Suara.com - Dalam beberapa tahun terakhir, minat masyarakat terhadap rumah subsidi semakin meningkat tajam. Contohnya saja yang dialami oleh satu pengembang properti Vista Land Group dengan proyeknya bernama Gran Harmoni Cibitung.
Gran Harmoni Cibitung merupakan kawasan perumahan yang dirintis sejak 2022 akhir lalu berlokasi di timur Jakarta. Dalam periode kurang dari 2 tahun, lebih dari 400 unit rumah subsidi telah terjual. Berdiri di atas lahan seluas 50 hektare (ha), Gran Harmoni Cibitung menyediakan dua klaster rumah subsidi lewat skema fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP).
Kedua klaster rumah subsidi itu ialah Cluster Lunaria sebanyak 200 unit dan Cluster Azalea sebanyak 300 unit bertipe 28/60. Dengan harga mulai Rp185 juta, Cluster Lunaria telah terjual semuanya, sementara Cluster Azalea telah 80% terjual.
Project Manager Gran Harmoni Cibitung Tantri Zetira mengatakan minat masyarakat akan rumah subsidi semakin meningkat dari tahun ke tahun.
"Dalam periode kurang dari 2 tahun, lebih dari 400 unit rumah subsidi telah terjual," kata Tantri dalam keterangannya dikutip Rabu (14/8/2024).
Menurut dia pada proyek Gran Harmoni Cibitung, Vista Land Group menyediakan klaster FLPP dengan fasilitas yang mirip dengan rumah komersil seperti playground di masing-masing klaster, pos keamanan dan jalan utama yang lebar.
"Dalam menyediakan rumah, kami mengedepankan kualitas dan legalitas yang terjamin," ujarnya.
Bahkan kata Tantri, baru-baru ini Gran Harmoni Cibitung meraih penghargaan “Best Choice Subsidized Housing Project di Golden Property Awards The People's Choice 2024”.
"Mayoritas pembeli untuk Cluster Lunaria dan Cluster Azalea berasal dari Bekasi dan Jakarta Timur karena masih dekat ke Kelapa Gading. FLPP di Gran Harmoni Cibitung menarik karena kami menyiapkan untuk rumah komersial, tetapi yang lebih dahulu dibangun ialah yang subsidi," paparnya.
Baca Juga: Cara Menjaga Rumah Tetap Bersih dan Kering Saat Musim Hujan
Informasi saja, Vista Land Group memiliki sejumlah proyek properti yang tersebar di Bogor, Tangerang, Karawang, Bekasi, Serang, dan Semarang. Secara total, Vista Land Group telah mengembangkan lebih dari 630 ha.
Tantri melanjutkan Gran Harmoni Cibitung bakal meluncurkan klaster pertama untuk segmen komersial pada akhir 2024. Untuk klaster anyar ini terdapat 300 unit rumah dengan harga di bawah Rp500 juta. Spesifikasi bangunan dirancang lebih baik lengkap dengan sarana-prasarana pendukung.
"Saat ini kami sedang menyiapkan rumah contoh dan persiapan lainnya. Rencananya akhir tahun ini sudah bisa diluncurkan," paparnya.
Masih pada lokasi yang sama, lanjut Tantri, Vista Land Group juga sedang mengembangkan Klaster Nexus yang jumlahnya terbatas yakni sekitar 50-an unit. Klaster Nexus mengusung konsep tipe rumah usaha atau dirancang untuk lokasi usaha karena berada di sekitar jalan utama.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bukan Hanya Siswa, Guru pun Terkena Aturan Baru Penggunaan Ponsel di Sekolah Sulbar
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- Ganjil Genap Jakarta Resmi Ditiadakan Mulai Hari Ini, Simak Aturannya
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
Pilihan
-
Resmi! Kemenag Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh Pada Kamis 19 Februari 2026
-
Hilal Tidak Terlihat di Makassar, Posisi Bulan Masih di Bawah Ufuk
-
Detik-detik Warga Bersih-bersih Rumah Kosong di Brebes, Berujung Temuan Mayat dalam Koper
-
Persib Bandung Bakal Boyong Ronald Koeman Jr, Berani Bayar Berapa?
-
Modus Tugas Kursus Terapis, Oknum Presenter TV Diduga Lecehkan Seorang Pria
Terkini
-
Purbaya ke Lulusan UI: Saya Dosen S3, Kalau Debat Anda Pasti Kalah
-
Berapa Anggaran Sidang Isbat di Hotel Borobudur?
-
THR ASN Batal Cair Awal Ramadan 2026? Menkeu Purbaya Beri Penjelasan Ini
-
Modal Cekak hingga Cost of Fund Tinggi, Ini Alasan Pembiayaan Bank Syariah Masih Mahal
-
Gandeng Perusahaan Asing, Perminas Mulai Misi Pencarian Mineral Kritis
-
Penjualan Anjlok 30 Persen, Converse Bakal Pangkas Karyawan demi Efisiensi
-
Bahlil Kesel Importir Menang Banyak Saat RI Senang Impor BBM
-
Tak Hanya Biji Mentah, Pemerintah Bidik Ekspor Kopi Olahan
-
Merak-Bakauheni Diprediksi Diserbu 6 Juta Pemudik, Ini Strategi Kemenhub
-
Ramalan IHSG untuk Sepekan Ini, Investor Diharap Fokus Saham Fundamental