Suara.com - PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) melalui tiga anak usahanya melakukan adendum Penandatanganan Jual Beli Gas (PJBG) untuk beberapa aset migasnya.
Langkah ini adalah bagian dari upaya perseroan untuk mendukung ketersediaan energi nasional, termasuk untuk jaringan gas rumah tangga dan kebutuhan industri.
Secara rinci, PT Medco E&P Tarakan dan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) menandatangani PJBG untuk memasok gas rumah tangga di Tarakan. Gas akan diproduksi dari Wilayah Kerja (WK) Tarakan dengan total jumlah kontrak (TJK) sebesar 982,20 mmscf. Kontrak ini berlaku efektif sejak 14 Januari 2022 hingga berakhirnya produksi gas WK Tarakan atau berakhirnya PSC Tarakan.
Selain itu, Medco Energi Madura Offshore Pty. Ltd. dan PGN menandatangani adendum PJBG untuk penjualan gas dari Lapangan Maleo dan Peluang guna memenuhi kebutuhan industri di Jawa Timur. Adendum ini merupakan perpanjangan PJBG Maleo dengan perkiraan TJK sebesar 8 tbtu. Kontrak dimulai sejak 1 Januari 2024 hingga 3 Desember 2027.
Medco Energi Sampang Pty. Ltd. juga menandatangani adendum PJBG dengan PT PLN Indonesia Power untuk perpanjangan PJBG Sampang. Gas diperoleh dari Lapangan Oyong, Wortel, dan Paus Biru di WK Sampang, dengan perkiraan TJK sebesar 30,6 tbtu dan periode kontrak dari 1 September 2022 hingga 3 Desember 2027.
Penandatanganan PJBG ini menunjukkan kepercayaan pemerintah kepada MedcoEnergi dan komitmen perusahaan untuk menjaga ketahanan energi nasional, menurut COO MEDC, Ronald Gunawan.
Selain itu, MEDC juga melakukan pembelian gas untuk kebutuhan operasinya melalui perubahan dan pernyataan kembali PJBG antara PT Medco E&P Indonesia dengan PT Pertamina EP untuk kebutuhan operasi produksi migas di Lapangan Pengabuan, Serdang, dan Ibul di Sumatera Selatan. Perkiraan TJK pembelian sebesar 1.751,73 mmscf, dengan periode kontrak dari 28 November 2013 hingga 31 Desember 2030 atau hingga terpenuhinya TJK.
Kerja sama ini berpotensi mengurangi emisi CO2 sebesar 1.095 ton per tahun dibandingkan dengan penggunaan mesin berbahan diesel yang mengonsumsi 4.000 liter per hari, menurut Ronald.
Baca Juga: Calon Emiten Distributor Alat Kesehatan Ini Mau IPO, Buka Harga Rp100-Rp105 Per Saham
Berita Terkait
-
Emiten Keluarga Panigoro Bagi-bagi 100 Juta Saham ke Karyawan Hingga Komisaris
-
Daftar Saham RI yang Diuntungkan dari Konflik Iran-Israel
-
Jadwal Pembagian Dividen Medco Energi Internasional (MEDC) Rp386 Miliar
-
Cuan Akhir Tahun! MEDC Tebar Dividen Rp15 Per Saham ke Investor
-
Saham Migas Keluarga Panigoro Melesat, Medco Ungkap Aksi Korporasi
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Pilihan Sepatu Running Lokal Rp100 Ribuan, Murah tapi Kualitas Bukan Kaleng-Kaleng
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Mencerahkan Wajah, Cukup 3 Langkah Praktis Murah Meriah!
Pilihan
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
Terkini
-
Kapal Tanker Iran Masuk Wilayah Indonesia Menuju Kepri, Lolos dari Militer AS!
-
Prabowo Targetkan 71 Kota Sulap Sampah Jadi Listrik di 2029
-
Jangan Menduga-duga, Menhub Minta Semua Pihak Tunggu Hasil Investigasi Kecelakaan KRL
-
Emiten LPKR Bukukan Laba Bersih Rp 107 Miliar di Kuartal I-2026
-
Pemerintah Mulai Ubah Sampah di Jakarta Jadi Listrik
-
Akui Kecolongan, Purbaya Copot 2 Pejabat Kemenkeu Buntut Kasus Restitusi Pajak
-
Alasan Target Harga BBRI Tembus Rp4.000, Ini Analisa Lengkapnya
-
Pengelola Kopdes Merah Putih Bakal Digembleng Latihan Komcad
-
Laba BBRI Melesat, Analis Beri Target Harga Segini
-
Emiten MPMX Raup Laba Bersih Rp 173 Miliar di Kuartal I-2026