Suara.com - Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta mengadakan sosialisasi terkait proyek pembangunan Plaza Pengunjung Gardu Pandang di Gardu Pandang Kaliurang, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Dikutip dari kantor berita Antara, sosialisasi dilakukan pada Kamis (13/6/2024) yang melibatkan tim perencana, pelaksana dan pengawas, Pemerintah Kalurahan Hargobinangun, SAR Kaliurang, Pospol Kaliurang serta tokoh-tokoh masyarakat dan perwakilan pedagang di kawasan Gardu Pandang Kaliurang.
Ishadi Zayid, Kepala Dispar Sleman di Sleman, pada Jumat (14/6/2024) menyatakan bahwa pengerjaan Plaza Pengunjung rampung sekira Oktober 2024.
Di saat itu, kawasan Gardu Pandang Kaliurang sudah bisa dibuka kembali secara penuh untuk dikunjungi wisatawan.
"Diharapkan dengan adanya penambahan fasilitas Plaza Pengunjung akan lebih ramai dan lebih banyak lagi pengunjung atau wisatawan yang berdatangan, dikarenakan akan lebih banyak lagi alternatif sarana publik yang bisa dinikmati oleh wisatawan," jelas Ishadi Zayid.
"Pembangunan Plaza Pengunjung dan penataan ini diharapkan dapat semakin menambah daya tarik bagi wisatawan untuk berkunjung," lanjutnya tentang wahana baru berupa Plaza Pengunjung di kawasan destinasi wisata Gardu Pandang Merapi, Kaliurang.
"Plaza Pengunjung Gardu Pandang Kaliurang terbagi atas empat zona yang nantinya akan menjadi daya tarik tambahan di Kawasan Gardu Pandang Kaliurang," ungkap Ishadi Zayid.
Pembangunan plaza pengunjung ini berasal dari program Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp 2,5 miliar dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.
"Selama pengerjaan plaza pengunjung, wisatawan yang berkunjung ke Kawasan Gardu Pandang Kaliurang tentu sedikit banyak terganggu dan merasa kurang nyaman. Meski pun demikian kami tidak akan menutup kawasan secara total selama masa pengerjaan, akan tetapi hanya menutup secara terbatas," jelasnya.
Baca Juga: Satu Abad Kulit Garut Tampilkan IKM, Bawa Ciri Khas Daerah
Dalam kondisi pengerjaan plaza, wisatawan masih bisa masuk ke kawasan Gardu Pandang Merapi serta menikmati pemandangan dengan berbagai fasilitas publik yang ada.
"Upaya ini dilakukan mengingat kawasan Gardu Pandang dinilai cukup luas dan masih memungkinkan untuk dikunjungi, khususnya di kawasan sisi selatan yang juga berupa taman-taman dengan pemandangan yang cukup bagus," tukas Ishadi Zayid.
Hanya, sebagian kawasan di sisi Utara yang selama ini digunakan bagi penyelenggaraan acara atau kegiatan dan pentas-pentas seni untuk sementara waktu ditutup.
"Atas ketidak-nyamanan yang timbul akibat proses pengerjaan Plaza Pengunjung, termasuk adanya lalu-lalang kendaraan proyek, kami meminta maaf yang sebesar-besarnya kepada masyarakat umum khususnya pengunjung Gardu Pandang Kaliurang dan pihak-pihak terkait," pungkas Ishadi Zayid.
Berita Terkait
-
Sebut Kejagung Layak Tetapkan Sri Mulyani Tersangka, OC Kaligis: Masa Anak Buah yang Dikorbankan?
-
SPKLU Terra Charge Resmi Tersedia di Plaza Senayan, Bisa Charge Kendaraan Apa Saja?
-
Kebakaran di Glodok Plaza pada Sabtu Malam, Api Berkobar di Kios HP Lantai Bawah
-
Land of Leisures 2025: 90+ Brand Lokal, Barasuara, dan Kolaborasi Kreatif Siap Guncang Yogyakarta
-
Gaun Hitam Mayang di D&G Curi Perhatian, Lebih Elegan dari Moon Ka Young?
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
Terkini
-
Ekonom Bongkar Biang Kerok Lemahnya Rupiah: Aturan DHE SDA Prabowo Terhambat di Bank Indonesia
-
Danantara Bakal Borong Saham, Ini Kriteria Emiten yang Diserok
-
Lobi Investor Asing, Bos Danantara Pede IHSG Rebound Besok
-
Danantara Punya Kepentingan Jaga Pasar Saham, Rosan: 30% 'Market Cap' dari BUMN
-
Profil PT Vopak Indonesia, Perusahaan Penyebab Asap Diduga Gas Kimia di Cilegon
-
Bos Danantara Rosan Bocorkan Pembahasan RI dengan MSCI
-
IHSG Berpotensi Rebound, Ini Saham yang Bisa Dicermati Investor Pekan Depan
-
Pengamat: Menhan Offside Bicara Perombakan Direksi Himbara
-
AEI Ingatkan Reformasi Pasar Modal RI Jangan Bebani Emiten
-
Bongkar Muat Kapal Molor hingga 6 Hari, Biaya Logistik Kian Mahal