Suara.com - Game tak sekadar menjadi hiburan di waktu luang, tapi juga bisa menjadi jalan menuju keberhasilan.
Titan Yusfi adalah salah satu contoh Gen Z yang mau berproses menapaki tangga sukses. Dari seorang pelayan di restoran siap saji, hingga menjadi founder di perusahaan top up game.
Semua berawal dari kesukaannya bermain game, mulai dari Mobile Legends, PUBG, hingga Point Blank. Biasanya waktu yang dihabiskan 6 jam tiap harinya, atau mengisi waktu di sela pekerjaannya.
"Aku pernah kerja sebagai waiter di salah satu restoran," jelasnya di Jakarta, Selasa (10/9/2024).
Di luar pekerjaannya, Titan memiliki keahlian membuat website. Dia melihat banyak pesanan yang datang kepadanya dari anak muda yang membuat website top up game, hingga dia pun tertarik untuk membukanya.
"Dulu aku hanya di belakang layar urus website-website klien. Sekarang akhirnya buka website top up game bareng
Septian. Sekarang dikenal sebagai founder di Beligaming.com," kata Titan.
Setelah membantu ratusan pemuda sesama Gen Z membangun bisnis top up game, pria kelahiran Jakarta, 30 September 1998 ini akhirnya mengikuti jejak mereka.
Dia mendirikan Beligaming tersebut dengan menggandeng Septian. Sebelumnya, Septian tak lain adalah salah satu klien top up game-nya.
Lewat Beligaming, Titan dan Septian menawarkan jasa top up game secepat kilat, tanpa ribet dan terjamin keamanannya.
Baca Juga: 3 Rekomendasi Game Alternatif Bus Simulator Indonesia dengan Rating Tinggi
"Ke depannya semoga bisa membuat Beligaming menjadi sukses seperti para kompetitor," harap Titan.
Meski begitu, Titan tak berhenti membantu siapa saja yang ingin merintis bisnis top up game.
"Akhirnya bisa membantu UMKM lebih dari 100 reseller yang sudah dibuatkan website top up game," ungkapnya.
Memulai bisnis top up game tidak membutuhkan modal besar. Seperti pengalaman Septian yang hanya bermodalkan Rp 500.000.
"Mulai usaha di bidang top up hanya dari modal Rp 500 ribu awalnya. Akhirnya bisa mendirikan perusahaan top up sendiri," kata pria kelahiran Sambas, Kalimantan Barat, 3 September 2000 ini.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
- 7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Qavah Group Mau Lipat Gandakan Investasi China ke RI
-
Harga Minyakita di Wilayah Timur Masih Melambung, Kemendag Soroti Kendala Logistik
-
Kadin China Kirim Surat Protes ke Prabowo, Keluhkan Royalti Tambang, RKAB Nikel hingga Satgas PKH
-
Pemerintah Waspadai Lonjakan Harga Gula Pasir, Skema SPHP Diusulkan
-
Siloam Tutup RUPST Tahun Buku 2025, Lanjutkan Pertumbuhan Berkelanjutan Lewat Diferensiasi Arketipe
-
Rupiah Ambruk ke Rp17.500, Pedagang Elektronik Pasar Minggu Ungkap Penjualan Telah Anjlok 50 Persen
-
Paradoks Beras: Stok Melimpah 5,19 Juta Ton, Harga di 105 Daerah Masih Melonjak
-
Rupiah Tembus di Rp17.500, Pedagang Elektronik: Harga Sudah Naik 5 Persen
-
Rupiah Tembus Rp17.528, Harga Laptop dan Ponsel di Mall Ambasador Terancam Melonjak
-
Siap-siap! Dana Rp 31,5 Triliun Bakal Hilang dari Pasar Modal RI