- Asap oranye pekat muncul dari PT Vopak Indonesia, Cilegon, pada Sabtu siang (31/1/2026), menyebabkan 56 warga mual dan sesak napas.
- Manajemen perusahaan mengklarifikasi asap tersebut adalah sisa pembersihan pipa, bukan akibat kebocoran tangki penyimpanan zat kimia berbahaya.
- PT Vopak Indonesia merupakan perusahaan patungan antara Royal Vopak Belanda dan Prajogo Pangestu melalui Chandra Asri Petrochemical Tbk.
Suara.com - Warga di sekitar kawasan industri Kecamatan Grogol, Kota Cilegon, Banten, dikejutkan oleh kemunculan asap pekat berwarna oranye yang membumbung tinggi dari area operasional PT Vopak Indonesia pada Sabtu siang (31/1/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.
Fenomena yang diduga berasal dari kebocoran zat kimia ini segera memicu kekhawatiran massal terkait dampak kesehatan bagi penduduk setempat.
Berdasarkan laporan terkini, sedikitnya 56 warga dari Lingkungan Kalibaru, Kelurahan Gerem, harus mendapatkan perawatan medis di Puskesmas Pulomerak.
Para korban melaporkan keluhan yang serupa, yakni rasa mual yang hebat, pusing, hingga kesulitan bernapas atau sesak napas sesaat setelah insiden tersebut terjadi.
Kepala Puskesmas Pulomerak, Novita Ginting, mengonfirmasi adanya lonjakan pasien yang tidak biasa dari wilayah perbatasan Merak-Grogol.
Menurutnya, pihak puskesmas telah melakukan tindakan medis sesuai dengan gejala yang dialami warga, meskipun kepastian penyebab gejala tersebut masih memerlukan penyelidikan lebih lanjut.
"Jumlah warga yang berobat lebih banyak dari biasanya. Ada 56 orang yang datang mengeluhkan pusing dan mual. Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, menggunakan masker, dan segera memeriksakan diri jika merasakan keluhan kesehatan," ujar Novita saat dikonfirmasi Suarabanten.id pada Sabtu malam.
Walikota Cilegon, Robinsar, langsung merespons situasi ini dengan memberikan instruksi tegas kepada manajemen PT Vopak Indonesia.
Robinsar memerintahkan perusahaan untuk segera melakukan pendataan menyeluruh terhadap kondisi kesehatan warga yang terdampak di sekitar lokasi pabrik guna memastikan mereka mendapatkan kompensasi medis yang layak.
Baca Juga: PKS Kutuk Keras Pembunuhan Sadis Anak Kadernya di Cilegon: Setiap Anak Punya Hak Hidup!
Klarifikasi Manajemen: Bukan Kebocoran Tangki?
Menanggapi kepanikan publik, pihak manajemen PT Vopak Terminal Merak akhirnya memberikan pernyataan resmi. Perusahaan membantah kabar yang menyebutkan telah terjadi kebocoran tangki penyimpanan atau kegagalan dalam proses produksi.
Ajeng Yuanita, selaku perwakilan HRD PT Vopak Terminal Merak, menjelaskan bahwa asap kuning kecokelatan tersebut muncul akibat aktivitas pembersihan fasilitas rutin.
"Asap tersebut berasal dari sisa pembuangan yang bercampur dengan uap saat petugas melakukan pembersihan pipa, jadi bukan karena kebocoran," tegas Ajeng pada Minggu (1/2/2026).
Meskipun demikian, dugaan awal di lapangan sempat mengarah pada adanya kandungan senyawa HNO3 (Asam Nitrat) yang cukup berbahaya jika terhirup langsung ke dalam sistem pernapasan manusia.
Profil PT Vopak Indonesia: Jejak Investasi Belanda dan Prajogo Pangestu
Berita Terkait
-
Daftar Saham Prajogo Pangestu, Konglomerat Pasar Modal Indonesia
-
Dokter Saraf Ungkap Bahaya Penyalahgunaan Gas Tawa N2O pada Whip Pink: Ganggu Fungsi Otak!
-
Tampil di Ultraverse Festival, Bernadya Gugup Nyanyikan Lagu Baru
-
Apa Manfaat Whip Pink yang Beredar di Pasaran? Pahami Kegunaannya
-
Kemenkes: Gas N2O yang Muncul di Kasus Lula Lahfah Punya Aturan Ketat
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Saham BBCA Diserbu Asing, Target Harganya Bisa Capai Segini
-
4 Perusahaan Ini Bakal Lakukan PHK, Lebih dari 5.000 Pekerja Terdampak
-
IHSG Diprediksi di Zona Hijau, Ini 3 Saham Pilihan yang Wajib Dipantau Pekan Ini
-
Bisnis Kedai Kopi Makin Ketat, Konsep 'Rumah Kedua' Jadi Senjata Bertahan
-
Rupiah Terus Melemah, Bank Mega Syariah Jamin Kinerja Kredit Komersial Tak Kendur
-
PTPN Investasi di Kesehatan Karyawan, Bidik SDM Lebih Produktif
-
Tak Mau Kalah dari Changi dan KLIA, Bandara Minangkabau Bidik Jadi Hub Penerbangan
-
Dirjen Pajak Akui MBG dan Kopdes Merah Putih Berpotensi Hilangkan Penerimaan Negara
-
IHSG Dibayangi Sentimen Global dan MSCI, Cek Rekomendasi Saham Senin Ini!
-
Pemadaman Listrik PLN Sampai Kapan? Ini Penjelasannya