Suara.com - Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik Indonesia (Peruri) terus memperluas lini bisnisnya. Kali ini, BUMN yang selama ini dikenal sebagai produsen uang kertas dan dokumen keamanan ini, menjajaki pasar chip perbankan melalui smart card.
Langkah ekspansi ini sejalan dengan transformasi digital yang terjadi di berbagai sektor, termasuk perbankan. Permintaan chip untuk kartu ATM, kartu kredit, dan berbagai jenis kartu pintar lainnya diproyeksikan terus meningkat.
Smart Card yang diproduksi Peruri terdapat beberapa jenis, di antaranya kartu transaksi yang digunakan untuk melakukan pembayaran atau transaksi lainnya, seperti kartu kredit, kartu debit, dan kartu prabayar. Kartu ini memudahkan pengguna untuk melakukan transaksi secara cepat dan aman tanpa harus membawa uang tunai. Berbagai bank pemerintah maupun swasta telah mempercayakan pencetakan kartu transaksi layanan kepada Peruri.
Selain itu juga terdapat kartu identitas seperti kartu ID karyawan, kartu akses, kartu asuransi, dan berbagai kartu identitas lainnya, untuk membantu memastikan bahwa hanya pihak yang memiliki izin yang bisa mengakses layanan tertentu atau tempat tertentu. Kartu identitas ini memungkinkan memiliki beberapa fungsi sebagai kartu akses juga sebagai kartu pembayaran sekaligus.
“Dengan segala keunggulan yang ditawarkan, smart card bukan hanya solusi praktis dan efisien untuk berbagai kebutuhan keamanan dan transaksi, tetapi juga mempersiapkan kita menghadapi tantangan era digital yang terus berkembang. Potensi dan aplikasi smart card akan semakin luas, yang dapat digunakan untuk beragam kebutuhan transaksi bisnis,” kata Farah Fitria Rahmayanti, Direktur Business Digital Peruri dalam keterangannya dikutip Selasa (30/7/2024).
Smart Card yang diproduksi Peruri memiliki keunggulan fitur dan teknologi seperti chip yang dapat diakses melalui pembaca kartu dan terhubung secara fisik maupun contactless. Selain itu juga terdapat teknologi Dual Interface, yaitu teknologi kartu dengan chip yang dapat diakses baik dengan ataupun tanpa perangkat pembaca saat melakukan transaksi.
"Teknologi ini menggabungkan aspek kemudahan dan keamanan, yang cocok untuk digunakan dalam bisnis dan transaksi harian," tambah Farah.
Selain itu, Peruri juga mampu menyediakan fitur mikroteks, yaitu cetakan teks sangat kecil pada smart card yang hanya dapat dibaca dengan kaca pembesar untuk meningkatkan keamanan dan mencegah pemalsuan pada sebuah kartu. Fitur-fitur keamanan lainnya juga terdapat seperti teks sekuriti, scratch-off dan modul khusus untuk menjamin kartu sulit dipalsukan dan aman digunakan untuk berbagai keperluan tertutup.
"Setiap kartu pintar yang diproduksi Peruri telah mendapat pengakuan dan memenuhi standar organisasi nasional dan internasional dengan adanya berbagai sertifikasi seperti standar ISO dan standar sertifikasi lainnya," pungkas Farah.
Baca Juga: Solusi Cash Management Bank Mandiri Kembali Raih Penghargaan Alpha SouthEast Asia 2024
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Bos Go Ahead Eagles: Dean James Masih Gunakan Paspor Belanda!
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Jadwal Operasional BRI Pasca Libur Lebaran 2026
-
Harga Minyak Naik, Prabowo Kebut Proyek PLTS buat Gantikan Tenaga Diesel
-
Seluruh Rest Area di Tol Cipali Akan Berlakukan Sistem Buka Tutup
-
Biang Macet Saat Mudik Terungkap! 21 Ribu Kehabisan Saldo E-Toll
-
Jangan Lupa! Besok Pasar Saham RI Kembali Dibuka, IHSG Diproyeksi Anjlok
-
Gegara Selat Hormuz Tutup, Harga BBM di AS Tembus Rp 68.000
-
BRILink Agen Bukukan Transaksi Rp1.746 Triliun: Bukti BRI Percepat Inklusi Keuangan Nasional
-
Aturan Baru Purbaya: Jatim Jadi Provinsi Terbanyak Dapat Jatah Hasil Cukai Tembakau
-
Ekonomi India Mulai Terpukul, Konflik Timur Tengah Bikin Aktivitas Bisnis Melambat
-
7.131 Bus Ditemukan Tak Layak Jalan Saat Mudik Lebaran