Suara.com - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) berkomitmen untuk mengembangkan berbagai solusi digital yang relevan dengan kondisi saat ini di berbagai sektor, termasuk di sektor pendidikan, yang sejalan dengan inisiatif perusahaan dalam menggali potensi dari teknologi terkini, seperti AI.
Telkom mengimplementasikan kecerdasan buatan dalam penggunaan chatbot di salah satu platform pendidikan Pijar Belajar. Pemanfaatan chatbot AI diwujudkan lewat Tanya Pijar untuk mendukung pembelajaran yang lebih personal bagi siswa.
Penggunaan chatbot AI di Tanya Pijar turut mendorong efektivitas dan efisiensi pembelajaran. Chatbot AI dapat membuat pembelajaran lebih menarik dan interaktif serta membantu siswa mengembangkan keterampilan belajar mandiri, seperti pengaturan waktu, manajemen tugas, dan pemecahan masalah.
Melalui Tanya Pijar, siswa bisa mendapatkan solusi dari tantangan yang dihadapi dalam proses belajar. Siswa juga bisa mendapat penjelasan materi pembelajaran secara komprehensif karena telah dirangkum dengan cepat oleh AI.
Penggunaan AI pun mengoptimalkan Tanya Pijar sehingga mampu menjawab soal dari hampir semua mata pelajaran yang ditanyakan oleh siswa.
“Tanya Pijar yang telah dilengkapi AI merupakan bentuk komitmen Pijar Belajar dalam meningkatkan layanannya dengan cara mengembangkan dan mengadopsi teknologi terkini. Kehadiran Pijar Belajar sebagai produk unggulan dari Leap Telkom Digital, menjadi bukti nyata Telkom Indonesia dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia melalui platform digital cerdas yang berkelanjutan serta dapat diakses oleh seluruh masyarakat,” ujar EVP Digital Business and Technology Telkom, Komang Budi Aryasa.
Untuk mengakses Tanya Pijar, pengguna bisa mengunduh aplikasi Pijar Belajar di smartphone atau bisa juga diakses melalui situs https://www.pijarbelajar.id/. Selanjutnya, pengguna bisa melakukan login dengan akun masing-masing.
Siswa maupun guru bisa menikmati kemudahan mendapatkan berbagai informasi di Tanya Pijar hanya dengan memasukan kata kunci soal dan materi yang diinginkan.
Berbeda dengan chatbot serupa lainnya, teknologi AI yang diimplementasikan di Tanya Pijar dibangun khusus untuk mendukung proses pembelajaran dari kelas 1 hingga kelas 12.
Baca Juga: Paruh Pertama 2024, Telkom Bukukan Pendapatan Positif Rp75,3 Triliun Tumbuh 2,5% YoY
Hingga saat ini, sudah lebih dari 1,6 juta siswa di Indonesia yang telah merasakan kemudahan menggunakan aplikasi belajar onlinePijar Belajar. Selain Pijar Belajar, Leap-Telkom Digital juga memayungi berbagai produk dan layanan digital Telkom lainnya yang dapat dilihat di tautan berikut https://leap.digitalbisa.id/our-product
Berita Terkait
-
Telkom-Neutra DC Gelar Konferensi Internasional dengan Tema "The Other Side of AI
-
Telkom Buktikan Keandalan Infrastruktur Digital Selama Penyelenggaraan Upacara HUT ke-79 RI di IKN Berlangsung
-
Tingkatkan Kualitas Pelayanan RS, AdMedika Kerja Sama dengan 34 RS Vertikal Kemenkes
-
Indigo Telkom Konsisten Dorong Perkembangan Startup Nasional
-
Telkom Inkubasi Startup Automa untuk Tekan Jejak Karbon bagi Industri Supply Chain
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
Pilihan
-
5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
-
H-135 Kick Off Piala Dunia 2026, Dua Negara Ini Harus Tempuh Perjalanan 15.000 KM
-
5 Rekomendasi HP RAM 12 GB Paling Murah, Cocok buat Gaming dan Multitasking
-
Kenaikan Harga Emas yang Bikin Cemas
Terkini
-
Daftar Saham LQ45, IDX30, dan IDX80 Terbaru: BREN, CUAN Hingga BUMI Masuk
-
BRI Peduli Salurkan Bantuan Sanitasi bagi Ratusan Keluarga di Buleleng
-
Saham BUVA Masuk MSCI? Analis Ungkap Potensi Emiten Happy Hapsoro
-
Resmi Jadi Deputi Gubernur BI, Thomas Djiwandono: Terima Kasih DPR
-
Harga Emas Hampir Rp3 Juta/Gram, Mendagri: Jadi Biang Kerok Inflasi Nasional
-
Tiga Jet Rafale Tiba di Indonesia, Nilainya Lebih dari Rp 5 Triliun
-
Bitcoin Sulit Tembus Level USD 90.000, Proyeksi Analis di Tengah Penguatan Emas
-
ANTM Meroket 241 Persen dalam Setahun, Rekor Harga Emas dan Nikel Jadi Motor Utama
-
Serapan KIPK 2025 Jeblok, Menperin Janji Bereskan Kendala Biar Padat Karya Jalan di 2026
-
Kementerian PU Mulai Tambal Lubang Jalan Nasional di Aceh Tamiang Pascabencana