Suara.com - Eks pegawai Bank Jago berinisial IA, berusia 33 tahun, ditangkap oleh polisi atas dugaan penggelapan dana nasabah sebesar Rp1,4 miliar. IA ditangkap pada 4 Juli 2024 setelah terlibat dalam pemindahan dana dari 112 rekening nasabah yang telah diblokir.
"Pelaku memindahkan uang sebesar Rp1.397.280.711 dari 112 rekening nasabah Bank Jago yang telah diblokir," ungkap Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Metro Jaya Kombes Pol. Ade Safri Simanjuntak dalam keterangannya pada Rabu (10/7/2024).
Kasus ini bermula dari laporan korban yang teregister dengan Nomor: LP/B/7349/I/2024/SPKT/POLDA METRO JAYA, tanggal 7 Desember 2023 atas nama pelapor Rio Franstedi, yang mewakili Bank Jago. Dalam laporan tersebut, pelapor menyatakan bahwa antara 18 Maret 2023 hingga 31 Oktober 2023, terjadi dugaan penyalahgunaan hak akses pada sistem Bank Jago.
Cara Tersangka Bobol Rekening Bank Jago
Tersangka IA diduga membuka 112 akun rekening nasabah yang telah diblokir secara ilegal, kemudian memindahkan dana dari rekening-rekening tersebut ke rekening penampung yang telah dipersiapkan. Awalnya, IA memerintahkan agent command center untuk mengajukan permintaan buka blokir, lalu IA sendiri yang menyetujui permintaan tersebut. Hal ini dimungkinkan karena IA menjabat sebagai contact center specialist Bank Jago.
Barang bukti yang diamankan termasuk satu unit handphone merek Redmi Note 7, satu unit handphone Samsung Galaxy S23 Ultra berwarna hitam, dan log akses pembukaan blokir 112 rekening oleh tersangka IA.
Penangkapan Tersangka
Pada 4 Juli 2024 sekitar pukul 00.50 WIB, polisi melakukan penangkapan terhadap tersangka IA di daerah Ciputat, Tangerang Selatan. IA kemudian dibawa ke Kantor Subdit IV Tipidsiber Ditreskrimsus Polda Metro Jaya untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Respon Bank Jago
Baca Juga: Bank Jago Masuk Jajaran Bank Terbaik Dunia Versi Majalah Forbes
Bank Jago menegaskan bahwa tidak ada nasabah yang dirugikan atau mengalami kehilangan dana akibat kasus ini. "Manajemen Bank Jago menjamin bahwa keamanan dana dan data nasabah adalah prioritas utama," ujar Marchelo, Corporate Communication Bank Jago, dalam keterangannya.
Bank Jago berkomitmen untuk bekerja sama dengan pihak kepolisian guna menuntaskan kasus ini dan melakukan berbagai langkah mitigasi untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.
Kasus ini menggarisbawahi pentingnya bagi nasabah untuk selalu waspada terhadap aktivitas yang mencurigakan pada rekening mereka. Jika nasabah menemukan hal yang tidak biasa atau mencurigakan, sangat penting untuk segera melaporkannya kepada pihak bank dan otoritas berwenang.
Dengan demikian, tindakan pencegahan dan penegakan hukum dapat dilakukan dengan cepat dan efektif, demi keamanan dan kenyamanan nasabah dalam bertransaksi.
Berita Terkait
-
Bank Jago Buka Suara Soal Pegawainya Bobol Rekening Nasabah Rp1,3 Miliar
-
Mantan Pegawai Bank Jago Bobol 112 Rekening Nasabah Senilai Rp1,3 Miliar, Duitnya Buat Foya-foya
-
Gaya Hidup Semakin Praktis, Buka Rekening Bank Digital Semakin Mudah: Apa Saja Keuntungannya?
-
Cara Terhindar dari Aksi Pembobolan Rekening lewat Nomor HP yang Hangus
-
Bank Jago Masuk Jajaran Bank Terbaik Dunia Versi Majalah Forbes
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Purbaya Akan Tambah Perusahaan Pemungut Pajak Toko Online di Ecommerce
-
DPR Siap Cecar Tiktok yang Dituding Tahan Duit UMKM hingga Triliunan Rupiah
-
Potongan Aplikasi Ojol 8 Persen Tak Untungkan Mitra Pengemudi
-
Minyak Dunia Anjok, Mengapa Harga Pertamax Tak Ikut Turun?
-
Kapal Tanker Pertamina Berhasil Lolos dari Selat Hormuz, Sisanya Menunggu Aman
-
Rupiah Menuju Rp18.000 per Dolar AS Lagi, Akan Menguat Jika Investor Asing Kembali ke Indonesia
-
Bukan Pemain, Manchester United Mau Beli Kredit Karbon Indonesia
-
Antrean BBM Surabaya-Gresik Mulai Terurai, BPH Migas dan Pertamina Perkuat Distribusi
-
Stok Batu Bara Normal, Bos PLN Janji Tak Ada Mati Lampu
-
RI Mulai Dagang Karbon Kehutanan, Potensinya Rp5 Triliun