Suara.com - Brand skincare atau perawatan kecantikan asal Indonesia, MS Glow, jadi trending topik di X usai Maharani Kemala Dewi dan Shandy Purnamasari dikabarkan pecah kongsi. Isu tersebut kian memanas sampai-sampai terkini MS Glow dikabarkan bubar.
Pecah Kongsi disebut jadi penyebab merek kosmetik yang berkantor pusat di Malang, Jawa Timur ini tak langgeng.
Perusahaan yang bergerak memproduksi berbagai macam produk kecantikan ini awalnya didirikan oleh Maharani Kemala Dewi dan Shandy Purnamasari.
Namun belakangan Maharani Kemala menyebut bahwa dirinya bukan lagi pemilik MS Glow.
Sebelum membahasnya lebih jauh perlu dikeatahui dahulu makna pecah Kongsi dalam dunia bisnis.
Pecah kongsi dalam bisnis merupakan suatu kondisi di mana para pemilik atau mitra usaha memutuskan untuk mengakhiri kerja sama bisnis yang sebelumnya telah terjalin.
Hal ini dapat terjadi pada berbagai jenis bisnis, mulai dari usaha kecil hingga perusahaan besar. Pecah kongsi sering kali dipicu oleh perbedaan visi, konflik kepentingan, atau faktor-faktor lain yang menghambat kelangsungan bisnis.
Penyebab Umum Pecah Kongsi
- Perbedaan Visi: Ketika para mitra memiliki pandangan yang berbeda tentang arah dan tujuan bisnis, hal ini dapat memicu perselisihan dan akhirnya berujung pada pecah kongsi.
- Konflik Kepentingan: Konflik kepentingan seringkali muncul ketika para mitra memiliki kepentingan pribadi yang bertentangan dengan kepentingan bisnis secara keseluruhan.
- Masalah Keuangan: Masalah keuangan seperti perbedaan pendapat dalam pengelolaan keuangan, pembagian keuntungan, atau utang dapat menjadi pemicu utama pecah kongsi.
- Perbedaan Kepribadian: Perbedaan kepribadian dan gaya kerja antar mitra dapat menyebabkan gesekan dan kesulitan dalam bekerja sama.
- Faktor Eksternal: Faktor eksternal seperti perubahan kondisi pasar, regulasi pemerintah, atau bencana alam juga dapat memicu pecah kongsi.
Proses Pecah Kongsi
Baca Juga: Kolaborasi Dukung Ekspansi Bisnis Para Mitra Profesional
- Proses pecah kongsi umumnya melibatkan beberapa tahapan, antara lain:
- Negosiasi: Para mitra berusaha untuk mencapai kesepakatan mengenai pembagian aset, utang, dan tanggung jawab masing-masing.
- Mediasi: Jika negosiasi tidak berhasil, dapat dilakukan mediasi dengan melibatkan pihak ketiga yang netral untuk membantu mencari solusi.
- Arbitrase: Jika mediasi juga gagal, maka dapat dilakukan arbitrase, yaitu penyelesaian sengketa melalui keputusan seorang arbiter yang dipilih bersama.
- Litigasi: Jika semua upaya penyelesaian di luar pengadilan gagal, maka perkara dapat dibawa ke pengadilan.
Dampak Pecah Kongsi
Pecah kongsi dapat menimbulkan dampak yang signifikan bagi bisnis dan para mitranya, antara lain:
- Kerugian Keuangan: Proses pecah kongsi sering kali melibatkan biaya hukum yang tinggi dan dapat menyebabkan kerugian finansial bagi para mitra.
- Kerusakan Reputasi: Pecah kongsi dapat merusak reputasi bisnis dan para mitranya, terutama jika terjadi perselisihan yang terbuka.
- Gangguan Operasional: Proses pecah kongsi dapat mengganggu operasional bisnis dan menyebabkan penurunan kinerja.
- Stres Emosional: Pecah kongsi dapat menimbulkan stres emosional bagi para mitra yang terlibat.
Seperti diketahui, MS Glow didirkan oleh Shandy Purnamasari dan Maharani Kemala pada tahun 2013 silam, dimana MS Glow adalah singkatan dari moto perusahaan yaitu Magic For Skin.
Pada awalnya produk yang dihasilkan adalah skincare dan body care yang dijual secara online. Tak butuh waktu yang lama, produk kosmetik ini dengan cepat diminati para milenial dan Gen-Z di Indonesia.
Karena pesatnya perkembangan perusahaan, membuat MS Glow melebarkan sayap dengan menyediakan personel care dan pada tahun 2015, Ms Glow Aesthetic Clinic resmi diluncurkan.
Pada Juli 2026, keduanya mulai menciptakan produk kosmetik dan perawatan kulit tubuh (Face and body skincare).
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
Ekonomi Indonesia Melesat 5,61 Persen saat Rupiah Pecahkan Rekor Terlemah
-
Pertukaran Mata Uang dengan China dan Jepang Jadi Strategi Jaga Nilai Tukar Rupiah
-
Rupiah Masih Melemah Akibat Turunnya Surplus Perdagangan
-
Ikon Kota yang Terawat Bisa Menggerakkan Ekonomi, AVIA Ungkap Alasannya
-
Purbaya Bantah Ekonomi RI Seperti Krisis 1998: Ekonom Salah Prediksi, Kecele
-
Pemerintah Bidik Hilirisasi Industri demi Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen di 2029
-
Pelemahan Rupiah yang Terparah dalam Sejarah Bisa Picu Gagal Bayar dan PHK
-
Bahlil Tegaskan Tarif Listrik Tak Naik pada Mei
-
OJK: DSI Masih Nunggak Bayar Dana Nasabah Rp 2,4 Triliun
-
Ditopang Margin Kilang Minyak, Laba Barito Pacific (BRPT) Naik 803 Persen di Kuartal I-2026