Suara.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menghadiri acara BCA Wealth Summit 2024 yang diselenggarakan oleh Bank Central Asia (BCA) secara hybrid, Kamis (5/9/2024) di Jakarta.
Kepada Haryanto Budiman selaku Managing Director Consumer Banking BCA, beserta seluruh nasabah yang hadir, Menkeu menceritakan banyak hal, salah satunya mengenai alasan Menkeu kembali ke Indonesia untuk menjadi Menteri Keuangan setelah menjabat sebagai Managing Director di Bank Dunia.
Selain itu, Menkeu juga membahas situasi perekonomian dan iklim investasi saat ini di tengah tantangan perubahan iklim, digital teknologi dan fragmentasi global yang besar sekali dampaknya terhadap perekonomian global, terutama terhadap negara-negara besar seperti Amerika Serikat dan RRT.
”Saya sempat bercerita mengenai topik-topik pembahasan ketika saya bertemu para kolega Menteri Keuangan di forum-forum internasional seperti G20, terutama perihal transisi energi yang saat ini menjadi salah satu concern seluruh negara di dunia. Indonesia mendapat apresiasi karena menjadi salah satu pionir dalam implementasi agenda transisi energi dan dinilai memiliki komitmen yang baik untuk turut menyelesaikan permasalahan dunia,” ungkap Menteri Keuangan di kutip dari akun instagram resmi miliknya @smindrawati, Jumat (6/9/2024).
Tak hanya itu, Menkeu juga berbagi mengenai perjalanan pembangunan Indonesia yang luar biasa penuh tantangan, baik dari sisi ekonomi, infrastruktur, hingga pembangunan aset paling berharga, yaitu sumber daya manusia (SDM). Salah satunya, dengan meningkatkan kualitas pendidikan melalui pemberian beasiswa LPDP.
”Pembangunan adalah sebuah perjalanan panjang. It will be a long and winding road, tetapi ini yang tetap harus kita lalui dengan harapan dan semangat,” tukasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Importir Sepakat Jaga Harga Kedelai Rp11.500/Kg untuk Pengrajin Tahu Tempe
-
Bank Dunia: Danantara Kunci Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di 2027
-
RI Ekspor Ribuan Ton Klinker ke Afrika
-
Purbaya Klaim Pertumbuhan Ekonomi RI Triwulan Pertama Tinggi Bukan Karena Lebaran
-
Transaksi E-Commerce Tembus Rp96,7 Triliun, Live Streaming Jadi Sumber Pendapatan Baru Warga RI
-
Hadapi Musim Kemarau Panjang, Menteri PU Mau Penuhi Isi Bendungan
-
BRI Buka Layanan Money Changer, Tukar Riyal Jadi Lebih Praktis untuk Jamaah Haji
-
Purbaya Turun Tangan Atasi Proyek KEK Galang Batang, Investasi Rp 120 T Terancam Batal
-
Pengusaha Konstruksi Ngeluh Beban Operasional Naik 8% Gegara Harga BBM dan Material
-
Gelar RUPST, BRI Setujui Dividen Tunai Rp52,1 Triliun dan Perkuat Fundamental Kinerja