Suara.com - Keterlibatan aktif masyarakat, berperan penting dalam pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN). Pasalnya, IKN akan menjadi bagian transformasi struktural Indonesia yang berbasis inovasi dan teknologi, juga green economy yang diharapkan dapat berintegrasi dengan kehidupan masyarakat.
Direktorat Informasi dan Komunikasi Perekonomian dan Maritim, Direktorat Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) dalam hal ini, berupaya membangun dialog dan keterlibatan aktif masyarakat dalam pembangunan IKN lewat CreativeTalks Pojok Literasi Temu Influencer dengan tema “Sudah Sejauh Mana Pembangunan IKN?”.
Direktur Informasi dan Komunikasi Perekonomian dan Maritim, Direktorat Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik, Kemenkominfo, Septriana Tangkary menyampaikan bahwa Kemenkominfo berperan dalam merancang sistem jaringan internet, mengembangkan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dan penyediaan Pusat Data Nasional (PDN).
“PDN akan digunakan untuk penempatan sistem elektronik dan komponen terkait lainnya guna keperluan penempatan, penyimpanan, pengolahan dan pemulihan data serta akan digunakan secara bagi pakai oleh instansi pusat dan pemerintah daerah, dan saling terhubung. PDN akan dibangun di tiga lokasi yaitu Bekasi, Batam, dan IKN,” jelas Septriana dalam keterangannya, Jumat (21/6/2024).
Ia juga menyampaikan bahwa banyak sekali berita atau informasi yang tidak benar atau bahkan hoaks tentang pembangunan IKN. Untuk menghadapi tantangan ini, pemerintah tidak lelah untuk terus mengomunikasikan secara persuasif kepada masyarakat.
“Cara agar bisa membedakan informasi faktual dengan hoaks yaitu kembangkan rasa penasaran, jangan menyebarkan berita tanpa mengecek kebenarannya terlebih dahulu. Lalu, hati-hati dengan judul yang provokatif, perhatikan keaslian foto, periksa keaslian berita, dan segera adukan ke Kemenkominfo apabila menemukan berita hoaks melalui web aduankonten.id dan media sosial aduankonten,” tambah Septriana.
Namun, ia menegaskan bahwa pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Dibutuhkan bantuan dari masyarakat, untuk menyebarluaskan informasi faktual dan berita positif mengenai pembangunan IKN.
Direktur Jenderal Cipta Karya, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) diwakili oleh Kasubdit Perencanaan Teknis, Direktorat Bina Penataan Bangunan, Putri Intan Surri yang hadir secara daring menjelaskan tentang perjalanan pembangunan IKN.
“Pemindahan IKN ini sebelum disampaikan oleh Presiden pada Agustus 2019, ada tiga kementerian yang diminta untuk melakukan kajian yaitu PPN Bappenas untuk kajian lokasi IKN, lalu ada kementerian ATR yang mengkaji teknis dan tata ruang pemindahan ibu kota, lalu ada PUPR yang mencari dan mendiskusikan konsep IKN,” jelas Putri.
Baca Juga: Garuda Hingga Air Asia Tambah Jadwal Penerbangan ke IKN, Akses di Bandara Mana?
Diketahui pula bahwa pembangunan di IKN oleh PUPR saat ini telah sebesar 43,24 persen per 16 Juni 2024 dengan jumlah 104 paket yang telah terkontrak.
Kepala Biro SDM dan Humas Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), Firmananur mengingatkan bahwa pembangunan IKN mengedepankan prinsip green atau ramah lingkungan. Sekitar 70 persen area IKN akan tetap diisi kawasan hutan.
Selain itu, pembangunan IKN tidak hanya dari segi infrastruktur namun juga penguatan pada Sumber Daya Manusia (SDM) lewat reskilling dan upskilling.
“Sudah dilakukan pelatihan keterampilan bagi UMKM yang berbasis digital, kelas memasak, kelas barista, kelas menjahit, kelas hidroponik, hingga pemberdayaan digital seperti kelas coding dan pelatihan panel surya,” jelas Firmananur.
Pembangunan IKN ditekankan Firmananur tidak berhenti di tahun 2024, tapi akan berlangsung dalam jangka panjang hingga tahap kelima sampai tahun 2045.
“Hingga groundbreaking keenam, total investasi yang dihasilkan hingga mencapai Rp 51,35 triliun dan akan terus berkembang,” jelas Firmananur.
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
OJK dan BEI Bongkar Data Pemilik Saham RI, Berharap Genjot Transparansi
-
Produksi Cat Nasional Tembus 1,5 Juta Ton, Pemerintah Soroti Pentingnya Keamanan Produk
-
Cara Perusahaan Asuransi Genjot Penetrasi Layanan
-
Direksi BUMN Karya Dipanggil Dony Oskaria Satu per Satu, Tentukan Nasib Restrukturisasi
-
420 Siswa Ikuti Program CyberHeroes Telkom, Bangun Kesadaran Keamanan Digital
-
Rupiah Masih di Zona Bahaya Rp 17.138
-
S&P: Peringkat Kredit Indonesia Paling Rentan Turun di Asia Tenggara
-
Ada Wacana Larangan Peredaran Vape, Apa Efeknya ke Ekonomi?
-
Jumlah Masyarakat Kelas Menengah RI Kian Merosot, Alarm Bagi Ekonomi?
-
Harga Batu Bara Acuan Naik pada Periode Kedua April, Tembus 103,43 Dolar AS per Ton