pariwisata. Contoh skala internasional dari negara kita sendiri adalah Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika dengan Sirkuit Internasional Mandalika untuk balap MotoGP, World Superbike (WSBK) serta trest drive dan test ride kendaraan roda dua pun roda empat.
Kekinian, Pemerintah Kabupaten Bulukumba, Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) mengagendakan salah satu program prioritas. Yaitu pembangunan sirkuit balap motor.
Dikutip dari kantor berita Antara, keberadaan sirkuit ini memiliki dua manfaat. Andi Ayatullah Ahmad, Kabid Humas Diskominfo pada Kamis (13/6/2024) menyatakan bahwa pertama, sirkuit balap adalah wadah penyaluran bakat-hobi para rider generasi muda Bulukumba.
Kemudian kedua, memiliki potensi meningkatkan jumlah kunjungan wisata jika ada pelaksanaan balap motor yang peserta dan penontonnya berasal dari luar Kabupaten Bulukumba.
Rencana pembangunan Sirkuit Titik Nol ini mendapat respon positif dan apresiasi dari Ikatan Motor Indonesia (IMI). Khususnya Ketua Komisi Dragbike Pengda IMI Sulsel, Hidayat Kurnia.
"Jika sudah ada sirkuit, maka Bulukumba bisa melaksanakan beberapa pertandingan balapan motor setiap tahunnya, seperti Kejurda dan Kejurnas atau MotoPrix,” jelas Hidayat Kurnia.
Ia optimis, kegiatan yang dilaksanakan di Sirkuit Titik Nol ini akan memiliki banyak penggemar karena berada dalam kawasan wisata Tanjung Bira.
Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Bulukumba melalui Dinas Pariwisata Pemuda dan Olah raga tahun anggaran 2024 mengalokasikan dana Rp 3,8 miliar untuk pembangunan sirkuit balapan motor ini.
"Lokasi Sirkuit Titik Nol berada di samping Lapangan Hitam kawasan wisata Tanjung Bira yang dirancang akan terintegrasi dengan lapangan, sehingga menjadi satu kawasan sirkuit," imbuh Andi Ayatullah Ahmad.
Baca Juga: Mau Healing ke Bali dan Dapat Tiket Pesawat Mahal? Ini Penyebabnya
Ada pun anggaran sirkuit sekitar Rp 3,8 miliar ini difokuskan untuk pekerjaan utama pembuatan lintasan dan pembangunan tribun..
Lintasan yang akan dikerjakan sepanjang 515 m dengan lebar 7 m. Jika lintasan ini nanti digabung dengan lintasan yang berada di lapangan Hitam maka panjang lintasan mencapai 1,2 km.
Berita Terkait
-
Tarik Investor Asing, KEK Mandalika Tawarkan Insentif Pajak Murah
-
'Perempuan di Titik Nol': Kisah Luka, Perlawanan, dan Harga Diri Perempuan di Masyarakat
-
Pariwisata Hiburan Naik Kelas, Pengalaman Event Kini Serba Terintegrasi
-
Libur Lebaran, Tren Liburan Kapal Pesiar Mewah Jadi Primadona Baru
-
Dampak Konflik Timur Tengah, Pariwisata RI Terancam Kehilangan Devisa Rp184 Miliar Per Hari
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia
Pilihan
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
Terkini
-
Pemerintah Akan Larang Alih Fungsi Sawah, Sedang Siapkan Sanksi
-
Mentan Optimistis Stok Pangan Aman Hadapi Fenomena El Nino Godzilla
-
Beredar Info Harga Pertamax Tembus Rp17.850 per Liter 1 April, Pertamina: Belum Pasti
-
Dari Limbah Jadi Energi, Biomassa Sawit RI Kuasai Pasar Jepang
-
Aset Kripto Jadi Pelarian Saat Saham Loyo, Tapi Tetap Berisiko
-
Negara-negara Asing Mulai Antre Beli Pupuk dari Indonesia
-
Wacana Kemasan Polos Disorot, Rokok Ilegal Diprediksi Melonjak Tajam
-
RI Dapat Berkah dari Perang AS dan Iran, Bisa Jadi Raja Eksportir Pupuk Urea
-
Pegadaian Tembus Pasar Global, Ekspansi ke Timor Leste di Usia 125 Tahun
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina