Suara.com - PT Pintu Kemana Saja (PINTU), aplikasi crypto all-in-one terus menambahkan berbagai fitur baru guna memberikan pengalaman investasi dan trading terbaik bagi pengguna.
Kali ini, PINTU menghadirkan fitur terbaru yakni Pintu Pro yang hadir dalam versi Web. Hadirnya Pintu Pro Web ini menambah keragaman fitur Pintu Pro yang sebelumnya telah hadir dalam versi mobile.
“Respons user sangat luar biasa dengan hadirnya fitur Pintu Pro, sehingga mendorong kami untuk mempercepat rilis fitur lanjutan yaitu Pintu Pro Web. Fitur baru Pintu Pro Web dilengkapi berbagai tools yang lengkap, canggih, dan memiliki banyak sekali keunggulan untuk memaksimalkan profitabilitas bagi trader pro,” kata Chief Marketing Officer (CMO) PINTU Timothius Martin ditulis Selasa (20/8/2024).
Pintu Pro Web menyajikan berbagai fitur canggih di antaranya:
- Dashboard All-in-One: Menghadirkan grafik monitoring nilai aset, tabel lokasi portofolio, riwayat aktivitas pengguna, hingga berbagai berita terbaru dalam satu dashboard.
- Charting Tool Terlengkap: Pintu Pro Web dilengkapi dengan super charting tool TradingView yang memberikan kemudahan dan mempercepat analisis teknikal trader pro.
- Tipe Order Canggih: Kebutuhan trading trader pro semakin mudah dengan tipe order canggih seperti Post Only, Good-Till-Canceled (GTC), Immediate-or-Cancel (IOC), dan Fill-or-Kill (FOK).
- Order Book: Tampilan order book secara real-time dengan likuiditas yang dalam.
Selama bulan Agustus 2024, pengguna Pintu Pro & Pintu Pro Web yang telah melakukan Know Your Customer (KYC) dan terverifikasi dapat mengakses dan menggunakan layanan ini dengan 0% biaya maker dan taker.
“Fitur dan produk yang kami kembangkan selalu didasari pada keinginan pengguna dan melihat bagaimana arah dari tren pasar dalam negeri yang saat ini terus berkembang. PINTU hadir pertama kali di tahun 2020 berfokus pada investor pemula dan terbukti hingga pertengahan tahun 2024 ini, investor crypto jumlahnya terus meningkat dan kami menilai behaviour investornya juga semakin matang. Maka dari itu, hadirnya Pintu Pro Web di tengah bull market ini menjadi keputusan yang tepat,” ungkap Timo.
Badan Pengawas Berjangka Perdagangan Komoditi (BAPPEBTI) mencatat, hingga Juni 2024 terdapat lebih dari 20 juta investor crypto di Indonesia. Menurut Otoritas Jasa Keuangan (OJK), sepanjang tahun 2024 ini transaksi aset crypto di Indonesia sudah mencapai Rp301,75 triliun. Angka pertumbuhan yang sangat signifikan dalam kurun beberapa bulan terakhir.
“Pertumbuhan investasi crypto yang eksponensial ini perlu diimbangi dengan inovasi dari berbagai pihak seperti halnya PINTU yang menyediakan layanan aplikasi crypto all-in-one untuk memberikan kemudahan berselancar di dunia crypto. Ini juga membuktikan bahwa perusahaan crypto lokal mampu menghadirkan inovasi terbaik dan menjadi pilihan utama bagi masyarakat Indonesia,” tutup Timo.
Baca Juga: Coinfest Asia 2024: Perkuat Ekosistem Web3 dan Kripto Indonesia
Berita Terkait
Terpopuler
- Terpopuler: Waktu yang Ideal untuk Ganti HP, Rekomendasi HP untuk Jangka Panjang
- Bacaan Niat Puasa Ramadan Sebulan Penuh, Kapan Waktu yang Tepat untuk Membacanya?
- Tak Hanya di Jateng, DIY Berlakukan Pajak Opsen 66 Persen, Pajak Kendaraan Tak Naik
- LIVE STREAMING: Sidang Isbat Penentuan 1 Ramadan 2026
- Pemerintah Puasa Tanggal Berapa? Cek Link Live Streaming Hasil Sidang Isbat 1 Ramadan 2026
Pilihan
-
Jadwal Imsak Jakarta Hari Ini 20 Februari 2026, Lengkap Waktu Subuh dan Magrib
-
Tok! Eks Kapolres Bima AKBP Didik Resmi Dipecat Buntut Kasus Narkoba
-
Bisnis Dihimpit Opsen, Pengusaha Rental Mobil Tuntut Transparansi Pajak
-
Pesawat Pengangkut BBM Jatuh di Krayan Timur, Pencarian Masuk ke Hutan Belantara
-
Resmi Dibuka! Jadwal Penukaran Uang Baru 2026 Periode Kedua di PINTAR BI Go Id
Terkini
-
267 Emiten Belum Penuhi Ketentuan Free Float 15 Persen, Siapa Saja?
-
Laba Bank Danamon Tumbuh 14 Persen Jadi Rp4 Triliun pada 2025
-
Debut Jadi Deputi Bank Indonesia, Keponakan Prabowo Soroti Masalah Ini
-
BI Keluhkan Bunga Bank Baru Turun 40 Basis Poin
-
Bank Indonesia: Kredit Tumbuh 9,9 Persen di Januari
-
Bank Indonesia Dorong Optimalisasi Rp2.500 Triliun Kredit "Menganggur"
-
Kemenkeu Kantongi Rp 40 Triliun dari Lelang Surat Utang Negara
-
Bahlil: Jangan Mimpi Swasembada Energi Kalau Tak Ada Terobosan
-
Endus Gratifikasi Mobil Alphard Pejabat Kemenkeu, Purbaya Akan Hubungi KPK
-
BI: Investasi Asing Rp1,6 Miliar Dolar AS Masuk via SBN dan SRBI